Posted on Leave a comment

Ternyata Filosofi dan Alat Pembuatan Kain Songket Seperti Ini!

Kain songket termasuk dalam keluarga tenun brokat. Kain ini berkembang secara luas di daerah rumpun melayu seperti Sumatera. Karakteristik kain ini memang sangat kental dengan unsur kebudayaan melayu tetapi juga mencerminkan unsur adat istiadat Indonesia. Penghasil songket di Sumatera diantaranya adalah Palembang dan Minangkabau.

Tidak hanya di Sumatera songket juga meluas ke daerah lain di Nusantara. Bali, Lombok, Sambas, Sumba, Makassar merupakan daerah penghasil songket yang tak kalah berkualitas dan masing-masing memiliki ciri khas. Songket sangat eksklusif dan merupakan warisan budaya asli Indonesia yang semakin mendunia.

Filosofi Kain Songket

Songket atau sungkit dari segi istilah bahasa Melayu berarti “mengait” atau “mencungkil”. Menggambarkan proses pembuatannya yaitu mengaitkan dan menjumput kain serta menyelipkan benang emas atau perak. Proses pembuatan ini dilakukan secara manual menggunakan tangan para pengrajin.

Ada yang menyebut songket berasal dari kata “songka” atau songkok dalam bahasa Palembang menandai dimulainya aktivitas menenun menggunakan benang emas. Songket merupakan bahan yang mewah sehingga hanya digunakan pada acara besar seperti kenduri, pesta dan perayaan khusus. 

Penggunaan songket secara tradisional sangat sederhana. Hanya dililitkan pada bagian bawah tubuh seperti mengenakan sarung, disampirkan di bahu seperti selendang, digunakan sebagai tanjak dan ikat kepala. Tanjak adalah topi khas yang umum digunakan oleh para bangsawan Melayu.

Tradisi yang berkembang mengharuskan songket hanya ditenun oleh gadis remaja, tetapi saat ini banyak kaum pria ikut andil dalam membuat tenun songket. Kain songket dibuat secara khusus dengan motif tertentu yang memiliki makna. Inspirasinya berasal dari alam sekitar berupa hewan, bunga maupun tumbuhan.

Baca Juga: 5+ Pilihan Kain Spandex Jersey Terbaik, Pilih Mana?

Songket dibuat dengan tahapan 8 peringkat sebelum jadi 1 lembar kain. Melalui proses tenun secara tradisional dengan menampilkan motif tertentu khas melayu. Motif pada songket sering diberi nama seperti makanan khas Melayu. Motif wajik, srikaya, tepung talam adalah beberapa contohnya.

Menurut cerita rakyat Melayu songket berasal dari kerjasama antara Tiongkok dan India dalam perdagangan. Pedagang Tiongkok menyediakan sutera sedangkan orang India memberikan benang emas dan perak. Nilai eksklusif songket tampak dari pola motif yang ditenun menggunakan benang emas dan perak tersebut.

Songket yang mewah bertabur benang emas dan perak dikaitkan dengan masa gemilang kejayaan kerajaan Sriwijaya. Kerajaan maritim yang besar pada abad ke-7 hingga 13. Songket asli menggunakan emas yang kemudian dibentuk menjadi benang untuk di tenun bersama benang lainnya.

Bahan & Alat Pembuatan Kain Songket

Songket dibuat dari 2 macam alat, yang utama adalah alat tenun dari kayu atau bambu. Alat kedua berupa penarik benang, pembuat motif dan alat untuk memasukkan maupun mengambil benang. Kedua alat tersebut terbuat dari bahan-bahan tradisional menggunakan kayu dan bambu dan sudah dikenal sejak dulu.

Alat tenun yang terbuat dari kayu atau bambu tersebut dikenal dengan nama panta. Panta berukuran 2×1,5 meter terdiri dari beberapa bagian yaitu gulungan fungsinya menggulung benang tenun, sisia untuk merentangkan, pancukia untuk membuat motif, turak untuk memasukkan pola benang dasar.

Panta diletakkan pada pamedangan, pada bagian depan panta diletakkan 2 buah tiang untuk menggulung hasil tenunan. Selanjutnya kayu paso untuk menggulung songket yang sudah jadi. Dilengkapi dengan palapah untuk merentangkan benang dan ani untuk menggulung benang. 

Bahan yang digunakan membuat songket adalah benang katun dan benang sutra serta benang pelengkap motif berwarna emas perak dan sebagainya. Jika zaman dahulu digunakan emas asli sebagai pelapis benang katun saat ini digunakan warna sintetis dari tiruan emas. Meskipun begitu kain songket tetap mewah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *