Posted on Leave a comment

Mengenal Kain Scuba dan Karakteristiknya Lebih Jauh

Kain scuba disebut juga neoprene atau atau ponte. Merupakan kain rajut ganda yang menghasilkan 2 lapisan kemudian disatukan. Maka tak heran jika kain ini lebih tebal tapi empuk jika digunakan. Digunakan secara luas untuk membuat berbagai jenis pakaian baik pria maupun wanita bahkan anak-anak.

Sangat populer dikalangan anak muda dan online shop karena mengikuti trend permintaan konsumen terhadap fashion. Bahan scuba semakin dikenal sejak terjadinya pandemi covid-19 karena dimanfaatkan sebagai bahan pembuat masker anti air. Permukaannya halus dan rapat sehingga cukup representatif sebagai masker. Berikut karakteristik yang perlu diketahui.

Serba-Serbi Kain Scuba

Merupakan kain yang dihasilkan dari 2 rajutan atau rajut ganda. Dari segi kualitas tentu lebih baik dibanding kain satu layer atau rajut tunggal. Lebih tebal dan rapat, tidak menerawang jika digunakan sebagai bahan pembuat pakaian. Lebih awet dan tidak mudah rusak karena proses cuci jemur.

Kain ini memiliki sifat elastisitas yang terkontrol sehingga mampu melar secara vertikal maupun horizontal. Tingkat elastisitasnya mencapai 40% tak heran jika kain ini awet dan tidak mudah sobek. Mampu melebar hingga 58 inches sehingga dapat dikreasikan menjadi berbagai bentuk. 

Kain ini disusun dari 90% polyester dan 10% spandek. Dibuat dengan benang filamen halus yang tersusun padat tak heran jika hasilnya halus dan lembut. Ketebalan yang dihasilkan dari rajutan ganda tersebut mencapai 1-3 mm. Namun ada juga jenis kain ini yang lebih tebal yaitu neoprene.

Neoprene sekilas sama dengan scuba namun lebih tebal bisa mencapai 2 mm bahkan sampai 5 mm. Dibuat dari karet sintetik berbahan polychloroprene dengan cara pemanasan dan pengepresan sangat berbeda dengan scuba. Proses ini disebut non woven fabric. 

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Ponte adalah bahan yang paling mirip dengan scuba namun tersusun dari serat filamen tebal. Terbuat dari campuran polyester, rayon dan lycra. Bahan seperti scuba, neoprene atau ponte sejak dulu digunakan sebagai pakaian selam. Namun semakin berkembang mengikuti trend fashion dan dibuat menjadi berbagai jenis pakaian.

Ciri-Ciri Kain Scuba

Ciri yang mudah dikenali dari bahan scuba adalah ketebalannya  tinggi, rapat, tidak menerawang dan elastis. Banyak digunakan untuk sarung tangan, pouch kamera, tas laptop, legging, masker, rok, celana dan berbagai jenis pakaian lainnya. Ketebalannya tidak mengurangi kenyamanan pemakaian ketika dibuat menjadi dress atau gamis.

Keunikan bahan ini adalah tidak mudah kotor karena permukaannya yang halus. Namun mudah kering jika terkena air atau keringat. Keunikan ini dimanfaatkan untuk membuat pakaian olahraga sehingga meningkatkan kenyamanan terutama bagi aktifitas fisik yang padat. 

Tersedia dalam berbagai variasi warna polos dan motif. Sehingga pemanfaatannya tidak kaku. Bisa untuk membuat pakaian dari anak-anak hinga dewasa sesuai tren yang sedang berkembang. Memberi keleluasaan bagi konsumen untuk memilih sendiri motif atau warna untuk dikreasikan. 

Sifatnya yang tidak menerawang dimanfaatkan untuk membuat berbagai jenis pakaian wanita termasuk gamis syar’i. Meskipun tertutup tetapi penggunaan gamis tidak mengurangi kenyamanan walaupun di siang hari. Sangat sesuai digunakan untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Tidak menimbulkan gerah atau kelembaban berlebih karena sirkulasi udara berjalan.

Ketebalan kain scuba bisa berbeda sesuai produksi pabrik. Setiap ketebalan yang dihasilkan dimanfaatkan secara berbeda. Untuk yang memiliki ketebalan tinggi umumnya digunakan sebagai pakaian olahraga atau pakaian selam. Sedangkan kain scuba yang lebih tipis digunakan untuk fashion sehari-hari.

Posted on Leave a comment

Daftar Bahan Pakaian Terpopuler, Salah Satunya Kain Scuba

Kain scuba merupakan salah satu bahan yang populer digunakan sebagai pembuat pakaian. Deskripsi pakaian dengan bahan scuba banyak dijumpai di online shop dan marketplace. Belum banyak yang mengetahui karakteristik bahan ini terutama orang awam di dunia fashion. Tetapi kain ini sudah sangat terkenal.

Mengenal karakteristik bahan pakaian berguna bagi calon konsumen. Untuk membedakan masing-masing kualitas beserta harga pasarannya. Sehingga tidak tertipu karena membayar lebih untuk standar kualitas kain yang tidak sepadan. Berikut ini adalah beberapa macam kain yang umum digunakan sebagai pembuat pakaian.

Macam-macam Kain untuk Bahan Pakaian

Berbagai macam jenis kain beredar di pasaran salah satu yang populer adalah katun. Tersedia berbagai macam katun mulai dari kualitas impor maupun lokal. Toyobo, katun ima, ima slub merupakan contoh katun import langsung dari Jepang. Di dalam negeri dikenal katun combed, katun rayon dan sebagainya.

Katun memiliki tingkat kenyamanan tinggi karena terbuat dari serat kapas alami. Memudahkan sirkulasi udara karena sifatnya breathable. Banyak digunakan sebagai pembuat pakaian sehari-hari maupun pakaian olahraga. Katun menjadi kain yang merakyat karena diminati dan digunakan berbagai kalangan.

Polyester, bahan sintetis yang dihasilkan dari perpaduan biji plastik. Tidak senyaman katun tetapi penggunaannya tak kalah luas. Karena merupakan bahan sitetis, polyester terkenal awet tidak mudah rusak maupun melar akibat pencucian dan penjemuran dalam jangka panjang. Bahannya cenderung panas sehingga tidak banyak digunakan untuk pakaian.

Linen adalah bahan serupa dengan katun. Karakteristiknya mirip yaitu mudah menyerap keringat, breathable, sehingga nyaman digunakan untuk aktifitas sehari-hari. Namun linen lebih eksklusif karena seratnya lebih halus, lembut dan dingin. Cocok digunakan bagi mereka yang energik baik di dalam maupun luar ruangan.

Wool adalah bahan pakaian yang memiliki kesan mewah dan mahal. Bahan ini lebih cocok digunakan pada saat musim dingin. Kurang sesuai untuk digunakan di Indonesia, tetapi saat ini sudah ada modifikasi berupa wool tipis. Perawatannya butuh kehati-hatian, jika salah dalam proses pencucian serat kainnya rusak.

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Berikutnya adalah kain sutra. Kain ini sangat eksklusif dan disebut sebagai kain paling mahal. Terbuat dari serat alami kepompong ulat sutra tak heran jika harganya cukup fantastic. Kain sutra mudah menyerap air tetapi harus hati-hati dalam merawatnya karena mudah sobek.

Selanjutnya adalah bahan scuba yang memiliki serat lebih halus. Pemanfaatannya sangat luas tidak hanya untuk membuat jenis pakaian. Tetapi juga aksesoris seperti bando, ikat rambut dan sebagainya. Bahkan yang paling hits saat ini kain scuba digunakan untuk membuat masker. 

Alasan Kain Scuba Dipilih Artis

Memiliki banyak kelebihan menyebabkan bahan scuba banyak dicari untuk dijadikan berbagai jenis pakaian. Bahan ini selain tebal, tidak menerawang, melar dan menyerap keringat juga dibandrol harga terjangkau. Untuk kalangan produsen sifat ini sangat menguntungkan karena dapat memaksimalkan pendapatan dengan menaikkan margin.

Bahkan bahan ini banyak diminati kalangan artis, baik digunakan sebagai bahan pembuat pakaian untuk tujuan komersil juga untuk dipakai sendiri. Bahan scuba banyak pilihan motif dan warna jadi lebih fleksibel penggunaannya. Cocok untuk acara formal dengan memanfaatkan bahan polos, maupun acara santai menggunakan kain bermotif.

Mudah dikreasikan dengan bahan lain karena memiliki kerapatan tinggi. Kalangan artis umumnya menggunakan pakaian dengan berbagai aplikasi atau kombinasi bahan. Untuk tampil berbeda tak jarang menggunakan pakaian kontroversial. Alasan lainnya adalah kain scuba banyak tersedia di pasaran sehingga mudah dan murah mendapatkannya.

Posted on Leave a comment

Selain Dijadikan Gamis, Kain Scuba Bisa Untuk Ini Juga!

Kain scuba cukup unik karena miliki sifat yang dapat melar hingga 40%. Karena melar, kain ini lebih tahan lama dan fleksibel digunakan untuk berbagai keperluan tidak hanya sebagai pakaian. Tidak mudah sobek digunakan untuk pakaian olahraga yang memungkinkan gerak aktif. 

Disamping dapat melar kain ini memiliki karakteristik serat yang halus dan lembut. Sehingga jika diraba tidak terasa motif kainnya. Sifat ini juga meminimalisir iritasi bagi pengguna karena gesekan berkali-kali dengan permukaan kulit. Selain itu ketebalannya mencapai 1-3 mm tergantung produsen. Dan berikut adalah penggunaannya.

Gamis Kain Scuba

Gamis merupakan salah satu jenis pakaian yang memanfaatkan karakteristik kain neoprene ini. Tebal dan tidak menerawang adalah salah satu sifat bahan yang sangat sesuai untuk pakaian syar’I. Memenuhi standar menutup aurat dan tidak menampakkan lekuk tubuh pemakainya. 

Bahan scuba atau neoprene ini juga tidak menyebabkan panas dan gerah bagi pemakainya. Tak heran banyak yang menggunakannya sebagai dress dan gamis. Bahkan menjadi salah satu material pembuat gamis yang banyak diminati. Selain itu bahan ini terkenal awet tidak mudah sobek.

Teksturnya seperti bahan katun yang menyerap keringat. Jadi meskipun tebal tetapi sesuai untuk aktifitas sehari-hari bahkan ketika siang hari. Salah satu bahan yang direkomendasikan untuk daerah tropis seperti Indonesia. Bisa digunakan untuk berbagai aktifitas fisik dan tetap nyaman.

Keuntungan menggunakan bahan scuba sebagai gamis adalah tidak diperlukan furing atau inner. Jadi untuk dipakai anak-anak tetap nyaman dan tidak ribet. Lebih praktis tidak menyebabkan pemakainya tampak lebih gemuk karena adanya tambahan furing. Tampilan ketika dipakai tetap ramping dan anggun.

Pemanfaatan Kain Scuba

Digunakan sebagai rok span bahan scuba sangat cocok. Bahan ini memiliki kelebihan tidak menerawang dan lebih tebal dibanding katun tetapi cukup ringan. Rok span berbahan scuba lebih awet karena dapat melar. Tidak mudah robek bahkan ketika digunakan untuk mobilitas padat. Sehingga langkah lebih fleksibel.

Bahan scuba juga banyak digunakan sebagai outer. Banyak jenis outer yang dibuat dari bahan ini seperti bolero. Bolero bahan scuba bisa dibuat dari motif polos maupun motif warna-warni. Bisa digunakan untuk beberapa nomor ukuran sekaligus. Karena memanfaatkan sifatnya yang dapat melar hingga 40%.

Blazer kekinian juga bisa dibuat menggunakan bahan scuba. Bahan ini memiliki variasi warna dan motif beragam. Karena merupakan bahan polysintetis sehingga banyak kreasi warna dan gambar yang dihasilkan. Digunakan sebagai blazer kasual dan santai anak muda sangat cantik, tidak terkesan kaku maupun formal.

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Scuba juga cocok dibuat menjadi celana panjang. Bahan polos bisa digunakan untuk membuat celana resmi. Pakaian kantor bagi wanita sangat beragam, dan hampir semuanya bisa dibuta dari bahan scuba. Pemanfaatan sebagai celana sangat fungsional karena tidak mudah sobek, tebal namun cukup ringan.

Sebagai asesoris seperti bandana juga cocok. Bahan scuba yang mampu melar bisa digunakan untuk bandana atau asesoris lainnya seperti ikat rambut, decker dan sebagainya. Untuk tampil lebih gaya bisa memilih scuba dengan motif dan warna mencolok.

Paling kekinian bahan scuba dibuat menjadi masker. Bahan ini memiliki kerapatan tinggi dengan sifat tidak menyerap air. Sehingga banyak dimanfaatkan sebagai masker untuk melindungi sistem pernafasan dari debu dan kotoran. Warna motif dan berbagai karakter kartun sangat sesuai untuk masker anak-anak.

Pada perkembangannya bahan scuba atau neoprene bahkan digunakan sebagai kawat gigi. Pemanfaatan bahan ini sebenarnya sangat luas. Secara umum bisa digunakan untuk apa saja yang menyangkut kebutuhan fashion. Pemanfaatan dalam industri fashion menunjukkan kain scuba banyak diminati.