Posted on Leave a comment

Trend Busana Kain Satin untuk Gaun dan Generasi Millenial

Tak bisa dipungkiri, bahwa perkembangan teknologi mampu memudahkan segala kegiatan manusia, sebagai contoh dalam proses pembuatan kain satin. Mungkin sebelumnya, dalam membuat sebuah benang menjadi busana, hanya dilakukan melalui teknik manual, dimana membutuhkan waktu yang begitu lama sekaligus tenaga yang dibutuhkan juga banyak.

Namun sekarang berbeda cerita, proses pembuatan kain bisa dilakukan menggunakan bantuan teknologi. Selain waktunya lebih efektif, tenaga yang dibutuhkan juga semakin sedikit, tentu dalam hal ini ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan seperti lebih menghemat waktu dan biaya pengeluaran. Lalu apa kekurangannya?

Kekurangannya adalah berkurangnya sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan, karena segala sesuatunya sudah menggunakan teknologi, sehingga lapangan kerja menurun drastis, dan dampaknya adalah pengangguran dimana-mana. Kembali pada pembahasan awal yaitu tentang kain jenis satin, berikut penjelasannya, semoga mampu memberikan manfaat untuk anda.

Alasan Kain Satin Populer

Seseorang mencintai sesuatu pasti ada alasan tersendiri, begitu juga dalam hal menyukai kain satin, mungkin diantara kalian juga gemar mengoleksi adanya jenis kain bernama satin. Ada beberapa alasan yang paling populer di masyarakat, yakni dilihat dari teknik tenunnya. Melalui proses tersebut mampu menghasilkan permukaan  halus.

Tidak hanya itu saja, teknik tenun yang sesuai dengan prosedur mampu memberikan kilauan cahaya apabila terkena sinar matahari. Ditambah balutan jahitan pada bagian atas dan bawah, serta dipadukan dengan benang sutra yang menambah permukaan kain menjadi lembut, halus, dan sangat nyaman digunakan.

Jadi, bagi anda khususnya remaja yang menyukai trend busana, tak salahnya untuk mencoba beberapa perpaduan antara kain jenis satin dengan busana lainnya. Misal jaket, blus, celana panjang, kemeja satin, dan outer panjang. Anda bisa menggunakannya di luar, karena mampu menyerap keringat dengan baik.

Selain itu, motif yang digunakan kain jenis satin sangat beragam, dan varian warnanya bermacam-macam. Anda bisa memilih warna sesuai dengan selera anda, itulah yang mampu memberikan kesan elegan pada anda. Untuk lebih jelasnya bisa cari d mesin pencari, disana akan dihadirkan harga dan karakteristik bahannya.

Trend Busana Kain Satin untuk Bahan Dasar Gaun

Sebuah kain akan terlihat menarik apabila dijadikan busana yang sedang populer, bahkan angka penjualan mampu meningkat dengan mengikuti gaya busana yang sedang berkembang. Di Kalangan remaja, masalah busana yang dipakai sangat penting diperhatikan, bukankah masa remaja adalah masa yang paling indah?

Banyak menghabiskan waktu bersama sahabat dekat atau bahkan dengan gebetan, tentu agar tampil menarik harus tahu perpaduan setiap busana dengan tepat. Jika sudah seperti itu anda akan merasa percaya diri saat pergi bersama orang-orang terdekat. Jadi sangat penting dalam memilih setiap busana yang akan dikenakan.

Ada juga yang mengatakan bahwa kepribadian seseorang bisa dinilai hanya melalui busana yang dipakai. Misal anda mengenakan gaun pengantin pasti ingin terlihat cantik dan indah bukan? Apalagi acara tersebut sangat penting dalam hidup seseorang, yang dilakukan sekali dalam seumur hidup. 

Sehingga pengantin laki-laki maupun wanita harus bisa tampil terbaik dan membuat orang lain benar-benar terpukau ketika melihatnya. Bahkan pasangan kita sendiri merasa terpukau melihatnya, jadikan segala momen hidupmu penuh arti dan keindahan. Sehingga ada kepuasan tersendiri saat anda mengingatnya. Inilah yang menjadi alasan bahwa fashion sangat penting dalam kehidupan.

Kelebihan dari bahan satin sendiri adalah serat yang digunakan menggunakan serat alami tanpa adanya bahan campuran lain. Bahan dasarnya juga yang sering dipakai dalam proses pembuatan kain sutra. Karakteristik yang dimiliki kain satin yakni mengkilat, ringan, dan lembut, sehingga cocok untuk bahan dasar membuat gaun.

Posted on Leave a comment

Perbedaan dari Kain Satin Vs Sateen dan Proses Pembuatannya

Sebelum kita membahas terlalu jauh mengenai kain satin dan segala jenis kain yang lainnya. Tak salah apabila membahas tentang pengertian apa itu kain jenis satin, lalu bagaimana karakteristik yang dimilikinya. Apakah sesuai dengan kebutuhan anda saat ini. Begitulah kira-kira yang dibahas pada artikel kali ini.

Perlu anda tahu bahwa kain jenis satin tidak masuk dalam kategori kain yang berserat atau bahasa lainnya fiber. Adapun proses pembuatan satin melalui pemisahan serat hingga menjadi kain. Kualitas kain sangat ditentukan dari proses pembuatannya, apabila prosesnya baik tentu kain yang dihasilkan juga terbaik dan awet.

Proses Pembuatan Kain Satin

Setelah dijelaskan mengenai kain satin, ada beberapa hal yang perlu dijelaskan untuk dipelajari dan dipahami. Dalam proses pembuatannya tentu memiliki nama yaitu Satin Weave yang memiliki arti teknik tenun satin. Jenis metode yang seperti ini dijadikan sebagai teknik khusus yang sering dilakukan oleh para seniman.

Karena teknik khusus tersebut lah yang membuat permukaan kain jenis satin tampak berkilau dibandingkan dengan jenis kain lainnya. Yang menjadi pertanyaan adalah teknik apa yang dilakukan agar permukaan kain bisa mengkilap dan bercahaya saat terkena paparan sinar matahari?.salah satu dari sekian pertanyaan yang dilontarkan.

Jadi teknik khususnya adalah melalui dua jalur, dimana jalur tersebut saling bersilangan agar bisa menentukan arah dalam menenun kain tersebut. Nah dari metode itulah muncul istilah bernama warp dan weft, atau bahasa yang lebih mudah dihafalkan yaitu benang pakan dan benang Lusi.

Teknik jalur khusus tersebut sengaja dibuat melebar, dengan tujuan agar mampu membentuk pola yang melebar serta dapat bergerak ke arah kanan dan kiri pada saat proses pembuatan kain berlangsung. Kalau hasil dari kainnya tidak mengkilap itu artinya ada yang salah dalam proses pembuatannya.

Ada juga teknik standar atau yang sering dilakukan oleh para produsen. Yaitu dengan membentuk satu jalur benang antara benang pakan dan benang lusi, dan dilakukan secara naik turun. Begitu juga dalam tahapan penganyaman yang dilakukan secara vertikal artinya mengarah ke atas dan kebawah.

Dari proses pembuatan yang menggunakan teknik tersebut lah yang nantinya akan menghasilkan bahan kain bernama satin. Ada cara lain yang bisa dilakukan seperti melakukan penggandaan pada benar tersebut. Dengan menggunakan sekitar 4 atau lebih benang warp, setelah itu dilakukan lompatan pada satu benang weft.

Teknik seperti itulah yang menjadikan bahan jenis satin nampak terlihat glossy, dan mengkilap. Maka dari itu, jangan anggap remeh dalam proses pembuatan kain berbahan satin. Karena akan berdampak pada hasil yang diperoleh. Usahakan kepuasan konsumen menjadi prioritas utama dalam produksi kain, dan untuk harga akan mengikuti sesuai kualitas.

Perbedaan Kain Satin Vs Sateen

Sengaja pada pembahasan artikel ini mengulas tentang perbedaan antara kain jenis satin dan Sateen. Karena ternyata masih banyak masyarakat yang belum bisa membedakan antara keduanya. Hal itulah yang terkadang menimbulkan kesalahpahaman, dan keliru ketika membelinya, agar tidak terjadi lagi baca artikel ini.

Memang wajar ketika masyarakat mengira keduanya mirip karena karakteristik yang dimilikinya juga hampir mirip. Serta dalam masalah proses pembuatannya. Namun ada juga beberapa hal yang membedakannya diantara keduanya. Seperti apa penjelasannya? Berikut akan diulas untuk anda, jangan lupa baca sampai selesai.

Mulai dari pembahasan bahan dasar yang digunakan, untuk kain jenis satin menggunakan bahan serat bernama flament dengan jenis sutra polyester, ataupun nilon. Sedangkan dalam bahan dasar pembuatan kain Sateen menggunakan serat bernama shorts staple. Bagaimana sangat beda bukan antara kain satin dan Sateen?

Posted on Leave a comment

Kain Satin di Pasaran Ada Banyak, Ini Jenisnya!

Kain satin menjadi salah satu jenis kain yang keberadaannya sangat diminati oleh masyarakat di Indonesia. Bahkan dalam dunia fashion sendiri seringkali dijadikan sebagai ajang promosi busana terbaru. Tentu didukung oleh para model untuk menarik perhatian konsumen. Jadi tak heran kalau banyak yang membelinya.

Nah pada kesempatan kali ini, akan menjelaskan tentang jenis kain bernama satin yang kini sudah banyak beredar di pasaran. Mempelajari hal semacam ini juga perlu dilakukan, agar tahu karakteristik yang dimiliki setiap jenis kain. Berikut penjelasannya secara lengkap.

#1 VELVET

Jenis kain satin yang pertama adalah Velvet, untuk jenis ini bahan yang digunakan dari Polyester. Yang memiliki permukaan halus, bahan jatuh saat digunakan, dan halus. Selain itu, ukurannya cenderung tebal, hal inilah yang membuat tekstur bahan velvet tidak mudah berubah bentuk saat digunakan.

Kelebihan lain yang dimiliki dari kain jenis kain Velvet yaitu tidak panas saat digunakan, sehingga bagus untuk melindungi dari cahaya matahari langsung. Dan bagi anda yang mengenakan hijab sangat cocok dipadukan menggunakan kain jenis velvet. Serta bagus digunakan pada saat acara formal.

#2 SILK (SUTRA)

Kain jenis satin yang kedua yakni satin (sutra), sangat tepat digunakan dalam pembuatan kerudung, ataupun pashmina dan segiempat. Apalagi sekarang banyak remaja yang begitu antusias dengan kehadiran pashmina, karena memang tak bisa dipungkiri mampu menambah kesan keren namun tetap tertutup.

Ditambah dengan terakhir dari bahan silk (sutra), sangat adem ketika digunakan, serta lembut saat anda pegang permukaannya. Namun kekurangannya adalah tidak banyak varian warna yang dihadirkan. Meksipun begitu tetap saja kain jenis silk banyak penggemarnya.

#3 KAHATEX

Lanjut pada jenis satin yang ketiga ada khatex, merupakan salah satu jenis kain yang memiliki karakteristik bahan tebal, serta kaku saat digunakan. Maka dari itu, ada yang memanfaatkan bahan khatex ini sebagai furniture atau pelengkap. Sebagai contoh penggunaan bahan khatex yaitu gorden.

Pasalnya saat bahan khatex digunakan, akan terasa panas sehingga bisa menggangu aktivitas sehari-hari. Namun ada juga yang menggunakannya dalam acara formal. Sebenarnya segala jenis kain, meski tebal namun anda nyaman tidak salah untuk tetap digunakan.

#4 CLARISSA

Kemudian ada jenis bahan bernama Clarissa, meski terdengar asing, namun siapa sangka banyak yang memanfaatkannya dalam dunia fashion. Contoh penggunaan dari bahan Clarissa yaitu sebagai bahan dasar gorden atau kelambu, dan dijadikan sebagai dekorasi rumah agar semakin cantik dan menawan.

Tidak hanya itu saja penggunaan dari bahan Clarissa juga sebagai pembuatan rok, baju,celana, dan sejenisnya. Disisi lain ada kelebihan yang dimiliki dari bahan Clarissa yaitu karakteristik bahannya agak lemas, dan tipis. Jadi bagi siapa saja yang  menggunakan akan terasa nyaman. Apakah anda tertarik untuk menggunakan?

#5 BRIDAL

Selanjutnya ada jenis kain bernama bridal seringkali disebut dengan nama duchesse, digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan gaun. Asal muasal istilah bridal atau duchesse berasal dari bahas Perancis dan memiliki arti bangsawan. Mungkin karena pada saat itu banyak orang bangsawan yang menggunakan kain bridal.

Itulah mengapa, kain bridal atau duchesse menjadi salah satu jenis kain yang mewah, dan menjadi dasar pembuatan pakaian-pakaian mahal. Maka dari itu harga yang ditawarkan juga cukup mahal, alasan lainnya mengapa bisa dikatakan sebagai bahan mahal adalah permukaannya yang mengkilap sehingga memberikan kesan glamor.

#6 FACONNE

Pembahasan terakhir seputar jenis kain dari satin adalah faccone atau disebut sebagai kain jackguard. Mempunyai motif khusus seperti pasiley garis-garis, serta motif lainnya. Bahan yang dimilikinya juga sangat bangsa, sehingga memiliki kualitas terbaik. Itulah pembahasan tentang jenis kain satin.

Posted on Leave a comment

Mengenal Harga Kain Satin Berdasarkan Jenisnya Beserta Kelebihannya

Mengetahui harga setiap jenis kain menjadi salah satu hal yang penting, apalagi kalau anda sangat mencintai kain satin. Dimana keberadaanya banyak dicari karena kelebihan yang dimilikinya, dalam dunia fashion istilah kain jenis satin menjadi brand ternama, dan menjadikannya digunakan untuk membuat pakain yang menarik.

Bagi yang belum mengetahui permukaan kain jenis satin yaitu bertekstur halus, lembut, serta memberikan kesan glossy. Sehingga kain jenis satin tampak menarik dan cocok di padukan dengan segala trend busana lainnya. Anda menyukai suasana santai? Bisa diaplikasikan menggunakan celana panjang dan dilengkapi dengan jaket. 

Kelebihan Kain Satin

Tak dipungkiri, kelebihan yang dimiliki kain satin mampu mengantarkannya pada kesuksesan dan membuat dunia fashion makin maju. Karena kain jenis kain satin bisa dipadukan oleh apapun, untuk masalah trend gaya menggunakan kain jenis satin anda bisa mencarinya di mesin pencari dan akan ditampilkan beberapa pilihan.

Tampilan Yang Mewah

Kelebihan pertama ketika anda mengenakan kain jenis satin adalah memberikan kesan mewah dan elegan bagi siapa saja yang mengenakannya. Ditambah lagi kilauan yang berasal dari benang menambah nuansa glamour. Maka dari itu, banyak yang memanfaatkannya untuk acara formal , tak heran jika anda terlihat modis.

Permukaan Mengkilap

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, bahwa ketika menggunakan busana dengan bahan dasar kain jenis satin mampu membuat anda terlihat semakin stylish. Permukaannya yang mengkilap serta licin menjadi letak perbedaannya dibandingkan dengan permukan jenis kain lainnya.  Permukaan yang mengkilap hanya pada bagian atas, bagian bawah memiliki permukaan kasar. 

Permukaan yang mengkilap inilah, ketika dilihat dari kejauhan terlihat menawan sekaligus elegan. Tidak berhenti disitu saja, jenis kain satin juga memiliki tekstur elastis dan fleksibel, anda bisa memadukannya dengan busana yang longgar. Perlu diingat juga ketika proses menjahit lebih berhati-hati, karena permukaannya yang tipis. 

Lalu bagaimana dalam hal perawatan kain jenis satin? Dalam masalah mencuci lebih baik menggunakan tangan, karena ketika menggunakan mesin cuci permukaannya yang tipis bisa rusak. Sedangkan untuk menyetrika, gunakan suhu panas yang sedang, agar tidak mudah terbakar. Setiap jenis kain tentu memiliki perawatan yang berbeda-beda.

Harga Pakaian Satin Berdasarkan Jenisnya

Kombinasi Satin Silk

Kombinasi kain jenis satin dan silk tak disangka mampu menghasilkan perpaduan yang elegan. Ditambah warna yang mengkilap, menjadikannya sebagai ajang pameran busana. Harga yang ditawarkan dari perpaduan kedua kalinya di brandol sebesar Rp. 212.000. dengan harga segitu anda sudah bisa mendapatkan pakaian berbahan dasar satin silk.   

Bagaimana sangat murah bukan? Harganya sesuai dengan kualitas yang dimilikinya. Mengingat perpaduan antara kain jenis satin dan silk seringkali dijadikan pilihan saat acara besar dalam dunia fashion. itu artinya masyarakat sangat menyukai kombinasi kain jenis satin dan silk, semakin bagus kualitasnya semakin banyak permintaan barangnya. 

Mini Dress Batik Kombinasi Satin

Selanjutnya ada mini dres batik yang dikombinasikan dengan bahan dasar jenis satin. Perpaduan keduanya mampu memberikan kesan anggun, sehingga seringkali dijadikan sebagai busana dalam acara formal dan pameran busana. Tenang saja, perpaduan batik dan satin tidak akan memberikan kesan kontras bagi penggunanya, justru semakin cantik.

Mengingat batik adalah salah satu budaya di Indonesia yang patut kita lestarikan dan dijaga. Sebagai bukti rasa bangga terhadap batik anda bisa menggunakannya dalam acara apapun , agar semakin anggun bisa dikombinasikan dengan bahan dasar satin. Harganya sekitar Rp. 245.000. 

Gamis Brokat Kombinasi Satin

Terakhir ada kombinasi antara gamis brokat dengan bahan dasar satin, trend busana ini sangat cocok bagi anda yang mengenakan hijab dan tetap terlihat syar’i.  Desain baju ini masih membuat anda tertutup dengan bahan dasar kain satin dan harga yang ditawarkan yaitu Rp. 225.000.

Posted on Leave a comment

Penasaran Kisaran Harga Pakaian dari Kain Suede? Ini Detailnya!

Pernahkah anda mendengar salah satu jenis bernama kain suede? Bahan utama dari proses pembuatan kain jenis suede yaitu kulit sapi, domba, rusa, ataupun kambing. Alasan menggunakan kulit tersebut karena serat yang dihasilkan dari kain sangat bagus dan berkualitas. Jadi tak heran apabila produksi dari kain jenis suede terbatas.

Selain bahan dasarnya yang jarang ditemukan, proses pembuatannya juga panjang dan membutuhkan waktu lama. Hal tersebut juga berdampak pada harga yang ditawarkan, meski terkesan mahal, tetap saja banyak konsumen yang membelinya. Selain itu, ada juga yang masih menyamakan antara kain jenis suede dengan beludru.

Dalam penggunaannya, suede selalu dikaitkan dengan fashion wanita. Contohnya dibuat sepatu, gaun, dan lainnya. Tentu hal tersebut didorong oleh beberapa faktor, salah satunya karena bahan yang dimiliki kain jenis suede berstruktur lembut, dan halus. Seringkali penggunaan kain jenis suede juga digunakan sebagai jok mobil.

Kisaran Harga Pakaian dari Kain Suede

Menelisik lebih dalam tentang kain suede yang digunakan sebagai aksesoris pelengkap memang memberikan kesan mahal. Begitupun ketika digunakan untuk membuat pakaian, tak bisa dipungkiri bahwa bahannya berasal dari serat asli. Begitu juga dalam proses pembuatan yang membutuhkan waktu lama.

Hal tersebut seimbang dengan kualitas yang diberikan, kenyamanan saat digunakan menjadi poin yang dijadikan alasan harganya mahal. Nah, untuk menarik perhatian konsumen, tentu saja kain jenis suede ditampilkan melalui perpaduan antara bahan Suede dengan bahan lainnya. Seperti apa kombinasi yang keren ini? Berikut penjelasannya.

Kombinasi Jaket Suede dan Kaos Oblong

Kombinasi pertama ada jaket suede dengan perpaduan kaos oblong. Untuk mendapatkan kombinasi ini anda harus merogoh kocek lebih dalam lagi. Harga yang ditawarkan yaitu Rp.400.000, per tiap jaket dan kaosnya. Terlebih lagi kaos berbahan dasar Suede tentu semakin mahal, harga menentukan kualitas.

Celana Panjang

Perpaduan yang kedua yaitu menggunakan celana panjang, dan ini sudah menjadi hal yang tidak bisa lepas dari dunia fashion. Apalagi ditambah menggunakan sepatu, sandal, dan dipakaikan aksesoris seperti kalung, ataupun gelang. Adapun celana panjang berbahan suede memiliki kekurangan yaitu tidak diproduksi dalam jumlah banyak.

Kombinasi Kemeja Suede

Lanjut pada kombinasi yang ketiga yaitu kemeja Suede, inilah yang membuat anda terlihat semakin menarik, dan gaul. Apalagi kalau digunakan saat acara santai, hangout bersama teman misal. Atau jika bosan menggunakan kemeja, bisa memakai blouse Suede. Harga yang ditawarkan sekitar Rp. 200.000, sudah bisa mendapatkannya.

Kombinasi Antara Pakaian Kaos dengan Outer Panjang

Memakai perpaduan antara kaos dengan outer yang lengan panjang, selain menambahkan kesan chic anda juga terlihat fashionable. Gaya seperti inilah yang seringkali disebut sebagai gaya modern barat Eropa. Sedangkan harganya antara Rp.250.000 sampai Rp. 300.000. kalau menginginkan perpaduan ini, mulailah untuk menabung.

Kombinasi dengan Menggunakan Aksesoris Berbahan Suede

Salah satu rahasia tampil lebih menarik dan menawan adalah menggunakan pelengkap seperti aksesoris berbahan Suede. Bukankah penampilan itu sangat penting? Maka dari itu, anda harus tahu kombinasi yang seperti apa yang pantas dengan kepribadian anda. Misal lebih menyukai ketenangan bisa menggunakan kaos oblong dan celana panjang berbahan saude.

Aksesoris disini bisa menggunakan sepatu, tas, kaos, kalung, ataupun jaket. Kalau anda ingin tampil lebih keren bisa memadukan antara jaket denim dan celana panjang. Setiap orang memiliki selera yang berbeda-beda. Untuk kombinasi kain suede terakhir ini dibandrol dengan harga Rp.350.000. harga disesuaikan dengan kondisi pasar.

Posted on Leave a comment

Penasaran Kain Suede Seperti Apa? Ini Plus Minusnya!

Perkembangan teknologi memudahkan segalanya dalam hal informasi, begitu juga ketika anda mencari kata kunci kain suede. Tentu akan ditampilkan berbagai macam warna yang mempesona. Tanpa disadari kain jenis suede selalu disamakan dengan kain beludru, padahal keduanya memiliki karakteristik berbeda. Dari tekstur atau bahan yang digunakan.

Lalu apa itu kain jenis suede? merupakan salah satu jenis kain yang terbuat dari kulit sapi, yang diproses melalui beberapa tahapan sampai menjadi kain yang berkualitas serta nyaman digunakan. Agar mencapai hasil maksimal, harus melalui proses panjang, sehingga kain jenis ini prosesnya berbeda dengan lainnya.

Kelebihan Kain Suede

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa proses yang dilakukan untuk memperoleh kain suede melalui tahapan panjang. Meski begitu, banyak konsumen yang merasa puas ketika menggunakan kain jenis ini, alasannya karena bahan lembut, serta membuat nyaman, lalu apa saja kelebihan kain jenis suede? Berikut penampakannya.

Tidak Mudah Panas

Bukankah ada jenis kain yang meskipun menggunakan bahan serat alami masih menimbulkan rasa panas saat dikenakan? Namun, hal tersebut tidak berlaku pada kain jenis suede. Karena menggunakan bahan dasar serat kulit sapi, sehingga menjadikannya jenis kain yang tidak mudah panas saat terkena sinar matahari.

Jenis kain ini cocok untuk Anda yang selalu beraktivitas di luar rumah, dimana langsung terpapar sinar matahari langsung. Disisi lain dapat membantu anda dalam melindungi kulit Anda agar tetap lembab dan sehat. Selain itu kain jenis suede sudah bisa didapatkan di pasar atau toko kain.

Harganya Murah

Siapa bilang kain jenis suede mahal? Meskipun terbuat dari serat hewan, kain jenis ini memiliki harga yang tergolong murah dan sangat terjangkau oleh masyarakat, khususnya di Indonesia. Hal inilah yang menjadikannya kelebihan dari kain jenis suede. Jadi siapapun mampu menikmati jenis kain ini.

Memiliki Sifat Tahan Lama

Kelebihan dari jenis kain suede yang selanjutnya adalah memiliki sifat tahan lama. Dalam artian ketika anda membelinya mampu digunakan selama lima tahun bahkan lebih dari itu. Agar semakin tahan lama, harus dilakukan perawatan sesuai prosedur. Sehingga bahannya tetap awet, tetap lembut dan halus.

Kekurangan Kain Suede

Setelah ada kelebihan yang dimilikinya, tentu terdapat beberapa kekurangan. Nah di artikel kali ini akan menjelaskan kepada anda apa saja kekurangan yang dimiliki kain jenis suede. Berikut ulasannya hanya untuk Anda. Dan semoga bisa menjadikan referensi anda dalam membelinya.

Mudah Kotor

Kekurangan pertama yang dimiliki dari kain jenis suede adalah rentan terhadap kotoran ataupun debu. Maka dari itu, seringkali jenis kain ini harus dilakukan perawatan secara berkala, agar tetap awet berpuluh-puluh tahun. Tidak ada proses menghianati hasil, hal ini pun berlaku juga pada kain jenis suede.

Bahan Sulit Ditemukan

Kekurangan kedua, karena terbuat dari bahan orisinil berupa dari serat hewan atau kulit sapi jadi sulit ditemukan. Sehingga terkadang menjadikan proses pembuatannya jarang dilakukan, dan peredaran kainnya juga kadang sulit ditemukan. Namun anda tidak perlu sedih, ada kain jenis berbahan sintetis sebagai penggantinya.

Meski dari tekstur serta kualitasnya berbeda, akan tetapi setidaknya anda bisa membeli kain jenis suede sebagai koleksi atau memang benar-benar dipakai sehari-hari. Karena produsen memahami setiap keinginan serta kebutuhan dari konsumen. Maka terciptalah kain jenis suede yang terbuat dari bahan sintetis, namun tetap memiliki kualitas terbaik.

Bahan Tipis

Kekurangan terakhir dari kain jenis suede adalah kulit yang digunakan memiliki tekstur yang tipis dibanding dengan jenis kain lainnya. Mengingat, dalam proses pembuatan kain jenis suede melalui tahapan panjang, dan dibuat dari tangan-tangan profesional. Karena kepuasan pelanggan menjadi fokus utama dari pembuatan kain suede.

Posted on Leave a comment

Trend Fashion Busana Hingga Sepatu Menggunakan Kain Suede

Tak disadari bahwa perkembangan teknologi mampu mengguncangkan dunia fashion dengan menghadirkan beberapa jenis kain, salah satu yang akan dibahas pada artikel kali ini adalah kain suede. Mengingat,  trend berpakaian menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat saat ini. Setiap harinya model baju selalu berganti.

Ada yang mengatakan kalau tidak mengikuti trend yang sedang berkembang, dikatakan kudet, katrok, dan istilah lainnya. Begitulah perkembangan dunia fashion yang berkembang secara pesat berkat adanya teknologi, dan permintaan dari pasaran yang juga begitu banyak. Inilah trend busana dari kain jenis suede. 

Trend Busana Menggunakan Kain Suede

Trend busana yang terbuat dari kain suede, bisa dikatakan sebagai bukti perkembangan dunia fashion. Keberadaannya juga tak kalah penting dari trend busana lain, kain jenis suede juga bisa dikombinasikan dengan yang lainnya, misal batik. Lalu apa saja perpaduan gaya menggunakan kain jenis suede? Berikut penjelasannya. 

Trend Wear Basic Trousers

Perpaduan gaya kain jenis suede yang pertama ada wear basic trousers, gaya ini mengutamakan celana panjang yang saat ini menjadi pusat perhatian kalangan remaja. Kemudian atasannya bisa menggunakan busana yang berbahan kain jenis suede, bersiaplah anda akan disoroti oleh orang lain karena penampilannya yang kece. 

Meskipun terlihat sederhana, akan tetapi membuat anda menjadi pribadi yang lebih berkharisma. Bagaimana apakah anda tertarik untuk mencoba perpaduan gaya kain jenis suede ini? jika iya, cobalah wear basic tours untuk menemani suasana santai anda. 

Trend Wear Suede T-Shirt

Selanjutnya ada trend wear suede t-shirt, gaya ini sangat pas bagi anda yang mencintai kemeja dan memiliki tekstur lembut serta nyaman saat digunakan. Terkadang perpaduan gaya baju mampu menunjukan pribadi seseorang yang sesungguhnya, sama halnya dengan gaya ini yaitu sangat mencintai ketenangan dan kedamaian.

Hal tersebut bisa anda lihat, bahwa penggunaan t-shirt memang mempunyai nuansa yang kalem, tidak menyukai keramaian dan kekacauan. Nah anda bisa memadukan t-shirt menggunakan celana denim  panjang. Anda bisa memanfaatkan trend wear suede t-shirt saat berkencan dengan gebetan. 

Trend Wear Jacket Version

Jika yang sebelumnya menggunakan perpaduan kemeja ataupun t-shirt, kali ini anda bisa mencoba suasana baru dengan menggunakan jacket version sebagai hiasan pelengkap. Siapa saja yang mengenakan jaket dengan bahan dasar kain jenis suede akan terlihat lebih keren, sederhana namun tetap memberikan kesan elegan.

Trend Wear Long Outer 

Trend busana dengan memadukan kain jenis suede yang terakhir adalah wear long outer. Sangat cocok dikenakan pada saat musim dingin, anda tetap terlihat trendy  meskipun digunakan pada musim salju ataupun penghujan. Selain itu, jaket ini juga memiliki fungsi sebagai aksesoris ketika anda menggunakan kaos oblong. 

Trend Sepatu Menggunakan Kain

1.Kain Jenis Suede

Siapa sangka bahwa keberadaan jenis kain mampu dipadukan dengan segala trend fashion, sepatu misal. Pertama anda bisa memadukannya dengan kain jenis suede bahan dasarnya yang lembut dan halus sangat cocok ketika dipadukan dengan sepatu. Disisi lain akan memberikan kesan santai dan tidak terlalu formal.

2.Kain Buk/ Nubuck

Trend yang kedua menggunakan kain buk/ nubuck, jenis kain ini memang sekilas terlihat mirip dengan kain jenis suede. Letak perbedaanya hanya pada proses pembuatannya, kalau kain jenis suede diproses dengan menyamak bagian dalam kulit. Sedangkan kain buk yang disamak pada bagian luar kulit. 

3.Kain Brush Off

Selanjutnya trend menggunakan kain brush off, mempunyai kualitas baik, dan permukaannya sangat mengkilap sehingga memberikan anda kesan menawan dan anggun. Disamping itu, permukaannya juga dilengkapi dengan bahan acrylic, dan menjadikannya lebih bersinar.  Itu saja pembahasan tentang trend busana menggunakan kain suede dan kain lainnya. 

Posted on Leave a comment

Ingin Kain Suede Awet dan Tahan Lama? Ini Tipsnya!

Pernahkah anda bertanya tentang apakah itu kain suede? Artikel kali ini akan menjelaskan kepada anda tentang seputar jenis kain terutama suede. Pengertian dari kain jenis suede merupakan salah satu jenis kain yang terbuat dari bahan kulit sapi atau sintetis. Dengan begitu, menghasilkan kain yang lembut.

Adapun hasil kain jenis suede ini seringkali dibuat sebagai jaket, sepatu, kemeja, dompet, dan kaos oblong. Kata Suede ini diambil dari bahasa Perancis yang memiliki arti sarung tangan yang berasal dari Swedia. Sedangkan bahan kulit yang digunakan yaitu sapi, rusa, domba, dan kambing.

Tentu ada alasan tersendiri mengapa menggunakan bahan kulit tersebut. Salah satunya karena kulit hewan yang sudah dijelaskan tadi memiliki serat, maka dari itu saat proses pembuatan kain menjadi lebih mudah. Bahkan dalam proses penjahitan, kain lebih cepat terselesaikan.

Cara Merawat Kain Suede

1.Tidak Boleh Menggunakan Air

Untuk tips pertama dalam masalah perawatan kain suede yakni tidak boleh menggunakan air. Hal tersebut dikarenakan dapat merusak tekstur yang dimilikinya. Yang tadinya halus menjadi kasar bahkan menjadi berudul. Lalu bagaimana caranya? Cukup menggunakan sikat kering dalam membersihkan kotoran ataupun debu yang membandel.

Selain menggunakan sikat, anda juga harus menggunakan sedikit cairan agar semakin bersih dan teksturnya tetap terjaga. Karena jika kita merawatnya dengan baik, tentu saja kain yang dimiliki semakin awet dan tahan lama meski seringkali dipakai.

2.Menggunakan Penghapus Pensil

Lanjut pada tips yang kedua, jika biasanya perawatan kain menggunakan sikat. Kali ini ada cara yang unik tentu sangat mudah dilakukan. Anda bisa menggunakan penghapus pensil ketika ingin menghilangkan noda atau kotoran. Tenang, langkah ini aman dilakukan, karena sudah banyak yang mencobanya dan hasilnya memuaskan.

Jika anda takut tekstur kainnya rusak, langkah kedua ini cocok sekali dilakukan. Namun pastikan penghapus pensil yang digunakan juga memiliki tekstur lembut. Anda bisa melakukan langkah yang pertama maupun kedua, sesuaikan dengan keadaan kain yang anda miliki. Dengan begitu, ekspektasi agar kainnya awet semakin terealisasi.

3.Gunakan Cairan Tertentu

Meskipun pada poin pertama menggunakan sedikit cairan, bukan berarti anda memberikan cairan yang abal-abal. Pasalnya tidak semua jenis cairan cocok pada kain jenis suede. Bukannya kotoran atau debu yang menghilang, justru menjadi rusak. Jenis cairan apa sih yang cocok untuk kain jenis suede?

Untuk jenis cairan sendiri berupa spray yang mudah anda temukan di toko, selain itu bisa dibawa kemana saja. Sehingga ketika anda sedang berpergian dan aku dan kotoran yang menempel bisa langsung di beri cairan. Tentu dong sangat aman digunakan dan tidak membuat warna menjadi luntur.

4.Menggunakan Tepung Maizena

Kemudian pada tahapan yang keempat yaitu menggunakan tepung maizena, nah kalau ini tentu bahannya sangat mudah dicari bukan? Mungkin ada dari anda yang heran mengapa bisa menggunakan tepung maizena dalam perawatan kain jenis suede? Apakah tidak merusak tekstur kainnya? Di artikel inilah dikupas secara mendalam.

Keberadaan tepung maizena dipercaya sebagai penghilang noda pada kain jenis suede, kandungannya mampu membuat lapisan serat kain tetap lembut dan bagus. Caranya, taburkan tepung maizena di bagian kain yang terkena noda, tunggu beberapa menit, maka noda akan menghilang. Bagaimana sangat mudah bukan? Anda bisa mencobanya di rumah.

5.Menggunakan Sikat Gigi

Apakah anda memiliki sikat gigi yang sudah tidak terpakai, namun masih layak untuk digunakan? Daripada dibuang, lebih baik Anda memanfaatkannya sebagai media untuk menghilangkan noda atau debu pada jenis kain suede. Pilihlah jenis buka sikat yang lembut, agar tidak merusak serat kainnya.

Selain itu anda juga bisa memberikan sedikit cairan agar hasilnya maksimal. Bagaimana apakah penjelasannya cukup membantu anda dalam merawat kain jenis suede ini? Itu saja pembahasan tentang perawatan kain suede yang semoga mampu memberikan manfaat bagi siapa saja yang membacanya.

Posted on Leave a comment

Seperti Inilah Proses Pembuatan Kain Sintetis yang Benar

Masa remaja menjadi masa dimana penuh kenangan, maka dari itu tak heran banyak yang mengikuti trend masa kini, salah satunya menggunakan kain sintetis. Apalagi saat ini sudah banyak yang menghadirkan berbagi busana dengan menggunakan bahan dasar kain jenis sintesis. Alasannya karena teksturnya lembut serta nyaman.

Mengingat saat ini, perkembangan dalam dunia fashion banyak sekali remaja yang masih mengenakan bahan yang mengkilap. Sebut saja seperti bahan polyamide, spandex, ataupun nilon. Setiap jenis kain memang memiliki kelebihan dan kekurangan, begitu juga dengan jenis kain tersebut. Yang paling utama adalah nyaman saat dikenakan.

Bukankah kenyamanan paling utama? Percuma membeli kain mahal, ketika dikenakan membuat risih dan mengganggu aktivitas anda? Maka dari itu pilihlah jenis kain yang sesuai dengan keadaan. Jika sedang di daerah tropis kenakan busana yang menyerap keringat, begitu sebaliknya. Berikut ulasan mengenai kain jenis sintesis.

Proses Pembuatan Kain Sintesis

Dalam proses pembuatan jenis kain tentu harus melalui tahapan yang panjang, sama halnya ketika membuat kain sintetis. Dimulai dari proses pembuatan benang, kemudian dilakukan menjadi kain sampai berbentuk busana. Terlebih dari itu, ada beberapa kinerja dalam proses pembuatan kain

Nah artikel kali ini akan membantu anda dalam memahami masalah tersebut. Apalagi ketika anda memiliki niat meniti karir untuk membuka usaha menjual kain. Jadi harus ada modal terlebih dahulu, agar bisa lebih paham ketika melayani pelanggan.

#1 Ginning

Teknik pertama dalam proses pembuatan benang menjadi kain yaitu teknik gining atau biasa disebut sebagai teknik penjeratan (mengubah serat). Biasanya teknik ini dilakukan pada musim panen kapas berlangsung. Setelah itu, kapasnya dipisahkan dengan polongnya sampai benar-benar terpisah. Ketika panen jadi lebih mudah menemukan bahan dasarnya.

Sehingga tahapan awal ini juga disebut kegiatan memisahkan kapas dari bijinya, lakukan secara maksimal agar kain yang dihasilkan juga bagus dan memiliki kualitas terbaik. Jadi saat dilakukan proses menjahit lebih mudah dan efektif. Bisa dilakukan menggunakan teknik manual atau menggunakan mesin.

#2 Spinning

Tahapan kedua dilakukannya proses spinning atau proses pemintalan bahan. Dalam proses ini kegiatannya yaitu membuka bola kapas kemudian dicampur dengan bahan serat kapas. Usahakan sampai keduanya menyatu dengan baik. Jadi kesimpulan dalam teknik spinning adalah memisahkan serat, untuk segera dijahit bisa menggunakan campuran kulit kapas.

#3 Weaving

Kemudian lanjut pada teknik Weaving, proses ini baru bisa dilakukan. Apabila pada teknik yang sebelumnya berhasil dilakukan dengan baik, karena kalau tidak maka yang terjadi adalah kain yang dihasilkan tidak memiliki kualitas bagus dan tidak terasa nyaman saat dikenakan. Tahukah anda apa itu proses Weaving?

Teknik Weaving yaitu proses dimana dilakukannya pengubahan dari benang menjadi kain jenis sintesis. Dalam proses ini, kainnya harus dipintal dulu, hal tersebut dilakukan agar pada saat penganyaman mudah dilakukan. Disisi lain anda juga bisa mengontrol berapa banyak benang yang digunakan.

#4 Finishing

Lanjut pada tahapan keempat atau sering disebut sebagai teknik finishing (penyelesaian). Perlu diketahui juga bahwa ketika teknik finishing ini tidak terlalu membutuhkan tenaga yang banyak. Itulah yang menjadikannya letak perbedaan dari teknik sebelumnya. Pasalnya dalam teknik finishing hanya dilakukan pemberian cairan kimia.

Cairan kimia ini diberikan agar bahannya tahan lama, awet, sehingga kualitasnya terbaik dan tidak kalah jauh dengan jenis kainnya. Selain itu, agar bisa terlindungi dari paparan sinar Ultraviolet, yang jika dibiarkan mampu merusak tekstur kain, sehingga gampang rusak dan lusuh. Itulah teknik dalam proses pembuatan kain sintetis.

Posted on Leave a comment

Bingung Membedakan Kain Sintetis Vs Non Sintesis? Ini Bedanya!

Dalam proses pembuatan benang menjadi kain sampai busana yang dipakai sehari-hari, tentu harus melalui proses yang panjang, seperti dalam proses pembuatan kain sintetis. Begitu juga dalam masalah memilih bahan yang akan digunakan, tentu harus tahu bagaimana karakteristiknya.  Dimulai dari bahan kain satin, katun maupun sintetis. 

Hal ini penting dilakukan untuk menentukan jenis pakaian  yang  dibuat. Coba bayangkan, ketika memiliki bahannya, namun salah digunakan dalam membuat pakaian, tentu hasilnya mengecewakan bukan? Nah, lalu apa yang membedakan antara kain jenis sintesis dengan kain yang non sintesis? Selengkapnya ada di ulasan berikut ini. 

Kain Sintetis Vs Non Sintesis

Mungkin diantara kalian ada yang belum paham perbedaan kain sintetis dengan kain non sintetis. Letak perbedaan paling dominan dari keduanya adalah pada bahan dasar yang dipakai dalam proses pembuatan sampai menjadi kain. Ada yang menggunakan bahan alami, dan ada pula yang menggunakan bahan campuran kimia.  

Sehingga hasilnya juga berbeda, itulah yang mempengaruhi harga serta kualitas yang dimilikinya. Nah, kalau dari segi bahannya, apa saja yang membedakannya? Berikut akan dijelaskan secara lengkap, dan semoga mampu memberikan referensi untuk anda, dan jangan lupa untuk dibaca sampai selesai.

Bahan Kain Wol

Letak perbedaan pertama antara kain jenis sintesis dengan kain non sintetis adalah menggunakan bahan kain wol. Bahan ini dipercaya memiliki kain yang tahan terhadap suhu panas, serta memiliki sifat elastis. Namun sayangnya bahan wol tidak mampu menyerap keringat  sehingga sering digunakan pada saat musim dingin.

Dikarenakan mampu memberikan kehangatan pada tubuh,  seringkali menggunakan bahan dasar bulu domba yang telah dibersihkan. Selain itu, bahan ini juga mudah ditemukan, meski begitu harga yang ditawarkan cukup mahal dibandingkan dengan jenis bahan lainnya. Apakah anda ingin memilikinya?

Bahan Kain Sutera

Lanjut pada bahan yang membedakan antara kain jenis sintesis dan kain non sintetis yaitu menggunakan bahan kain sutra. Bahan dasar sutra memiliki serat yang cukup kuat, serta memiliki tekstur yang lembut dan halus, sehingga saat dikenakan memberikan kenyamanan bagi siapa saja yang menggunakannya. 

Karakteristik yang dimiliki kain sutera ini terlihat tipis, namun disisi lain mempunyai sifat anti kerut. Sifat inilah yang membuat konsumen merasa nyaman, dan mampu bertahan pada cuaca yang panas, serta melindunginya dari sinar matahari. Fakta unik lainnya adalah bahwa kain sutera juga dijadikan sebagai pengobatan. 

Bahan Kain Katun

Selanjutnya menggunakan bahan kain jenis katun, untuk jenis ini pasti sudah sangat familiar di kalangan para pecinta dunia fashion. Kain katun memiliki tekstur yang tebal, sehingga memudahkannya menjadi kusut dan tidak awet. Meski begitu, ada kelebihan yang dimiliki kain katun yaitu mampu menyerap keringat secara maksimal. 

Maka dari itu, jenis kain katun seringkali dibuat untuk kaos oblong, kaos olahraga, yang memudahkan penggunanya dalam bergerak. Serta mampu menyerap keringat ketika melakukan aktivitas diluar rumah dan terkena matahari secara langsung. Sehingga tak heran, kalau kain katun menjadi kain yang paling dicari.

Bahan Kain Linen

Letak perbedaan yang selanjutnya yaitu pada bahan kain linen, mungkin dari namanya sangat jarang didengar, akan tetapi kain linen seringkali digunakan dalam pembuatan baju ataupun kaos. Permukaan yang mengkilap dibandingkan dengan kain katun, menjadi alasan banyak diburu oleh konsumen. Tentu ada beberapa alasan lainnya. 

Siapa pun yang menggunakan kain linen akan tampil lebih elegan epic, memberikan kesan anggun. Sehingga wajar apabila kain linen banyak diburu konsumen, dan setiap jenis kain yang dibuat tentu memiliki penggemarnya masing-masing. Itulah letak perbedaan kain sintesis dengan non sintesis dari segi bahan yang digunakan.