Posted on Leave a comment

Kenali Bahan Pakaian Terbaik di Pasaran, Contohnya Kain Twiscone!

Di setiap proses pembuatan memiliki tujuan, fungsi yang berbeda, sebagai contoh membuat kain twiscone yang digunakan sebagai pembuatan baju syar’i dan hijab ada juga yang memanfaatkannya sebagai pembuatan kaos, bahan sifon yang kadang juga digunakan untuk membuat baju, meski begitu tidak sebanyak kain jenis twiscone. 

Banyaknya jenis kain yang beredar, terkadang membuat orang tak sadar kegunaan dari setiap jenis kainnya. Meskipun terlihat sebagai hal yang kecil, namun juga sangat berpengaruh terhadap proses pembuatan kainnya. Seperti mau diapakan bahan tersebut, apakah untuk membuat celana, kaos, baju, atau jaket. Berikut dijelaskan untuk anda.

#1 Kain Twiscone, Hycon, dan Sifon

Pembahasan pertama mengenai jenis kain twiscone, hycon, dan sifon, ketiga jenis kain tersebut memang sangat jarang dikenali, kecuali kalau anda benar-benar tahu dunia fashion. Namun siapa sangka ketiga jenis kain tersebut memiliki karakteristik yang tidak jauh berbeda, akan tetapi untuk urusan harga tentu berbeda. 

Karakteristik yang dimilikinya seperti memiliki bahan dasar yang lembut, serta tidak terlalu kaku saat anda gunakan, dalam artian bahannya mudah jatuh di badan. Meski begitu, tetap saja ada letak perbedaan yakni dari mulai tebal bahan yang dihasilkan, serta kualitasnya, dan harga yang dimilikinya.

#2 Kain Rayon, Korea, Super, dan Spandex Kaos

Selanjutnya ada jenis kain bernama rayon, super, korea, dan spandek kaos, namun dari banyaknya pilihan jenis kain tersebut. Hanya spandek kaos lah yang menjadi favorit, apalagi di kalangan anak muda yang senang sekali suasana santai dan outfit yang digunakan tidak ribet alias rempong, wajar saja kan?

Mengapa bisa jenis bahan spandex kaos menjadi favorit? Selain alasan diatas, tekstur yang dimilikinya yakni lembut dan juga stretch, dan menjadikannya sering dimanfaatkan oleh para konveksi. Tidak hanya itu saja, kualitas bahan ditentukan dari seberapa tebal bahan yang dimilikinya. Dan spandex kaos yang sering digunakan.

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

#3 Kain Katun

Untuk pembahasan poin ini, terdapat banyak jenis kain, diantaranya katun stretch dan katun bangkok, meski sama-sama memiliki nama katun tetap saja karakteristik yang dimilikinya sangat berbeda.  Contohnya saja jenis katun stretch dimanfaatkan sebagai pembuatan kemeja, celana, baju,  bahan yang digunakan dari bahan serat katun asli. 

Kalau anda membeli baju lihatlah pada bagian labelnya disitu tertera komposisi bahan yang digunakan, ada yang 100% menggunakan bahan katun, dan juga yang menggunakan campuran bahan lain. Disini jenis katun bangkok lah yang sulit dijumpai, alasannya karena harga mahal, dan cuman dijual pada tempat tertentu saja.

#4 Kain Kaos

Poin keempat jenis kain kaos, dan disini dibagi menjadi dua jenis yakni kaos combed dan kaos tebal. Seperti biasa, meskipun memiliki nama yang sama, kualitas dan harganya sangat berbeda, tetap saja kelebihan dan kekurangan tetap melekat pada jenis kain tersebut, jenis kainnya sangat mudah ditemukan. 

Kualitas yang dimiliki dari suatu jenis kain juga menentukan nyaman atau tidak saat dipakai, bukankah begitu? Alasan sering digunakan dalam pembuatan kaos adalah mudah menyerap keringat, dan sangat cocok digunakan pada saat cuaca panas, dan jenis kain yang sering digunakan dalam membuat kaos adalah ketiga jenis ini.

#5 Kain BABYTERRY

Lanjut pada poin keempat yaitu ada jenis kain babyterry merupakan suatu jenis kain yang sering digunakan untuk membuat jaket, celana, atau semacamnya. Selain itu, jenis kain babyterry memiliki karakteristik yang agak stretch dan juga tipis, karena bahannya yang tipis, jadi digunakan untuk pelapis pakaian.

#6 Kain Sutra, Silk, Cotton Silk

Poin terakhir ada jenis kain sutra, kain silk, dan cotton silk, untuk bahan ini digunakan sebagai penghias atau pelengkap dalam gaun wanita. Maka dari itu jenis kain ini sangat jarang ditemui, pasalnya bahan untuk membuatnya juga sulit, jadi wajar saja jika harganya mahal dibandingkan kain twiscone.

Posted on Leave a comment

Jangan Ditawar! 5 Sifat Kain Twiscone yang Harus Diperhatikan

Berkembangnya teknologi, membuat beraneka ragam jenis kain, salah satunya kain twiscone, untuk jenis kain ini seringkali dijadikan sebagai pembuatan hijab, jaket, blazer, gamis, ataupun baju. Lalu bagaimana cara pembuatan jenis kain twiscone ini? tentu saja, sama dengan proses pembuatan jenis kain lainnya, melalui dari penenunan, sampai menjadi baju hingga bisa sampai ke konsumen dengan selamat. 

Karena terbuat dari bahan alami tentu saja kain yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas, inilah mengapa jenis kain twiscone menjadi andalan para konsumen, bukankah kepuasan konsumen lebih berharga dibandingkan dengan keuntungan sepihak? Karakteristik  kainnya sangat ringan, dan lembut di kulit. 

5 Sifat Dasar Kain Twiscone

Sebagian orang mungkin sudah tahu jenis kain twiscone, teksturnya lembut, dan nyaman saat digunakan menjadi alasan mengapa banyak konsumen selalu setia menggunakannya. Dibandingkan jenis kain lainnya, misal kain sifon memiliki bahan dasar tebal dan tidak menyerap keringat, berikut karakteristik yang dimiliki dari kain jenis twiscone. 

Semoga bisa bermanfaat untuk anda, sebagai referensi ketika ingin membeli segala jenis kain yang saat ini mudah ditemukan. Baik di toko kain maupun di pasar, tentu hal ini sangat perlu anda ketahui, mengingat setiap jenis kain memiliki karakteristik yang berbeda-beda, serta harga yang ditawarkan. 

Bahan Licin dan Tipis

Karakteristik pertama yang dimiliki kain jenis twiscone berbahan dasar licin dan tipis, inilah mengapa seringkali digunakan membuat hijab. Karena mudah menyerap keringat dan meskipun tipis tidak menerawang saat dipakai. Selain digunakan sebagai hijab, kain jenis twiscone juga sering dipakai dalam pembuatan pakaian, baju, dan jaket. 

Berbeda lagi dengan jenis kain sifon, dimana  tekstur yang dimiliki agak tebal, dan licin, sehingga membuat konsumen merasa tidak nyaman. Bayangkan saja ketika anda menggunakan hijab yang berbahan licin tentu sangat mengganggu aktivitas anda sehari-hari bukan? Maka dari itu, pilihlah setiap jenis kain secara bijak. 

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Memiliki Tekstur Lembut

Karakteristik kedua dari bahan twiscone adalah memiliki sifat yang lembut, dan saat digunakan bahan tersebut jatuh di badan. Sehingga menjadikannya jenis kain yang sangat nyaman digunakan, oleh karena itu, tak heran apabila jenis kain twiscone dibuat berbagai macam jenis  pakaian yang sangat laku di pasaran. 

Apalagi kalau anda menyukai gaya yang santai, tentu saja dong kaos oblong menjadi sahabat terbaik anda. Nah jenis kain berbahan twiscone seringkali digunakan dalam membuat kaos oblong dan semacamnya. Jadi, anda bisa membeli baju yang berbahan dasar tersebut, apalagi sekarang sudah banyak diperjualbelikan di pasar atau toko.

Tidak Mudah Menyerap keringat

Meskipun memiliki banyak kelebihan yang ada dalam kain jenis twiscone, tentu saja tidak lepas dari yang namanya kekurangan, salah satunya yaitu tidak mudah menyerap  keringat. Selain itu, jenis kain ini juga menimbulkan seseorang merasa panas, dikarenakan bahan yang digunakan tidak mudah menyerap keringat. 

Meski begitu, tetap saja banyak yang membelinya, karena tertutupi oleh kelebihan-kelebihan lainnya, misal bahan jatuh di bahan, tipis, dan tidak nerawang. Karena tidak mudah menyerap keringat, bahan ini cocok digunakan dalam ruangan yang ada pendingin nya, dan tidak pas dikenakan pada daerah tropis.

Elastis

Karakteristik keempat yaitu bahannya sangat elastis, alias mudah melar atau molor, oleh karena itu banyak konsumen yang mencarinya untuk membuat pakaian atau lain-lain. Meskipun tidak cocok dikenakan pada daerah tropis, tetap saja kain jenis twiscone sebagai andalan para pekerja  yang mengharuskan mereka bergerak.   

Tidak Gampang Bau

Apakah anda salah satu orang yang sedang mencari jenis bahan apa yang tidak mudah bau saat digunakan? Ditambah anda memiliki masalah bau badan, tentu hal ini sangat perlu diperhatikan bukan? Karena dibuat dari serat berkualitas menjadikan jenis kain twiscone tidak mudah bau dan elastis. 

Posted on Leave a comment

Seperti Inilah Plus Minus Kain Twiscone dan Cara Merawatnya

Kain twiscone tak kalah populer dengan kain katun, scuba, toyobo, sutra dan semacamnya. Banyak digunakan sebagai bahan pembuat fashion wanita. Industri tekstil semakin maju dan berkembang menghasilkan berbagai jenis kain dengan keunikan tersendiri. Mengikuti tren permintaan masyarakat akan keragaman bahan untuk membuat pakaian.

Twiscone turut hadir dan meramaikan dunia fashion khususnya online shop. Banyak ditawarkan pakaian muslim maupun pakaian wanita umum melalui sosial media dan marketplace. Masyarakat awam semakin mengenal berbagai jenis bahan pakaian dan perbedaannya. Sehingga secara mandiri dapat menentukan pilihan kualitas. Berikut penjelasannya lebih lanjut.

Kelebihan Kain Twiscone

Karakteristik kain yang pertama adalah lembut dan ringan. Sifat ini sekaligus menjadi kelebihan twiscone sebagai bahan pembuat fashion wanita. Cocok digunakan sebagai rok, dress, baju atau blouse hingga gamis. Karena bahannya ringan memudahkan gerak pemakainya menjadi lebih leluasa.

Bisa digunakan untuk gamis dan kerudung. Umumnya para wanita menyukai kerudung yang lembut dan jatuh sehingga anggun dikenakan. Cocok untuk diaplikasikan pada berbagai bentuk garis wajah. Ringan namun mudah diatur sehingga bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Untuk rok atau dress sangat anggun dan feminin karena jatuhnya sangat ringan. Saat ini jenis bawahan atau dress jatuh sangat digemari oleh wanita. Tidak menyebabkan tubuh tampak lebar, sedikit membentuk lekuk. Penggunaannya bisa dikombinasikan dengan furing jika menginginkan tampilan lebih tebal.

Kelembutan bahan ini meminimalisir iritasi karena gesekan dengan permukaan kulit dalam intensitas tinggi. Ramah bagi kulit sensitif, sehingga bisa digunakan untuk membuat pakaian anak-anak. Dress, rok atau set gamis adalah pilihan yang paling tepat dalam memanfaatkan bahan twiscone untuk anak-anak.

Kelebihan lainnya dari bahan twiscone adalah tidak gampang molor. Lebih awet dalam pemakaian jangka panjang tanpa merusak bentuk aslinya. Melalui proses cuci jemur dan setrika berulang kali bahan ini tetap pada bentuknya. Cocok bagi anak muda yang tidak pandai merawat baju.

Kekurangan Kain Twiscone

Kekurangan yang utama adalah tidak menyerap keringat dengan baik. Berbeda dengan bahan katun yang sangat breathable, bahan ini kurang bersahabat jika digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Lebih terasa lembab di badan akibat keringat dan tak jarang menimbulkan bau pada pakaian karena bakteri.

Kurang cocok digunakan untuk aktivitas siang hari. Permukaannya tipis dan licin yang mudah sekali menyebabkan efek panas. Apalagi di daerah tropis seperti Indonesia dengan tingkat kelembaban dan paparan sinar matahari tinggi. Jika digunakan sebagai pakaian perlu inner dengan bahan lebih ramah kulit.

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Kurang cocok untuk pakaian pria. Karakteristik bahan ini sangat jatuh dan tipis sehingga tidak dapat digunakan untuk membuat pakaian pria. Meskipun menggunakan furing di dalamnya tetapi kurang fleksibel dan tidak menampakkan sisi maskulin. Sehingga bahan ini lebih dikenal oleh kalangan wanita.

Cara Merawat Kain Twiscone

Tidak ada cara khusus dalam merawat pakaian berbahan twiscone. Namun perlu hati-hati pada saat mencuci menggunakan mesin. Usahakan menggunakan putaran ringan agar serat kain tidak mudah rusak karena tersangkut. Jika menggunakan tangan cukup dikucek ringan karena pada dasarnya bahan ini lebih tahan terhadap kotoran.

Hindari menjemur pakaian langsung dibawah sinar matahari supaya warnanya tidak mudah pudar. Posisikan bagian dalam baju berada diluar sehingga tampilannya awet. Pada saat menyetrika atur suhu sedang supaya lebih mudah dan meminimalisir serat kain mengkerut karena terlalu panas. Penyimpanan sebaiknya di hanger karena lebih praktis dan mudah. Sifat bahan yang ringan dan jatuh goyor umumnya lebih sulit dilipat dan mudah kusut jika tidak tepat.