Posted on Leave a comment

Ingin Kain Poly Cotton Bebas Noda? Ini Cara Merawatnya!

Kain polycotton mulai naik daun setelah ramai digunakan sebagai kerudung dan item fashion hijab lainnya. Bersaing dengan bahan lain yang menawarkan kenyamanan dalam pemakaiannya seperti voal, paris dan sebagainya. Polycotton memiliki sifat yang menjadi idaman kaum hijaber karena halus dan lembut.

Polycotton sebenarnya adalah sebuah brand dari produsen kain. Nama sebenarnya untuk kain ini adalah double hycon yang merupakan hasil dari campuran dari bahan sintetis polyester dan bahan alami yaitu katun atau kapas. Memadukan kelebihan yang dimiliki oleh kedua bahan tersebut sehingga lebih berkualitas. 

Cara Merawat Kain Polycotton

Tujuan dari merawat pakaian berbahan poly cotton adalah untuk memperpanjang masa pakainya. Setiap kain memiliki usia tersendiri baik itu yang terbuat dari serat sintetis maupun alami. Pemakaian pakaian dalam jangka waktu tertentu akan menurunkan kualitasnya sehingga tidak nyaman lagi dipakai bahkan nilai estetikanya menurun.

Merupakan campuran dari serat alami kapas, karakteristik polycotton masih memiliki unsur kapas. Menyerap keringat dan dapat terkontaminasi oleh jamur maupun patogen lainnya. Meskipun tidak digunakan dan hanya disimpan di dalam lemari bahan ini tetap dapat mengalami kerusakan. Pakaian akan menjadi berbau dan seratnya menjadi rusak.

Cara Mencuci Polycotton

Merawat polycotton yang paling utama adalah dalam hal pencucian. Proses mencuci yang dilakukan secara berulang akan dapat merusak serat pakaian. Apalagi jika menggunakan bahan kimia secara berlebih. Mencuci pakaian berbahan poly cotton lebih baik dilakukan secara manual. Kucek dengan tangan hindari menggunakan sikat cuci dengan tekanan.

Jika menggunakan mesin cuci atur pada putaran sedang sehingga meminimalisir serat pakaian tersangkut bahan lain. Meskipun memiliki unsur polyester yang lebih tahan terhadap tarikan tetapi bahan ini dapat rusak karena proses pencucian berulang. Apalagi pakaian berbahan poly cotton yang memiliki aksen atau hiasan, akan cepat rusak.

Hal Penting Saat Mencuci Polycotton

Gunakan air dengan suhu rendah atau biasa pada saat mencuci. Kebiasaan yang sering dilakukan ketika mencuci baju adalah menggunakan air hangat dengan tujuan menghilangkan noda membandel lebih cepat. Padahal kebiasaan ini akan menyebabkan serat kain lebih cepat rusak. Baju akan mudah rapuh dan sobek.

Perhatikan label pada baju sebelum mencuci. Biasanya sudah ada petunjuk perawatan misalnya dilarang menggunakan bahan kimia secara berlebihan, tidak boleh menggunakan bleaching atau pemutih. Pemutih pakaian terbuat dari bahan kimia kuat, memang bisa membantu membersihkan noda tetapi efek sampingnya serat kain menjadi cepat rusak.

Hindari menggunakan deterjen secara berlebihan. Banyak yang beranggapan semakin banyak detergen semakin mudah noda hilang dari pakaian. Bisa saja benar tetapi kebiasaan ini menyebabkan proses pembilasan lebih sulit. Detergen yang masih tertinggal dapat menyebabkan warna pakaian cepat pudar, mudah ditumbuhi jamur serta menyebabkan bau.

Cara Menghilangkan Noda Kain Polycotton

Bahan polycotton sebenarnya bukanlah bahan yang perawatannya sulit. Karakteristiknya mirip dengan katun yang mudah dicuci ketika terkena noda. Tergantung pada jenis noda yang menempel pencuciannya harus disesuaikan. Jika noda debu dan kotoran cukup dicuci menggunakan detergen biasa kemudian dikucek ringan.

Noda minyak pada bahan polycotton bisa dihilangkan menggunakan detergen dan air hangat. Rendam selama maksimal 30 menit kemudian kucek atau dengan mesin cuci putaran sedang. Tidak perlu digosok menggunakan sikat cuci karena dapat merusak serat kain. 

Hindari menggunakan bleaching meskipun pada bahan berwarna putih. Lebih baik menggunakan perasan jeruk nipis dan air hangat untuk membantu menyamarkan noda pada pakaian. Agar lebih aman kain polycotton bisa dicuci menggunakan shampo atau sabun pencuci piring.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *