Posted on Leave a comment

Inilah Pemanfaatan Kain Furing dan Tips Membelinya!

Mungkin dari anda ada yang bertanya pentingkah kain furing dalam dunia fashion? Lalu bagaimana dengan kualitas yang dimiliki, apakah mampu bersaing dengan jenis kain twiscone atau lainnya? Tentu saja setiap jenis kain yang digunakan selalu memiliki kegunaan masing-masing begitu juga dengan kain jenis furing

Meski terlihat jarang digunakan tetap saja memiliki banyak kegunaan. Perlu anda ketahui bahwa tanpa adanya bahan jenis furing, pakaian yang saat ini anda kenakan tentu tidak membuat nyaman dan merasa gerah, apalagi bahannya tidak mudah menyerap keringat. Hal tersebut membuat anda merasa bau badan kan?

Mengenal Jauh Kain Furing

Simak ulasan artikel berikut yang akan membahas seputar jenis kain furing, yang kelihatannya jarang digunakan tetapi sebenarnya memiliki segudang manfaat yang wajib diketahui bersama-sama. Apalagi saat ini anda ingin memulai bisnis pakaian atau semacamnya. Sangat rekomendasi bahan furing digunakan untuk membuat segala jenis pakaian atau lainnya.

Pengertian dari kain jenis furing sendiri adalah suatu kain yang dijadikan sebagai lapisan bagian dalam yang berbahan polyester, celana ataupun tas, yang kemudian dijahit sampai rapi. Bahan furing terbuat dari campuran bahan satin, sutra, dan rayon. Sehingga tidak menimbulkan panas, dan lupakan bau badan sejenak.

Jadi jenis bahan furing tidak hanya terdiri dari satu jenis bahan saja, melainkan ada campuran bahan lainnya sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya. Berbeda dengan jenis bahan kanvas yang membuat panas dan gerah saat digunakan, maka dari itu, anda yang memiliki masalah bau badan sangat tidak direkomendasikan menggunakan bahan kanvas.

Saking berpengaruhnya dalam segala pembuatan busana, sampai-sampai ada yang mengatakan bahwa ketika jenis busana anda yang dikenakan memiliki unsur bahan furing maka itu artinya membuat anda semakin hidup alias energi positif melekat pada tubuh anda. Bagaimana apakah anda masih menganggap sebelah mata kain jenis furing?

Pemanfaatan Kain Furing

Setelah mengenal jauh tentang kain jenis furing, sebaiknya Anda juga tahu pemanfaatan yang dilakukan produsen dari jenis kain bernama furing. Perlu diketahui juga, bahwa bahan furing digunakan hanya untuk bahan-bahan yang tekstur tipis, serta bahan nerawang. Misal pada gamis, atau kaos oblong.

Namun meski begitu, ada juga beberapa jenis busana yang ketika digunakan bahan furing masih tetap terlihat menerawang. Maka dari itu anda bisa melakukan beberapa cara seperti menggunakan legging atau rok dobel agar tidak terlalu terlihat atau nerawang. Berikut pemanfaatan dari jenis bahan furing.

Untuk Bahan Pakaian Yang Panas

Pemanfaatan bahan dasar furing seringkali diaplikasikan untuk pakaian yang berbahan kurang menyerap keringat, atau panas. Sebagai contoh bahan santung Korea, oleh karena itu seringkali bahan ini diberikan bahan lapisan seperti furing. Tujuannya agar mudah menyerap keringat dan tidak menimbulkan bau badan yang menyengat. 

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Untuk Bahan Satin

Pemanfaatan bahan furing yang selanjutnya adalah digunakan untuk jenis busana yang terbuat dari satin. Nah kalau bahan satin tidak dikombinasikan dengan bahan furing maka yang terjadi adalah menimbulkan lekuk tubuh, tentu hal tersebut membuat seseorang tidak nyaman saat mengenakan.

Seringkali bahan furing dipakai dalam pembuatan kebaya, rok, atau gamis. Tekstur yang dimiliki kain jenis furing yakni halus, agak licin, dan tipis. Karena karakteristik yang dimilikinya membuat jenis kain furing sering digunakan agar busana yang dipakai tidak terlalu menonjolkan bentuk tubuh. Bukankah setiap jenis bahan yang diproduksi memiliki kegunaan yang berbeda-beda?

Posted on Leave a comment

Seluk Beluk Pembuatan Kain Twiscone dan Perbedaannya dengan Sifon

Tidak asing lagi mendengar kain twiscone, di artikel kali ini akan membahas tentang proses pembuatan kain tersebut. Tentu saja dalam setiap proses pembuatan anda harus benar-benar memahami seluk beluknya, kalau tidak takutnya kain yang dihasilkan tidak berkualitas. Perlu diketahui juga bahwa setiap kain memiliki proses yang berbeda.

Proses Pembuatan Kain Twiscone

Kain twiscone bahan dasarnya dari serat asli terbaik, sehingga menjadikannya kain ini salah satu kain yang digunakan dalam pembuatan hijab, kerudung, ataupun jilbab. Jadi tak heran lagi ketika anda mengenakannya terasa begitu nyaman, dan menyerap keringat. Selain itu, karakteristik dari kain ini yaitu tebal dan berat, seringkali kain jenis ini dibandingkan dengan kain sifon. Padahal keduanya memiliki karakteristik yang sangat berbeda saat digunakan. 

Kembali lagi pada pembahasan awal yakni tentang proses pembuatan dari kain bernama twiscone, pada dasarnya proses pembuatannya sama dengan proses jenis kain lainnya, mulai dari penenunan. Yang membedakannya tentu dari bahan dasar yang digunakan, serta kain jenis twiscone tidak nerawang saat dikenakan. 

Setelah proses penenunan selesai, kemudian lanjut pada tahapan merangkai serat sampai benar-benar menjadi kain yang halus dan enak ketika digunakan. Proses ini sangat penting untuk diperhatikan agar tidak ada kesalahan. 

Semakin majunya teknologi tentu berdampak juga pada proses pembuatan kain, namun tetap saja ada yang masih menggunakan metode manual dengan alasan kain yang dihasilkan lebih rapi serta halus. Akan tetapi apabila anda menginginkan proses pembuatannya yang cepat, menggunakan teknologi menjadi pilihan yang tepat. 

Memang benar segala sesuatu yang menggunakan mesin teknologi tidak membutuhkan waktu yang lama, serta efektif, sehingga hasil produksinya semakin banyak. Dimana ada kelebihan tentu ada kekurangannya, antara lain kualitas dari kain tersebut tidak sebagus menggunakan metode manual. Itulah yang terkadang membuat konsumen merasa tidak puas.

Perbedaan Kain Twiscone Vs Sifon

Ada beberapa hal yang menjadikan kain tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dengan yang lainnya. Mulai dari proses pembuatan, serta bahan yang digunakan dari kain tersebut. Hal tersebut berpengaruh terhadap daya jual beli terhadap masyarakat. Meskipun harga yang ditawarkan mahal, namun kualitasnya bagus masyarakat berani membelinya.  

Perbedaan yang paling menonjol dari kain jenis twiscone dan kain sifon tentu dari tekstur yang dihasilkan. Jenis kain sifon bahan dasarnya dari kapas asli, serta bahan campuran seperti serat sintetis. Sehingga kain sifon memiliki karakteristik bahan yang licin, panas, tipis, dan kadangkala tidak menyerap keringat. Meskipun begitu, dari kalangan hawa sangat menyukai bahan sifon karena ringan saat digunakan. 

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Berbeda dengan kain twiscone, yang sangat enak ketika anda kenakan, coba saja jika tidak percaya. Pasalnya bahan serat yang digunakan lebih bagus dan padat dibandingkan dengan kain jenis twiscone. Kelebihan lainnya adalah tidak nerawang saat digunakan,  jadi sangat cocok untuk diaplikasikan dalam dunia hijab, dan tentu sangat keren. Karena bahannya tidak nerawang membuat banyak wanita sangat menyukai, dan selalu mengoleksi hijab berbahan twiscone mulai dari warnanya, dan motifnya. Apakah Anda salah satu pecinta bahan twiscone? 

Lalu apa sih karakteristik yang paling dominan diantara kedua bahan tersebut? Yaitu terletak pada bahan dasar yang digunakan, serta tekstur yang dihasilkan. Setiap kain tentu memiliki kelebihan serta kekurangan, meskipun begitu tetap saja mempunyai pelanggan setianya. Karena setia jenis kain memiliki fungsi yang berbeda-beda, misal kain twiscone yang digunakan dalam pembuatan hijab. 

Namun yang tidak boleh dilupakan adalah yaitu membeli jenis kain  sesuai dengan kebutuhan anda agar tidak mubazir, begitu juga ketika anda membeli kain twiscone. Itulah pembahasan mengenai proses pembuatan kain jenis twiscone dan kain sifon, semoga bermanfaat.

Posted on Leave a comment

Mengenal Trend Busana Masa Kini dengan Kain Twiscone

Kain twiscone merupakan salah satu jenis kain yang banyak digunakan dalam pembuatan kaos oblong dan baju gamis maupun hijab. Adanya suatu jenis barang yang diproduksi tentu karena permintaan dari konsumen, ada yang membuatnya sebagai celana, jaket, hoodie, sweater, kaos, dan lain sebagainya. 

Namun ada juga yang hanya dibuat sebagai bahan dasar saja, misal sebagai penghias baju gaun pengantin wanita. Dari setiap jenis kain yang dibuat, anda harus tahu kegunaannya, jangan sampai salah memanfaatkannya. Alangkah baiknya mengutamakan kebutuhan anda, berikut fungsi dari kain jenis twiscone.

Fungsi Kain Twiscone

Bagi anda yang belum tahu kegunaan jenis kain twiscone yaitu sebagai pelengkap dalam dunia fashion, jenis kain ini sangat familiar dan banyak jasa konveksi yang menggunakannya. Dimana segala jenis pakaian yang dikenakan kebanyakan terbuat dari bahan jenis kain twiscone, sudah jelas bahwa kualitasnya memang bagus. 

Sehingga tujuan dari terbuatnya kain jenis twiscone sangat jelas yakni sebagai kebutuhan dalam dunia fashion dan tidak bisa dilepas begitu saja. Pasalnya jenis kain ini hanya diperuntukkan dalam dunia fashion saja, namun tenang saja anda tidak perlu khawatir dengan harga yang ditawarkan. 

Trend Busana Menggunakan Kain Twiscone

Berbicara tentang model busana berarti tidak bisa lepas dari dunia fashion, setiap harinya model busana yang ditampilkan selalu berganti. Apalagi anda yang berhijab, tentu selalu ingin tampil modis dan tetap tertutup bukan? Anda bisa melihat referensinya pada sosmed seperti instagram atau bertanya langsung pada ahlinya.

Namun apakah anda tahu kain apa yang digunakan dalam dunia fashion? yang menjadi pilihan para produsen adalah kain jenis twiscone yang mudah dicari, dan tidak menerawang, sehingga cocok digunakan bagi anda yang berhijab. Yuk simak ulasan tentang kain jenis twiscone dibuat apa saja, berikut penjelasannya. 

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Busana Gamis

Kain jenis twiscone seringkali digunakan sebagai pembuatan gamis, karena bahannya yang mudah dicari jadi tak heran saat ini sudah banyak model gamis yang ditampilkan. Ada yang menampilkan corak bunga, burung, daun ataupun lainnya. Ditambah dengan warna-warna lembut seperti nude, beige, coksu, milo, dan coksu. 

Jadi buat anda pecinta gamis syari’i bisa memanfaatkan kain jenis twiscone, pasalnya ketika jenis kain ini diaplikasikan dalam bentuk gamis sangat indah dan membuat anda lebih elegan, serta anggun. Tunggu apalagi segera beli gamis berbahan kain jenis twiscone untuk menemani anda sehari-hari. 

Sebagai Hijab

Penggunaan kain jenis twiscone selanjutnya adalah hijab, ada yang menyebutnya jilbab, hijab, ataupun kerudung. Selain cocok digunakan sebagai pembuatan gamis, ada juga produsen yang membuatnya sebagai hijab, tentu hal ini didorong oleh permintaan konsumen yang sangat antusias untuk segera memilikinya, apakah anda juga?

Apalagi sekarang banyak sekali model hijab yang ditawarkan, dapat dibuat model begitu banyak, tentu tidak masalah selagi hal tersebut membuat anda nyaman dan tidak mengganggu pekerjaan anda. Coba bayangkan saja anda mengenakan gamis serta hijab dari jenis kain twiscone, betapa cantiknya anda. 

Pembuatan Hem

Lupakan sejenak pembahasan hijab dan gamis, karena kali ini topik yang dibicarakan sedikit berbeda dengan sebelumnya. Yaitu menggunakan kain jenis twiscone sebagai kemeja atau hem, tentu hal ini tidak kalah menarik dari pembuatan gamis atau hijab bukan? Bag anda yang berhijab juga sangat cocok diaplikasikan menggunakan hem atau kemeja. 

Sehingga anda bisa bergonta-ganti pakaian setiap harinya, ingin tampil santai bisa menggunakan hem atau kemeja, mengunjungi acara formal bisa menggunakan gamis. Yang paling penting adalah anda merasa nyaman, dengan begitu kecantikan luar dalam akan terpancar begitu indah. Itulah pembahasan mengenai kegunaan kain twiscone, semoga bermanfaat.

Posted on Leave a comment

Kenali Bahan Pakaian Terbaik di Pasaran, Contohnya Kain Twiscone!

Di setiap proses pembuatan memiliki tujuan, fungsi yang berbeda, sebagai contoh membuat kain twiscone yang digunakan sebagai pembuatan baju syar’i dan hijab ada juga yang memanfaatkannya sebagai pembuatan kaos, bahan sifon yang kadang juga digunakan untuk membuat baju, meski begitu tidak sebanyak kain jenis twiscone. 

Banyaknya jenis kain yang beredar, terkadang membuat orang tak sadar kegunaan dari setiap jenis kainnya. Meskipun terlihat sebagai hal yang kecil, namun juga sangat berpengaruh terhadap proses pembuatan kainnya. Seperti mau diapakan bahan tersebut, apakah untuk membuat celana, kaos, baju, atau jaket. Berikut dijelaskan untuk anda.

#1 Kain Twiscone, Hycon, dan Sifon

Pembahasan pertama mengenai jenis kain twiscone, hycon, dan sifon, ketiga jenis kain tersebut memang sangat jarang dikenali, kecuali kalau anda benar-benar tahu dunia fashion. Namun siapa sangka ketiga jenis kain tersebut memiliki karakteristik yang tidak jauh berbeda, akan tetapi untuk urusan harga tentu berbeda. 

Karakteristik yang dimilikinya seperti memiliki bahan dasar yang lembut, serta tidak terlalu kaku saat anda gunakan, dalam artian bahannya mudah jatuh di badan. Meski begitu, tetap saja ada letak perbedaan yakni dari mulai tebal bahan yang dihasilkan, serta kualitasnya, dan harga yang dimilikinya.

#2 Kain Rayon, Korea, Super, dan Spandex Kaos

Selanjutnya ada jenis kain bernama rayon, super, korea, dan spandek kaos, namun dari banyaknya pilihan jenis kain tersebut. Hanya spandek kaos lah yang menjadi favorit, apalagi di kalangan anak muda yang senang sekali suasana santai dan outfit yang digunakan tidak ribet alias rempong, wajar saja kan?

Mengapa bisa jenis bahan spandex kaos menjadi favorit? Selain alasan diatas, tekstur yang dimilikinya yakni lembut dan juga stretch, dan menjadikannya sering dimanfaatkan oleh para konveksi. Tidak hanya itu saja, kualitas bahan ditentukan dari seberapa tebal bahan yang dimilikinya. Dan spandex kaos yang sering digunakan.

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

#3 Kain Katun

Untuk pembahasan poin ini, terdapat banyak jenis kain, diantaranya katun stretch dan katun bangkok, meski sama-sama memiliki nama katun tetap saja karakteristik yang dimilikinya sangat berbeda.  Contohnya saja jenis katun stretch dimanfaatkan sebagai pembuatan kemeja, celana, baju,  bahan yang digunakan dari bahan serat katun asli. 

Kalau anda membeli baju lihatlah pada bagian labelnya disitu tertera komposisi bahan yang digunakan, ada yang 100% menggunakan bahan katun, dan juga yang menggunakan campuran bahan lain. Disini jenis katun bangkok lah yang sulit dijumpai, alasannya karena harga mahal, dan cuman dijual pada tempat tertentu saja.

#4 Kain Kaos

Poin keempat jenis kain kaos, dan disini dibagi menjadi dua jenis yakni kaos combed dan kaos tebal. Seperti biasa, meskipun memiliki nama yang sama, kualitas dan harganya sangat berbeda, tetap saja kelebihan dan kekurangan tetap melekat pada jenis kain tersebut, jenis kainnya sangat mudah ditemukan. 

Kualitas yang dimiliki dari suatu jenis kain juga menentukan nyaman atau tidak saat dipakai, bukankah begitu? Alasan sering digunakan dalam pembuatan kaos adalah mudah menyerap keringat, dan sangat cocok digunakan pada saat cuaca panas, dan jenis kain yang sering digunakan dalam membuat kaos adalah ketiga jenis ini.

#5 Kain BABYTERRY

Lanjut pada poin keempat yaitu ada jenis kain babyterry merupakan suatu jenis kain yang sering digunakan untuk membuat jaket, celana, atau semacamnya. Selain itu, jenis kain babyterry memiliki karakteristik yang agak stretch dan juga tipis, karena bahannya yang tipis, jadi digunakan untuk pelapis pakaian.

#6 Kain Sutra, Silk, Cotton Silk

Poin terakhir ada jenis kain sutra, kain silk, dan cotton silk, untuk bahan ini digunakan sebagai penghias atau pelengkap dalam gaun wanita. Maka dari itu jenis kain ini sangat jarang ditemui, pasalnya bahan untuk membuatnya juga sulit, jadi wajar saja jika harganya mahal dibandingkan kain twiscone.

Posted on Leave a comment

Jangan Ditawar! 5 Sifat Kain Twiscone yang Harus Diperhatikan

Berkembangnya teknologi, membuat beraneka ragam jenis kain, salah satunya kain twiscone, untuk jenis kain ini seringkali dijadikan sebagai pembuatan hijab, jaket, blazer, gamis, ataupun baju. Lalu bagaimana cara pembuatan jenis kain twiscone ini? tentu saja, sama dengan proses pembuatan jenis kain lainnya, melalui dari penenunan, sampai menjadi baju hingga bisa sampai ke konsumen dengan selamat. 

Karena terbuat dari bahan alami tentu saja kain yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas, inilah mengapa jenis kain twiscone menjadi andalan para konsumen, bukankah kepuasan konsumen lebih berharga dibandingkan dengan keuntungan sepihak? Karakteristik  kainnya sangat ringan, dan lembut di kulit. 

5 Sifat Dasar Kain Twiscone

Sebagian orang mungkin sudah tahu jenis kain twiscone, teksturnya lembut, dan nyaman saat digunakan menjadi alasan mengapa banyak konsumen selalu setia menggunakannya. Dibandingkan jenis kain lainnya, misal kain sifon memiliki bahan dasar tebal dan tidak menyerap keringat, berikut karakteristik yang dimiliki dari kain jenis twiscone. 

Semoga bisa bermanfaat untuk anda, sebagai referensi ketika ingin membeli segala jenis kain yang saat ini mudah ditemukan. Baik di toko kain maupun di pasar, tentu hal ini sangat perlu anda ketahui, mengingat setiap jenis kain memiliki karakteristik yang berbeda-beda, serta harga yang ditawarkan. 

Bahan Licin dan Tipis

Karakteristik pertama yang dimiliki kain jenis twiscone berbahan dasar licin dan tipis, inilah mengapa seringkali digunakan membuat hijab. Karena mudah menyerap keringat dan meskipun tipis tidak menerawang saat dipakai. Selain digunakan sebagai hijab, kain jenis twiscone juga sering dipakai dalam pembuatan pakaian, baju, dan jaket. 

Berbeda lagi dengan jenis kain sifon, dimana  tekstur yang dimiliki agak tebal, dan licin, sehingga membuat konsumen merasa tidak nyaman. Bayangkan saja ketika anda menggunakan hijab yang berbahan licin tentu sangat mengganggu aktivitas anda sehari-hari bukan? Maka dari itu, pilihlah setiap jenis kain secara bijak. 

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Memiliki Tekstur Lembut

Karakteristik kedua dari bahan twiscone adalah memiliki sifat yang lembut, dan saat digunakan bahan tersebut jatuh di badan. Sehingga menjadikannya jenis kain yang sangat nyaman digunakan, oleh karena itu, tak heran apabila jenis kain twiscone dibuat berbagai macam jenis  pakaian yang sangat laku di pasaran. 

Apalagi kalau anda menyukai gaya yang santai, tentu saja dong kaos oblong menjadi sahabat terbaik anda. Nah jenis kain berbahan twiscone seringkali digunakan dalam membuat kaos oblong dan semacamnya. Jadi, anda bisa membeli baju yang berbahan dasar tersebut, apalagi sekarang sudah banyak diperjualbelikan di pasar atau toko.

Tidak Mudah Menyerap keringat

Meskipun memiliki banyak kelebihan yang ada dalam kain jenis twiscone, tentu saja tidak lepas dari yang namanya kekurangan, salah satunya yaitu tidak mudah menyerap  keringat. Selain itu, jenis kain ini juga menimbulkan seseorang merasa panas, dikarenakan bahan yang digunakan tidak mudah menyerap keringat. 

Meski begitu, tetap saja banyak yang membelinya, karena tertutupi oleh kelebihan-kelebihan lainnya, misal bahan jatuh di bahan, tipis, dan tidak nerawang. Karena tidak mudah menyerap keringat, bahan ini cocok digunakan dalam ruangan yang ada pendingin nya, dan tidak pas dikenakan pada daerah tropis.

Elastis

Karakteristik keempat yaitu bahannya sangat elastis, alias mudah melar atau molor, oleh karena itu banyak konsumen yang mencarinya untuk membuat pakaian atau lain-lain. Meskipun tidak cocok dikenakan pada daerah tropis, tetap saja kain jenis twiscone sebagai andalan para pekerja  yang mengharuskan mereka bergerak.   

Tidak Gampang Bau

Apakah anda salah satu orang yang sedang mencari jenis bahan apa yang tidak mudah bau saat digunakan? Ditambah anda memiliki masalah bau badan, tentu hal ini sangat perlu diperhatikan bukan? Karena dibuat dari serat berkualitas menjadikan jenis kain twiscone tidak mudah bau dan elastis. 

Posted on Leave a comment

Seperti Inilah Plus Minus Kain Twiscone dan Cara Merawatnya

Kain twiscone tak kalah populer dengan kain katun, scuba, toyobo, sutra dan semacamnya. Banyak digunakan sebagai bahan pembuat fashion wanita. Industri tekstil semakin maju dan berkembang menghasilkan berbagai jenis kain dengan keunikan tersendiri. Mengikuti tren permintaan masyarakat akan keragaman bahan untuk membuat pakaian.

Twiscone turut hadir dan meramaikan dunia fashion khususnya online shop. Banyak ditawarkan pakaian muslim maupun pakaian wanita umum melalui sosial media dan marketplace. Masyarakat awam semakin mengenal berbagai jenis bahan pakaian dan perbedaannya. Sehingga secara mandiri dapat menentukan pilihan kualitas. Berikut penjelasannya lebih lanjut.

Kelebihan Kain Twiscone

Karakteristik kain yang pertama adalah lembut dan ringan. Sifat ini sekaligus menjadi kelebihan twiscone sebagai bahan pembuat fashion wanita. Cocok digunakan sebagai rok, dress, baju atau blouse hingga gamis. Karena bahannya ringan memudahkan gerak pemakainya menjadi lebih leluasa.

Bisa digunakan untuk gamis dan kerudung. Umumnya para wanita menyukai kerudung yang lembut dan jatuh sehingga anggun dikenakan. Cocok untuk diaplikasikan pada berbagai bentuk garis wajah. Ringan namun mudah diatur sehingga bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Untuk rok atau dress sangat anggun dan feminin karena jatuhnya sangat ringan. Saat ini jenis bawahan atau dress jatuh sangat digemari oleh wanita. Tidak menyebabkan tubuh tampak lebar, sedikit membentuk lekuk. Penggunaannya bisa dikombinasikan dengan furing jika menginginkan tampilan lebih tebal.

Kelembutan bahan ini meminimalisir iritasi karena gesekan dengan permukaan kulit dalam intensitas tinggi. Ramah bagi kulit sensitif, sehingga bisa digunakan untuk membuat pakaian anak-anak. Dress, rok atau set gamis adalah pilihan yang paling tepat dalam memanfaatkan bahan twiscone untuk anak-anak.

Kelebihan lainnya dari bahan twiscone adalah tidak gampang molor. Lebih awet dalam pemakaian jangka panjang tanpa merusak bentuk aslinya. Melalui proses cuci jemur dan setrika berulang kali bahan ini tetap pada bentuknya. Cocok bagi anak muda yang tidak pandai merawat baju.

Kekurangan Kain Twiscone

Kekurangan yang utama adalah tidak menyerap keringat dengan baik. Berbeda dengan bahan katun yang sangat breathable, bahan ini kurang bersahabat jika digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Lebih terasa lembab di badan akibat keringat dan tak jarang menimbulkan bau pada pakaian karena bakteri.

Kurang cocok digunakan untuk aktivitas siang hari. Permukaannya tipis dan licin yang mudah sekali menyebabkan efek panas. Apalagi di daerah tropis seperti Indonesia dengan tingkat kelembaban dan paparan sinar matahari tinggi. Jika digunakan sebagai pakaian perlu inner dengan bahan lebih ramah kulit.

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Kurang cocok untuk pakaian pria. Karakteristik bahan ini sangat jatuh dan tipis sehingga tidak dapat digunakan untuk membuat pakaian pria. Meskipun menggunakan furing di dalamnya tetapi kurang fleksibel dan tidak menampakkan sisi maskulin. Sehingga bahan ini lebih dikenal oleh kalangan wanita.

Cara Merawat Kain Twiscone

Tidak ada cara khusus dalam merawat pakaian berbahan twiscone. Namun perlu hati-hati pada saat mencuci menggunakan mesin. Usahakan menggunakan putaran ringan agar serat kain tidak mudah rusak karena tersangkut. Jika menggunakan tangan cukup dikucek ringan karena pada dasarnya bahan ini lebih tahan terhadap kotoran.

Hindari menjemur pakaian langsung dibawah sinar matahari supaya warnanya tidak mudah pudar. Posisikan bagian dalam baju berada diluar sehingga tampilannya awet. Pada saat menyetrika atur suhu sedang supaya lebih mudah dan meminimalisir serat kain mengkerut karena terlalu panas. Penyimpanan sebaiknya di hanger karena lebih praktis dan mudah. Sifat bahan yang ringan dan jatuh goyor umumnya lebih sulit dilipat dan mudah kusut jika tidak tepat. 

Posted on Leave a comment

Mengenal Kain Scuba dan Karakteristiknya Lebih Jauh

Kain scuba disebut juga neoprene atau atau ponte. Merupakan kain rajut ganda yang menghasilkan 2 lapisan kemudian disatukan. Maka tak heran jika kain ini lebih tebal tapi empuk jika digunakan. Digunakan secara luas untuk membuat berbagai jenis pakaian baik pria maupun wanita bahkan anak-anak.

Sangat populer dikalangan anak muda dan online shop karena mengikuti trend permintaan konsumen terhadap fashion. Bahan scuba semakin dikenal sejak terjadinya pandemi covid-19 karena dimanfaatkan sebagai bahan pembuat masker anti air. Permukaannya halus dan rapat sehingga cukup representatif sebagai masker. Berikut karakteristik yang perlu diketahui.

Serba-Serbi Kain Scuba

Merupakan kain yang dihasilkan dari 2 rajutan atau rajut ganda. Dari segi kualitas tentu lebih baik dibanding kain satu layer atau rajut tunggal. Lebih tebal dan rapat, tidak menerawang jika digunakan sebagai bahan pembuat pakaian. Lebih awet dan tidak mudah rusak karena proses cuci jemur.

Kain ini memiliki sifat elastisitas yang terkontrol sehingga mampu melar secara vertikal maupun horizontal. Tingkat elastisitasnya mencapai 40% tak heran jika kain ini awet dan tidak mudah sobek. Mampu melebar hingga 58 inches sehingga dapat dikreasikan menjadi berbagai bentuk. 

Kain ini disusun dari 90% polyester dan 10% spandek. Dibuat dengan benang filamen halus yang tersusun padat tak heran jika hasilnya halus dan lembut. Ketebalan yang dihasilkan dari rajutan ganda tersebut mencapai 1-3 mm. Namun ada juga jenis kain ini yang lebih tebal yaitu neoprene.

Neoprene sekilas sama dengan scuba namun lebih tebal bisa mencapai 2 mm bahkan sampai 5 mm. Dibuat dari karet sintetik berbahan polychloroprene dengan cara pemanasan dan pengepresan sangat berbeda dengan scuba. Proses ini disebut non woven fabric. 

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Ponte adalah bahan yang paling mirip dengan scuba namun tersusun dari serat filamen tebal. Terbuat dari campuran polyester, rayon dan lycra. Bahan seperti scuba, neoprene atau ponte sejak dulu digunakan sebagai pakaian selam. Namun semakin berkembang mengikuti trend fashion dan dibuat menjadi berbagai jenis pakaian.

Ciri-Ciri Kain Scuba

Ciri yang mudah dikenali dari bahan scuba adalah ketebalannya  tinggi, rapat, tidak menerawang dan elastis. Banyak digunakan untuk sarung tangan, pouch kamera, tas laptop, legging, masker, rok, celana dan berbagai jenis pakaian lainnya. Ketebalannya tidak mengurangi kenyamanan pemakaian ketika dibuat menjadi dress atau gamis.

Keunikan bahan ini adalah tidak mudah kotor karena permukaannya yang halus. Namun mudah kering jika terkena air atau keringat. Keunikan ini dimanfaatkan untuk membuat pakaian olahraga sehingga meningkatkan kenyamanan terutama bagi aktifitas fisik yang padat. 

Tersedia dalam berbagai variasi warna polos dan motif. Sehingga pemanfaatannya tidak kaku. Bisa untuk membuat pakaian dari anak-anak hinga dewasa sesuai tren yang sedang berkembang. Memberi keleluasaan bagi konsumen untuk memilih sendiri motif atau warna untuk dikreasikan. 

Sifatnya yang tidak menerawang dimanfaatkan untuk membuat berbagai jenis pakaian wanita termasuk gamis syar’i. Meskipun tertutup tetapi penggunaan gamis tidak mengurangi kenyamanan walaupun di siang hari. Sangat sesuai digunakan untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Tidak menimbulkan gerah atau kelembaban berlebih karena sirkulasi udara berjalan.

Ketebalan kain scuba bisa berbeda sesuai produksi pabrik. Setiap ketebalan yang dihasilkan dimanfaatkan secara berbeda. Untuk yang memiliki ketebalan tinggi umumnya digunakan sebagai pakaian olahraga atau pakaian selam. Sedangkan kain scuba yang lebih tipis digunakan untuk fashion sehari-hari.

Posted on Leave a comment

Daftar Bahan Pakaian Terpopuler, Salah Satunya Kain Scuba

Kain scuba merupakan salah satu bahan yang populer digunakan sebagai pembuat pakaian. Deskripsi pakaian dengan bahan scuba banyak dijumpai di online shop dan marketplace. Belum banyak yang mengetahui karakteristik bahan ini terutama orang awam di dunia fashion. Tetapi kain ini sudah sangat terkenal.

Mengenal karakteristik bahan pakaian berguna bagi calon konsumen. Untuk membedakan masing-masing kualitas beserta harga pasarannya. Sehingga tidak tertipu karena membayar lebih untuk standar kualitas kain yang tidak sepadan. Berikut ini adalah beberapa macam kain yang umum digunakan sebagai pembuat pakaian.

Macam-macam Kain untuk Bahan Pakaian

Berbagai macam jenis kain beredar di pasaran salah satu yang populer adalah katun. Tersedia berbagai macam katun mulai dari kualitas impor maupun lokal. Toyobo, katun ima, ima slub merupakan contoh katun import langsung dari Jepang. Di dalam negeri dikenal katun combed, katun rayon dan sebagainya.

Katun memiliki tingkat kenyamanan tinggi karena terbuat dari serat kapas alami. Memudahkan sirkulasi udara karena sifatnya breathable. Banyak digunakan sebagai pembuat pakaian sehari-hari maupun pakaian olahraga. Katun menjadi kain yang merakyat karena diminati dan digunakan berbagai kalangan.

Polyester, bahan sintetis yang dihasilkan dari perpaduan biji plastik. Tidak senyaman katun tetapi penggunaannya tak kalah luas. Karena merupakan bahan sitetis, polyester terkenal awet tidak mudah rusak maupun melar akibat pencucian dan penjemuran dalam jangka panjang. Bahannya cenderung panas sehingga tidak banyak digunakan untuk pakaian.

Linen adalah bahan serupa dengan katun. Karakteristiknya mirip yaitu mudah menyerap keringat, breathable, sehingga nyaman digunakan untuk aktifitas sehari-hari. Namun linen lebih eksklusif karena seratnya lebih halus, lembut dan dingin. Cocok digunakan bagi mereka yang energik baik di dalam maupun luar ruangan.

Wool adalah bahan pakaian yang memiliki kesan mewah dan mahal. Bahan ini lebih cocok digunakan pada saat musim dingin. Kurang sesuai untuk digunakan di Indonesia, tetapi saat ini sudah ada modifikasi berupa wool tipis. Perawatannya butuh kehati-hatian, jika salah dalam proses pencucian serat kainnya rusak.

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Berikutnya adalah kain sutra. Kain ini sangat eksklusif dan disebut sebagai kain paling mahal. Terbuat dari serat alami kepompong ulat sutra tak heran jika harganya cukup fantastic. Kain sutra mudah menyerap air tetapi harus hati-hati dalam merawatnya karena mudah sobek.

Selanjutnya adalah bahan scuba yang memiliki serat lebih halus. Pemanfaatannya sangat luas tidak hanya untuk membuat jenis pakaian. Tetapi juga aksesoris seperti bando, ikat rambut dan sebagainya. Bahkan yang paling hits saat ini kain scuba digunakan untuk membuat masker. 

Alasan Kain Scuba Dipilih Artis

Memiliki banyak kelebihan menyebabkan bahan scuba banyak dicari untuk dijadikan berbagai jenis pakaian. Bahan ini selain tebal, tidak menerawang, melar dan menyerap keringat juga dibandrol harga terjangkau. Untuk kalangan produsen sifat ini sangat menguntungkan karena dapat memaksimalkan pendapatan dengan menaikkan margin.

Bahkan bahan ini banyak diminati kalangan artis, baik digunakan sebagai bahan pembuat pakaian untuk tujuan komersil juga untuk dipakai sendiri. Bahan scuba banyak pilihan motif dan warna jadi lebih fleksibel penggunaannya. Cocok untuk acara formal dengan memanfaatkan bahan polos, maupun acara santai menggunakan kain bermotif.

Mudah dikreasikan dengan bahan lain karena memiliki kerapatan tinggi. Kalangan artis umumnya menggunakan pakaian dengan berbagai aplikasi atau kombinasi bahan. Untuk tampil berbeda tak jarang menggunakan pakaian kontroversial. Alasan lainnya adalah kain scuba banyak tersedia di pasaran sehingga mudah dan murah mendapatkannya.

Posted on Leave a comment

Selain Dijadikan Gamis, Kain Scuba Bisa Untuk Ini Juga!

Kain scuba cukup unik karena miliki sifat yang dapat melar hingga 40%. Karena melar, kain ini lebih tahan lama dan fleksibel digunakan untuk berbagai keperluan tidak hanya sebagai pakaian. Tidak mudah sobek digunakan untuk pakaian olahraga yang memungkinkan gerak aktif. 

Disamping dapat melar kain ini memiliki karakteristik serat yang halus dan lembut. Sehingga jika diraba tidak terasa motif kainnya. Sifat ini juga meminimalisir iritasi bagi pengguna karena gesekan berkali-kali dengan permukaan kulit. Selain itu ketebalannya mencapai 1-3 mm tergantung produsen. Dan berikut adalah penggunaannya.

Gamis Kain Scuba

Gamis merupakan salah satu jenis pakaian yang memanfaatkan karakteristik kain neoprene ini. Tebal dan tidak menerawang adalah salah satu sifat bahan yang sangat sesuai untuk pakaian syar’I. Memenuhi standar menutup aurat dan tidak menampakkan lekuk tubuh pemakainya. 

Bahan scuba atau neoprene ini juga tidak menyebabkan panas dan gerah bagi pemakainya. Tak heran banyak yang menggunakannya sebagai dress dan gamis. Bahkan menjadi salah satu material pembuat gamis yang banyak diminati. Selain itu bahan ini terkenal awet tidak mudah sobek.

Teksturnya seperti bahan katun yang menyerap keringat. Jadi meskipun tebal tetapi sesuai untuk aktifitas sehari-hari bahkan ketika siang hari. Salah satu bahan yang direkomendasikan untuk daerah tropis seperti Indonesia. Bisa digunakan untuk berbagai aktifitas fisik dan tetap nyaman.

Keuntungan menggunakan bahan scuba sebagai gamis adalah tidak diperlukan furing atau inner. Jadi untuk dipakai anak-anak tetap nyaman dan tidak ribet. Lebih praktis tidak menyebabkan pemakainya tampak lebih gemuk karena adanya tambahan furing. Tampilan ketika dipakai tetap ramping dan anggun.

Pemanfaatan Kain Scuba

Digunakan sebagai rok span bahan scuba sangat cocok. Bahan ini memiliki kelebihan tidak menerawang dan lebih tebal dibanding katun tetapi cukup ringan. Rok span berbahan scuba lebih awet karena dapat melar. Tidak mudah robek bahkan ketika digunakan untuk mobilitas padat. Sehingga langkah lebih fleksibel.

Bahan scuba juga banyak digunakan sebagai outer. Banyak jenis outer yang dibuat dari bahan ini seperti bolero. Bolero bahan scuba bisa dibuat dari motif polos maupun motif warna-warni. Bisa digunakan untuk beberapa nomor ukuran sekaligus. Karena memanfaatkan sifatnya yang dapat melar hingga 40%.

Blazer kekinian juga bisa dibuat menggunakan bahan scuba. Bahan ini memiliki variasi warna dan motif beragam. Karena merupakan bahan polysintetis sehingga banyak kreasi warna dan gambar yang dihasilkan. Digunakan sebagai blazer kasual dan santai anak muda sangat cantik, tidak terkesan kaku maupun formal.

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Scuba juga cocok dibuat menjadi celana panjang. Bahan polos bisa digunakan untuk membuat celana resmi. Pakaian kantor bagi wanita sangat beragam, dan hampir semuanya bisa dibuta dari bahan scuba. Pemanfaatan sebagai celana sangat fungsional karena tidak mudah sobek, tebal namun cukup ringan.

Sebagai asesoris seperti bandana juga cocok. Bahan scuba yang mampu melar bisa digunakan untuk bandana atau asesoris lainnya seperti ikat rambut, decker dan sebagainya. Untuk tampil lebih gaya bisa memilih scuba dengan motif dan warna mencolok.

Paling kekinian bahan scuba dibuat menjadi masker. Bahan ini memiliki kerapatan tinggi dengan sifat tidak menyerap air. Sehingga banyak dimanfaatkan sebagai masker untuk melindungi sistem pernafasan dari debu dan kotoran. Warna motif dan berbagai karakter kartun sangat sesuai untuk masker anak-anak.

Pada perkembangannya bahan scuba atau neoprene bahkan digunakan sebagai kawat gigi. Pemanfaatan bahan ini sebenarnya sangat luas. Secara umum bisa digunakan untuk apa saja yang menyangkut kebutuhan fashion. Pemanfaatan dalam industri fashion menunjukkan kain scuba banyak diminati.

Posted on Leave a comment

Ide Busana Hijab dengan Balutan Serat Kain Toyobo Kekinian

Kain toyobo sangat identik dengan busana hijab dan jenis pakaian muslim lainnya. Bagi anak muda yang ingin tampil kekinian bisa tetap menarik menggunakan bahan ini. Tidak jauh-jauh dari busana wanita berbagai jenis pakaian modern tak kalah menawan dengan bahan toyobo. 

Fashion anak muda sangat beragam dan seolah selalu bertambah variasinya setiap hari. Meskipun begitu belum banyak yang memakai bahan toyobo karena kurangnya variasi motif. Tren fashion anak muda umumnya lebih ceria dengan berbagai warna dan corak. Bagi yang ingin berkreasi bisa menyimak beberapa ide berikut.

#1 Cek Bahan Kainnya!

Sebelum menggunakan kain toyobo untuk berkreasi ada baiknya memastikan kualitasnya. Perlu diketahui karakteristiknya supaya tidak salah pilih antara kualitas ori dan KW. Perlu diingat bahwa katun pada dasarnya adem, halus dan menyerap keringat. Begitu juga dengan toyobo namun secara spesifik lebih ringan, tebal tidak menerawang.

Jika menemui bahan dengan karakteristik seperti ini bisa dipastikan toyobo. Selain dari karakteristik tersebut bisa juga diketahui dari harganya. Umumnya toyobo dijual Rp45.000/meter, jika menemukan harga dibawah standar bisa jadi bahan tersebut KW. Teliti sebelum membeli jangan hanya tergiur harga murah.

#2 Model Lonceng

Tren pakaian dengan lengan model lonceng masih sangat diminati meskipun merupakan model lama dunia fashion. Lebih adem karena memungkinkan sirkulasi udara lancar, tidak terlalu ketat. Model ini akan sangat menarik jika menggunakan bahan toyobo dengan sifatnya yang jatuh namun tidak goyor. 

Lengan lonceng akan lebih kekinian dengan variasi ruffles yang simple. Selain itu bisa dipadupadankan dengan bawahan rok mini atau span. Warna yang bisa digunakan untuk lengan model lonceng sangat variatif. Untuk bawahan bisa menggunakan warna deep agar terkesan lebih langsing.

#3 Terusan Hitam Beraksen Layer

Kain toyobo memang banyak digunakan untuk dress maupun gamis. Maka tidak akan kesulitan membuatnya menjadi terusan beraksen layer. Lebih tampil kekinian dan dinamis mencerminkan jiwa anak muda masa kini. Sedangkan warna hitam bisa dicoba karena netral namun elegan.

Terusan berwarna hitam secara umum banyak disukai dan menjadi salah satu warna pakaian yang wajib dimiliki. Warna netral, bisa digunakan di setiap kesempatan. Namun terlihat anggun bagi pemakainya. Bisa digunakan oleh semua kalangan baik untuk acara formal maupun santai.

#4 Terusan Beda Motif Untuk Hangout

Bagi anak muda toyobo memang terkesan agak kaku karena lebih banyak tersedia dalam warna polos. Untuk mensiasatinya bisa dengan mengkombinasikan berbagai motif. Bahan toyobo memiliki kerapatan tinggi yang memudahkannya dikreasikan dengan bahan lain. Agar lebih terlihat segar bisa memadukan motif bunga atau batik.

Pilih warna yang kontras sehingga motif tetap jelas terlihat namun tidak mengesampingkan warna polos toyobo. Misalnya memadukan warna bahan toyobo putih dengan bahan shifon motif bunga warna-warni. Atau bahan dasar terusan hitam dengan motif batik warna coklat muda. Bahan polos sangat cocok dijadikan inner.

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

#5 Kombinasikan Gamis dengan Warna Deep

Ingin tampil kalem dan syar’I bisa dengan mengkombinasikan gamis berwarna deep. Misalnya navy, dark tosca, merah marun atau hitam. Selain lebih aman karena tidak mencolok warna polos tersebut lebih tegas. Simple dan bisa digunakan untuk acara semi-formal. Agar tampil kekinian bisa dipadukan dengan asesoris lain.

Ingin lebih playfull khususnya bagi anak muda bisa menggunakan toyobo sebagai overall. Lebih fleksibel karena bisa dipadukan dengan dalaman polos lainnya. Bisa juga menggunakan kaos atau blus bermotif lembut. Menggunakan kain toyobo bisa disesuaikan tren fashion dengan mix and match warna.