Posted on Leave a comment

Kain Satin di Pasaran Ada Banyak, Ini Jenisnya!

Kain satin menjadi salah satu jenis kain yang keberadaannya sangat diminati oleh masyarakat di Indonesia. Bahkan dalam dunia fashion sendiri seringkali dijadikan sebagai ajang promosi busana terbaru. Tentu didukung oleh para model untuk menarik perhatian konsumen. Jadi tak heran kalau banyak yang membelinya.

Nah pada kesempatan kali ini, akan menjelaskan tentang jenis kain bernama satin yang kini sudah banyak beredar di pasaran. Mempelajari hal semacam ini juga perlu dilakukan, agar tahu karakteristik yang dimiliki setiap jenis kain. Berikut penjelasannya secara lengkap.

#1 VELVET

Jenis kain satin yang pertama adalah Velvet, untuk jenis ini bahan yang digunakan dari Polyester. Yang memiliki permukaan halus, bahan jatuh saat digunakan, dan halus. Selain itu, ukurannya cenderung tebal, hal inilah yang membuat tekstur bahan velvet tidak mudah berubah bentuk saat digunakan.

Kelebihan lain yang dimiliki dari kain jenis kain Velvet yaitu tidak panas saat digunakan, sehingga bagus untuk melindungi dari cahaya matahari langsung. Dan bagi anda yang mengenakan hijab sangat cocok dipadukan menggunakan kain jenis velvet. Serta bagus digunakan pada saat acara formal.

#2 SILK (SUTRA)

Kain jenis satin yang kedua yakni satin (sutra), sangat tepat digunakan dalam pembuatan kerudung, ataupun pashmina dan segiempat. Apalagi sekarang banyak remaja yang begitu antusias dengan kehadiran pashmina, karena memang tak bisa dipungkiri mampu menambah kesan keren namun tetap tertutup.

Ditambah dengan terakhir dari bahan silk (sutra), sangat adem ketika digunakan, serta lembut saat anda pegang permukaannya. Namun kekurangannya adalah tidak banyak varian warna yang dihadirkan. Meksipun begitu tetap saja kain jenis silk banyak penggemarnya.

#3 KAHATEX

Lanjut pada jenis satin yang ketiga ada khatex, merupakan salah satu jenis kain yang memiliki karakteristik bahan tebal, serta kaku saat digunakan. Maka dari itu, ada yang memanfaatkan bahan khatex ini sebagai furniture atau pelengkap. Sebagai contoh penggunaan bahan khatex yaitu gorden.

Pasalnya saat bahan khatex digunakan, akan terasa panas sehingga bisa menggangu aktivitas sehari-hari. Namun ada juga yang menggunakannya dalam acara formal. Sebenarnya segala jenis kain, meski tebal namun anda nyaman tidak salah untuk tetap digunakan.

#4 CLARISSA

Kemudian ada jenis bahan bernama Clarissa, meski terdengar asing, namun siapa sangka banyak yang memanfaatkannya dalam dunia fashion. Contoh penggunaan dari bahan Clarissa yaitu sebagai bahan dasar gorden atau kelambu, dan dijadikan sebagai dekorasi rumah agar semakin cantik dan menawan.

Tidak hanya itu saja penggunaan dari bahan Clarissa juga sebagai pembuatan rok, baju,celana, dan sejenisnya. Disisi lain ada kelebihan yang dimiliki dari bahan Clarissa yaitu karakteristik bahannya agak lemas, dan tipis. Jadi bagi siapa saja yang  menggunakan akan terasa nyaman. Apakah anda tertarik untuk menggunakan?

#5 BRIDAL

Selanjutnya ada jenis kain bernama bridal seringkali disebut dengan nama duchesse, digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan gaun. Asal muasal istilah bridal atau duchesse berasal dari bahas Perancis dan memiliki arti bangsawan. Mungkin karena pada saat itu banyak orang bangsawan yang menggunakan kain bridal.

Itulah mengapa, kain bridal atau duchesse menjadi salah satu jenis kain yang mewah, dan menjadi dasar pembuatan pakaian-pakaian mahal. Maka dari itu harga yang ditawarkan juga cukup mahal, alasan lainnya mengapa bisa dikatakan sebagai bahan mahal adalah permukaannya yang mengkilap sehingga memberikan kesan glamor.

#6 FACONNE

Pembahasan terakhir seputar jenis kain dari satin adalah faccone atau disebut sebagai kain jackguard. Mempunyai motif khusus seperti pasiley garis-garis, serta motif lainnya. Bahan yang dimilikinya juga sangat bangsa, sehingga memiliki kualitas terbaik. Itulah pembahasan tentang jenis kain satin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *