Posted on Leave a comment

5 Karakter Kain Beludru yang Membuatnya Terlihat Glamour

Kain beludru adalah salah satu kain yang digemari para pecinta fashion terutama kaum hawa. Kain ini lebih dikenal sebagai bahan untuk membuat kebaya. Namun penggunaannya lebih banyak lagi bukan hanya dijadikan sebagai kebaya. Kain ini untuk jenis tertentu juga digunakan sebagai cover sofa atau kursi. 

Kebaya jawa kuno adalah salah satu jenis pakaian yang identik dengan beludru. Paling menjadi favorit adalah beludru berwarna hitam, marun dan hijau tua. Model kutu baru sangat digemari pada jaman dahulu. Lebih tertutup, glamour tetapi berkarisma dan menunjukkan karakteristik wanita jawa yang kalem.

Karakter Kain Beludru

Mengenal karakter setiap kain akan menambah wawasan sehingga dapat memilih kain dengan mudah sesuai tujuan penggunaannya. Setiap kain memiliki kelebihan dan kelemahan sama halnya dengan beludru. Jadi konsumen bisa menentukan kain yang tepat dalam membeli. Berikut ini adalah karakteristik beludru secara umum.

#1 Jenis Kain

Bahan yang digunakan dalam pembuatan beludru adalah katun dan sutra. Dari asal bahan pembuatnya sudah bisa ditebak bahwa kain ini halus, lembut dan ringan. Meskipun ada beberapa kualitas beludru berdasarkan ketebalannya tetapi secara umum kain ini eksklusif. Tidak begitu tampak perbedaan antara tipis dan tebal.

Selain menggunakan bahan dasar katun dan sutra juga digunakan beberapa bahan sintetis. Viscose, polyester dan bahan sintetis lainnya digunakan dengan tujuan menghemat biaya bahan baku. Sehingga hasil yang didapatkan dapat dijual dengan harga lebih terjangkau bagi semua kalangan.

#2 Semakin Tebal Lebih Mahal

Terdapat berbagai macam kualitas beludru yang dihasilkan dari proses pembuatannya. Umumnya beludru yang lebih tebal dijual dengan harga lebih mahal dibanding beludru tipis. Kenyamanannya tidak jauh berbeda namun beludru tebal lebih menggunakan jalinan benang lebih banyak. Lebih rapat dan tidak menerawang.

Beludru yang tebal lebih mudah dijahit dan dibentuk menjadi berbagai aksen. Untuk pembuatan kutu baru misalnya terdapat lipatan di bagian depan. Lebih mudah jika menggunakan beludru tebal tidak perlu menambahkan furing. Beludru yang tebal juga lebih rapi dan tidak mudah kusut.

#3 Sederhana Tapi Glamour

Kain beludru sangat simple, tanpa bordir ataupun payet sudah terlihat glamour dan mewah. Karena karakteristik bahannya yang mengkilap meskipun warnanya deep. Digunakan pada malam hari maupun siang tetap tampak menawan. Cukup dibuat sesuai model yang diinginkan.

#4 Terbuat dari Sutera Sampai Rayon

Terbuat dari sutra adalah keistimewaan bahan beludru. Sutera sendiri terkenal merupakan bahan organic yang mahal namun berkualitas tinggi. Halus, lembut dan jatuh merupakan kelebihan bahan sutra. Ketika digunakan bersama rayon membentuk bahan beludru hasilnya jatuh membentuk tubuh dengan anggun.

Bahan rayon dikombinasikan menghasilkan bahan beludru yang mudah menyerap keringat. Sehingga nyaman digunakan bahkan di siang hari. Tidak menyebabkan panas, gerah serta menimbulkan bau karena keringat. Leluasa dalam gerak dan mobilitas bahkan umumnya beludru memiliki sifat stretch.

#5 Embossed Velvet

Emboss merupakan efek dari bahan beludru ketika dilihat dari sudut tertentu. Menambah kesan menarik dan unik pada pakaian yang dikenakan. Pada malam hari akan tampak mencolok karena memantulkan cahaya lampu dari sekitarnya. Sifat ini semakin menambah elegan dan mewah beludru.

Beludru bisa dibuat polos tanpa aksen maupun hiasan apapun. Cukup tambahkan brooch di salah satu sisi depan pakaian yang dikenakan, akan tampak spesial. Jika menambahkan hiasan sebaiknya tidak berlebihan cukup pada bagian tepi saja. Kain beludru tetap maksimal menambah keanggunan dari karakteristik bahannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *