Posted on Leave a comment

Seperti Inilah Sejarah dan Kecanggihan dari Kain Taslan

Bagi pecinta olahraga dan aktifitas outdoor pastinya sudah sangat familiar dengan kain taslan. Bahan berkualitas yang banyak digunakan sebagai pakaian olahraga ini semakin dikenal dan menjadi item fashion wajib dimiliki. Karakteristiknya yang halus seperti katun tetapi nyaman dan halus ketika digunakan merupakan kelebihan bahan ini.

Mudah menarik minat konsumen untuk membeli pakaian berbahan taslan karena cepat kering dibanding katun. Bagi pecinta olahraga sifat bahan seperti inilah yang dicari. Memberi kenyamanan saat beraktivitas karena keringat tidak tertahan dan menyebabkan rasa dingin di kulit bahkan terkadang menyebabkan bau.

Sejarah Kain Taslan

Pada awalnya taslan adalah hasil dari proses bulking dan pembuatan benang menggunakan tekanan udara. Metode pembuatan bahan seperti ini pertama kali dilakukan oleh perusahaan DuPont pada 19 Oktober 1954. Tahun tersebut menandai kelahiran bahan taslan yang terkenal hingga saat ini.

Proses pembuatan benang dengan metode bulking tersebut sangat sederhana. Yaitu dengan memasukkan benang filament yang teruntai ke dalam nozzle jet kecil yang memiliki beberapa slack. Metode ini menggunakan tekanan udara hingga di atas 100 psi. Merupakan teknologi tinggi pada masa itu.

Tekanan  udara yang tinggi tersebut dihasilkan dari sebuah penyedot dan aliran udara turbulen. Tekanan tersebut menghasilkan benang dari benang filament. Benang yang dihasilkan tersebut memiliki karakteristik layaknya benang pintal. Pada masa itu benang pintal masih dibuat menggunakan metode manual belum banyak digunakan teknologi industri.

Metode pembuatan benang menggunakan tekanan udara tersebut disebut dengan taslanising. Teknologi pertama yang digunakan untuk membuat serat taslan. Metode yang saat ini digunakan oleh produsen taslan adalah hasil dari modifikasi cara terdahulu. Melalui beberapa tahap  penyempurnaan yang dilakukan oleh masing-masing produsen.

Berkembang dari daratan Eropa tepatnya di Negara Jerman, metode pembuatan taslan juga diterapkan di Asia. China adalah produsen terbesar saat ini yang menghasilkan taslan berkualitas ekspor. Tentunya menggunakan metode serupa yang dilakukan di Eropa dengan berbagai penyempurnaan. Sehingga menghasilkan bahan lebih banyak dalam waktu singkat. 

Kecanggihan Kain Taslan

Salah satu kecanggihan bahan taslan adalah dari segi pembuatannya yang menggunakan metode nanoteknologi. Hasilnya berupa bahan berkualitas yang sangat unik. Taslan menjadi bahan sintetis yang tahan terhadap air serta minyak. Sifat bahan seperti ini belum pernah ada sebelumnya. 

Digunakan untuk membuat jaket atau mantel bahan ini dapat menahan air dalam jumlah banyak. Cocok untuk digunakan di daerah subtropis pada musim dingin dimana kelembaban udara tinggi dengan suhu sangat rendah. Melindungi kulit dari suhu ekstrim yang menyebabkannya lebih cepat basah dan dingin. 

Bahan taslan anti minyak, menggunakan pakaian tidak perlu khawatir warnanya berubah karena tumpahan minyak. Minyak yang menempel pada pakaian umumnya sulit dihilangkan. Menyebabkan warnanya menjadi berbeda dengan kain aslinya selain itu sulit dihilangkan. Teknologi canggih pada bahan taslan memberikan solusi bagi kemungkinan tersebut. 

Keunikan lainnya adalah taslan anti api, tidak mudah terbakar dan cocok digunakan sebagai seragam damkar. Sifat ini dihasilkan dari bahan dasar yang digunakan yaitu polyamide yang dikombinasikan dengan phosphorylated chitosan (PSC). Bahan seperti khusus dimiliki taslan asli berkualitas tinggi dengan harga bahan relatif lebih mahal.

Begitu canggih teknologi yang digunakan untuk memproduksi taslan menjadikannya dijual dengan harga relatif lebih mahal dibanding bahan lain. Namun untuk beberapa jenis taslan diperuntukkan bagi kalangan menengah ke bawah yang dapat dibeli dengan harga terjangkau. Kain taslan saat ini bisa lebih fleksibel dan mudah didapatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *