Posted on Leave a comment

3 Negara Penghasil Kain Velvet Paling Populer

Kain velvet di Indonesia kebanyakan berasal dari luar negeri. Di impor langsung dari Negara-negara penghasil velvet yang telah bekerja sama. Bagi kaum kapitalis, segmen industri khususnya garmen memberikan keuntungan menjanjikan. Dan Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial bagi industri tersebut.

Fashion adalah kebutuhan primer yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Setiap orang membutuhkan pakaian. Hal ini mendorong perkembangan industri tekstil dan garmen secara global. Berbagai jenis kain termasuk velvet diproduksi untuk memenuhi permintaan pasar. Berikut adalah Negara penghasil velvet yang paling populer. 

#1 Kuba

Kuba adalah Negara produsen kain velvet yang cukup terkenal. Di Negara ini bahan yang digunakan sangat khas yaitu raffia. Penggunaan bahan raffia cukup unik karena sangat jarang namun itulah yang menjadi ciri khas velvet dari Kuba. 

Raffia sendiri adalah serat sintetis yang harganya cukup terjangkau. Serat ini dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuat velvet karena ketersediaannya melimpah. Sehingga hasil produksi berupa bahan velvet bisa dijual dengan harga terjangkau. Berbeda jika menggunakan bahan sutra asli. 

Meskipun dari bahan sintetis tetapi kualitas velvet dari Kuba sangat bagus dan diminati konsumen dari berbagai Negara termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri velvet asli Kuba dijual dengan harga yang masih terjangkau bagi semua kalangan. Pemanfaatannya sangat luas mulai dari pembuatan produk fashion hingga dekorasi.

Semakin meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bahan velvet saat ini mulai dikembangkan penggunaan bahan sintetis lain dalam pembuatannya. Polyester, viscose, nylon dan asetat mulai banyak digunakan di Kuba sebagai bahan pembuat velvet. Bahan sintetis ini juga ditambahkan bahan sutra untuk menghasilkan velvet yang lembut dan reflektif.

#2 China

China merupakan Negara yang sangat berdedikasi terhadap segmen bisnis dan perdagangan. Negara ini juga terkenal sebagai salah satu penghasil sutra terbaik di dunia. Tak heran jika kemudian banyak industri tekstil dan garmen menghasilkan berbagai macam pakaian terbuat dari bahan velvet.

Velvet yang diproduksi oleh China tak hanya menggunakan sutra asli tetapi juga bahan polyester. Bahan sutra yang digunakan menghasilkan velvet berkualitas tinggi yang sangat lembut dan dijual dengan harga mahal. Untuk satu meter kain yang dibuat dari sutra bisa dijual dengan harga mulai dari Rp1.000.000.

Velvet terbaik dari China bisa dinikmati di pasaran dalam negeri. Meskipun harganya cukup fantastis tapi bisa dilihat langsung perbedaannya dengan velvet lain. Bagi yang tidak menjangkau sutra asli tidak perlu khawatir. China juga memproduksi velvet dari campuran sutra dan polyester. Tentunya harga jualnya lebih terjangkau.

Salah satu perusahaan produsen velvet terbaik adalah Haining Xinyi Import&Export co.,Ltd. Perusahaan memproduksi berbagai jenis velvet dengan tingkatan kualitas berbeda. Sehingga mampu mengakomodasi kebutuhan kalangan atas maupun menengah ke bawah. Velvet biasa yang diproduksi di jual mulai dari Rp24.000/meter di Indonesia.

#3 Italia

Merupakan salah satu Negara yang menjadi kiblat fashion dunia Italia juga memproduksi velvet terbaik. Kain yang dihasilkan berkualitas tinggi standar Eropa. Velvet yang diproduksi dihiasi aksen bordiran bunga khas. Pemanfaatannya bukan hanya sebagai bahan pakaian atau dress mewah tetap juga digunakan sebagai dekorasi ruangan. 

Velvet yang diimpor langsung dari Italia bernilai eksklusif dan berharga mahal. Dijual mulai dari $5 per meter untuk velvet polos dan $85 per meter untuk velvet kombinasi bordir. Harga ini sangat sesuai dengan kualitas kain velvet dan keindahan yang disajikan.

Posted on Leave a comment

Beginilah Fungsi dan Bahan Pembuatan Kain velvet

Penggunaan kain velvet dalam dunia fashion sangat luas. Tidak hanya untuk pakaian jadi saja tetapi berbagai asesoris bisa dibuat dengan kain ini. Tentunya menggunakan jenis kain berbeda dari yang biasa digunakan untuk pakaian. Ada berbagai macam velvet yang beredar di pasaran dalam negeri.

Masing-masing jenis velvet memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri yang berpengaruh pada penggunaannya. Bahan yang tebal biasanya digunakan untuk aksesoris sedangkan jenis velvet lebih tipis digunakan sebagai bahan pembuat baju. Dari segi kenyamanannya tentu berbeda antara velvet tipis dan tebal. Berikut adalah fungsi velvet secara umum.

Fungsi Kain Velvet

Fungsi velvet yang paling banyak dikenal masyarakat adalah sebagai pembuat pakaian. Baik pakaian wanita formal, dress, gamis, bawahan maupun kerudung. Velvet digunakan untuk bahan pakaian formal seperti blouse, kemeja kantor dan dress pesta. Karakteristiknya sangat sesuai untuk acara formal dengan tampilan kilap yang elegan.

Velvet dari jenis tertentu juga bisa difungsikan sebagai gorden dan cover sofa. Umumnya memiliki ketebalan lebih tinggi dibanding velvet yang biasa digunakan dalam fashion wanita. pemanfaatan sebagai gorden dipilih karena mewah sehingga menambah keindahan ruangan. Begitu juga dengan pemanfaatan sebagai cover sofa.

Karakteristik velvet dengan kilap yang mewah dimanfaatkan juga untuk membuat tas wanita maupun dompet pesta. Dalam pembuatannya dikombinasikan dengan manik, batu-batuan, rajutan, sulam dan aksen menarik lainnya. Sehingga semakin menambah nilai estetika dan kemewahan tas maupun clutch tersebut.

Aksesoris pelengkap fashion wanita seperti bross, bandana, jepit rambut, pita juga banyak dibuat dari bahan velvet. Velvet adalah bahan yang fleksibel bisa dilipat menjadi berbagai bentuk aksen. Pemanfaatan sebagai asesoris bisa dikombinasikan dengan jenis hiasan lain seperti benang emas, batuan manik, permata dan sebagainya. 

Velvet juga umum digunakan sebagai inner atau dalaman tas. Meskipun ditempatkan pada bagian dalam tetapi secara keseluruhan akan menambah nilai jual. Produsen tas rajut banyak menggunakan inner dari bahan velvet. Selain melengkapi tas supaya lebih kokoh dalaman velvet juga membuat tas tampak mewah.

Bahan Pembuatan Kain Velvet

Velvet dibuat menggunakan alat tenun khusus yang menjalin dua bahan dengan ketebalan berbeda sekaligus. Kedua bahan tersebut kemudian dipotong dan dibentuk sehingga menghasilkan efek tumpukan. Maka bisa dilihat pada bahan velvet seperti terdiri 2 bahan padahal dalam 1 lembar kain.

Pada tahap menyatukan kedua bahan tersebut, keduanya dililitkan dengan cara memuntir. Teknik pembuatannya memang lebih rumit dibanding kain lain pada umumnya. Tak heran jika harga kain per-meternya cukup mahal. Namun saat ini ada banyak velvet jenis tertentu yang pengerjaannya dengan mesin otomatis.

Hasil kain dari proses pembuatan pabrikan umumnya lebih terjangkau. Masing-masing jenis velvet memiliki keragaman harga yang berpengaruh terhadap kualitas dan nilai estetikanya. Bahan yang digunakan untuk membuat velvet adalah sutra, rayon atau kombinasi keduanya. Velvet asli dibuat dari 100% sutra yang harganya cukup mahal.

Velvet dalam perkembangannya dibuat menggunakan campuran sutra dan rayon serta bahan lainnya agar menghasilkan kain bernilai lebih ekonomis terjangkau bagi semua kalangan. Selain rayon, kapas, linen, mohair dan wol juga dijadikan alternatif pembuatan velvet. Secara karakteristik tetap mewah dan menampilkan kilap pada permukaannya. 

Di Indonesia bahan wool jarang digunakan karena alasan kenyamanan. Wool memiliki sifat membuat hangat yang kurang cocok untuk daerah tropis. Beberapa alternatif bahan pembuat velvet tersebut dipilih karena lebih ramah kantong bagi semua kalangan. Sehingga bukan dari kalangan atas saja yang dapat menggunakan kain velvet.

Posted on Leave a comment

3 Jenis Kain Velvet dan yang Terpopuler di Indonesia

Kain velvet sangat identik dengan pakaian wanita. Digunakan untuk membuat dress, rok panjang, tunik, abaya, gamis serta kerudung. Acara pesta adalah momen tepat menggunakan pakaian berbahan velvet. Karena tampak elegan dan mewah dengan kilau pada permukaan kainnya. 

Velvet bisa digunakan secara tunggal untuk pakaian dan bisa juga dikombinasikan dengan bahan lain. Kebanyakan bahan velvet tersedia dalam warna polos yang fleksibel dipadupadankan dengan jenis bahan bermotif lainnya. Contohnya menggunakan kombinasi velvet dengan batik, atau dengan bahan brokat. Kenali dulu macamnya supaya kombinasinya tepat.

Macam-Macam Kain Velvet

Velvet tersedia dalam berbagai macam jenis. Masing-masing memiliki kemiripan dalam karakteristik namun tetap ada perbedaan. Macam velvet yang digunakan dalam industri garmen akan berpengaruh pada harga dan tujuan penggunaannya. Tidak hanya digunakan untuk pakaian velvet juga umum digunakan sebagai cover sofa, bed sheet maupun gorden. 

Mengenali jenis kain akan menambah wawasan terhadap perkembangan dunia fashion. Bagi yang masih belum paham terhadap sifat masing-masing kain bisa menjadi pertimbangan sebelum memilih. Beda kain beda kualitas kenyamanan, sama halnya dengan velvet. Mengenali jenisnya dapat sekaligus mengetahui kisaran harganya. 

Velvet cisele adalah jenis velvet yang dibuat menggunakan metode cut dan uncut loops. Hasil dari proses pembuatan metode ini adalah tumpukan bahan dengan pola yang khas. Namun secara sifat bahan masih mirip dengan velvet pada umumnya. Halus, ringan dan berbulu serta tampilannya elegan.

Jenis kedua adalah velvet sifon, sifatnya merupakan perpaduan antara velvet dan sifon. Bahan ini halus lembut dan transparan layaknya sifon. Kain seperti ini lebih cocok digunakan sebagai kerudung, selendang dan dress dengan furing. Penggunaan untuk pakaian dan gamis bisa dikombinasikan dengan bahan lain. 

Velvet embossed, sama halnya velvet biasa namun dimodifikasi menggunakan teknik emboss. Pada proses pembuatannya digunakan cetakan motif berbahan besi panas. Sehingga menghasilkan motif timbul pada permukaan kainnya namun jika diraba tetap terasa halus seperti tidak berpola. 

Motif emboss pada bahan velvet dibuat melalui proses yang rumit. Tak heran jika harga kain ini terbilang mahal. Namun sesuai dengan keindahan dan keunikannya terutama jika digunakan untuk membuat pakaian formal seperti gamis set kerudung atau dress. 

Kain Velvet Terpopuler di Indonesia

Indonesia merupakan pasar fashion yang sangat besar. Setiap kali muncul model terbaru dari pakaian dengan cepat menjadi hits dan penjualannya melesat. Fashion muslim adalah salah satu yang sedang booming. Kehadiran berbagai jenis pakaian muslim berbahan velvet menambah keragaman mode.

Velvet yang banyak dicari oleh konsumen tanah air adalah velvet polos. Lebih terjangkau dari segi harga oleh semua kalangan. Contohnya kerudung berbahan velvet polos bisa didapatkan dengan harga mulai dari Rp35.000/pcs dan untuk pashmina mulai dari Rp45.000/pcs.

Velvet polos bisa dibeli dengan harga Rp20.000/meter. Sangat terjangkau bagi pebisnis hijab. Umumnya velvet polos memiliki lebar bidang 110 cm ada juga 125cm sangat pas jika dijadikan sebagai kerudung segi empat maupun pashmina. Pembelian mulai dari 10 meter biasanya akan dihitung harga grosir.

Selain velvet polos di Indonesia juga populer dengan beredarnya velvet satin di pasaran. Banyak digunakan untuk dress, gamis dan juga kerudung. Biasanya dijual dalam bentuk gulungan jadi konsumen bisa membeli dengan hitungan per-meter. Harga standar untuk velvet satin mulai dari Rp25.000/meter. 

Adapun velvet embossed yang dijual di butik-butik tertentu namun tentu saja harganya jauh lebih mahal. Lebih banyak tersedia dalam bentuk pakaian jadi daripada kain lembaran. Kain velvet juga bisa ditemukan melalui toko online maupun marketplace dengan pembelian lebih praktis dan harga lebih variatif.

Posted on Leave a comment

Kain Velvet: Mengenal Sejarah, Perbedaan dan Tips Merawatnya

Kain velvet ikut meramaikan meriahnya perkembangan fashion tanah air. Menjadi salah satu kain yang banyak dicari oleh penggemar pakaian hijab. Velvet memiliki karakteristik halus dan mengkilap sangat elegan digunakan menjadi kerudung. Umumnya digunakan untuk melengkapi busana hijab formal seperti dress pesta dan baju kantor.

Meskipun digunakan untuk acara formal tetapi kerudung berbahan velvet cukup terjangkau. Bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp35.000/pcs. Bahan velvet yang paling diminati adalah warna-warna polos. Selain banyak variasinya, serasi untuk melengkapi pakaian warna dan motif apapun. Ingin mengenal lebih jauh bahan velvet, berikut penjelasannya!

Sejarah Kain Velvet

Kemunculan bahan velvet dimulai pada tahun 1440-1500, termasuk salah satu kain tertua. Terbuat dari bahan sutra eksklusif dan mahal yang dibuat secara khusus. Cara pembuatannya tidak mudah karena menggunakan bahan organic asli dari alam yang dihasilkan oleh ulat sutra. 

Pemintalan benang hingga pembuatan selembar kain dilakukan oleh pengrajin yang sudah ahli. Bahan velvet sarat benang sutra ini melambangkan kekayaan bagi siapapun yang mengenakannya. Tetapi pada zaman dahulu bahan ini hanya dimiliki oleh kaum bangsawan karena tidak terjangkau oleh rakyat biasa.

Produsen terbesar bahan velvet adalah Kairo-Mesir, pertama kali diperkenalkan ke Baghdad pada masa pemerintahan Harun Al-Rasyid oleh pedagang bernama Kashmiri. Berlanjut ke Andalusia melalui Ziryab hingga ke era Mamluk. Sebagian besar hasil produksi velvet dari Kairo diekspor langsung ke Venesia dan menyebar ke seluruh Eropa.

Pakaian dari bahan velvet juga dikenakan oleh raja dari kerajaan Mali. Pada masa pemerintahan Mehmed II, velvet banyak digunakan oleh juru masak kerajaan. Seragam asisten juru masak juga menggunakan bahan velvet sebagai pakaian selama bekerja. Sejak jaman dulu velvet memang terbatas penggunaannya oleh kalangan tertentu.

Perbedaan Kain Velvet Vs Lainnya

Saat ini velvet lebih banyak dibuat dari bahan sintetis supaya terjangkau oleh semua kalangan. Namun tidak menghilangkan karakteristiknya yang memiliki permukaan halus dan berkilau. Meskipun bahan pembuatnya serat sintetis tetapi velvet tetap nyaman digunakan. Kainnya empuk serta jatuh jika dikenakan sebagai dress, rok dan sebagainya.

Velvet ada beberapa macam salah satunya terbuat dari rayon. Karakteristiknya mirip dengan rayon yang adem, ringan dan jatuh meskipun teksturnya agak kaku. Pembuatannya lebih rumit dengan beberapa tahapan tak heran jika harganya juga mahal. Tetapi sebanding dengan kualitas bahan serta tampilannya yang mewah.

Tips Merawat Kain Velvet

Merawat kain dengan karakteristik khusus seperti velvet harus benar-benar diperhatikan. Sehingga tidak merusak serat kain dan menjadikannya lebih awet. Tips pertama dalam merawat bahan velvet adalah proses pencuciannya harus hati-hati. Hindari mencuci menggunakan mesin, sebaiknya dikucek manual dengan air dingin.

Bahan velvet lebih tahan terhadap noda dan kotoran akan lebih baik jika mencuci dengan cara dry clean. Meskipun membutuhkan biaya lebih dalam mencuci dengan metode ini tetapi dapat merawat pakaian lebih lama. Jika mencuci secara manual usahakan menjemur dengan cara didinginkan, dan tidak menggunakan spinner.

Velvet karakteristiknya halus, namun juga mudah kusut. Tetapi velvet sebaiknya tidak disetrika, cukup digantung dengan cara dibalik bagian dalam diluar. Menyetrika bahan velvet beresiko merusak serat kain menyebabkannya mengkerut. Lebih baik menggunakan setrika uap untuk bahan velvet.

Pakaian dari bahan velvet sebaiknya tidak disimpan dengan cara dilipat. Sebab dapat menyebabkannya kusut dan merusak tekstur permukaan kain. Melipat dan menumpuk dengan pakaian dari jenis kain lain juga beresiko serat tersangkut. Membeli kain velvet, perhatikan dahulu cara perawatannya sehingga bisa awet.