Posted on Leave a comment

Seperti Inilah Perbedaan Kain Toyobo Vs Ima dan Harganya

Mengapa perlu mengetahui perbedaan kain toyobo dan ima? Hal ini akan sangat berguna terutama bagi para pecinta fashion. Akan lebih mudah membandingkan kualitas keduanya dari segi karakteristik bahan dan harga. Meskipun masing-masing kain dalam industri tekstil memiliki kelebihan dan kekurangan.

Jika membeli kain atau pakaian secara online akan sulit mengetahui bagaimana ciri bahan pembuat yang digunakan. Umumnya hanya diberikan deskripsi jenis kainnya saja tidak secara jelas menggambarkan karakteristiknya. Mengetahui ciri bahan pada pakaian yang akan dibeli bisa dijadikan pertimbangan menentukan kualitas.

Kain Toyobo Vs Ima Slub

Toyobo dan ima slub atau katun ima sebenarnya hampir sama. Secara umum merupakan bahan katun yang diimport langsung dari Jepang. Kualitas kain katun yang diproduksi negeri sakura ini tidak perlu diragukan lagi. Jauh berbeda dengan katun lokal atau katun yang diproduksi dalam negeri dengan lisensi.

Kain ima slub memiliki ciri khas jalinan benang yang jelas tampak melintang dan membujur. Ima slub pada dasarnya serupa dengan katun ima polos tetapi lebih tebal serat kainnya sehingga mudah dibedakan. Begitu juga dengan toyobo, secara kasat mata mudah membedakannya. 

Dari segi kualitas ima slub berasa dibawah toyobo. Meskipun sama-sama memiliki kualitas import. Hal ini juga berpengaruh terhadap harga keduanya. Toyobo dibandrol lebih mahal sesuai kualitas yang terbilang super. Ima slub meskipun tak kalah dari kualitas tetapi terbilang ekonomis. 

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya

Kain Toyobo Vs Katun Ima

Katun ima memiliki serat lebih halus dibanding ima slub. Jika dibandingkan dengan toyobo katun ima lebih tipis. Tak heran jika katun ima lebih banyak digunakan sebagai kerudung atau pakaian hijab. Meskipun lebih banyak tersedia dalam warna polos tetapi justru diminati sebagai bahan gamis set kerudung.

Toyobo memiliki karakteristik serat lebih tebal dan jelas dibanding katun ima. Karena itulah kain ini jarang digunakan sebagai kerudung lebih banyak untuk pakaian formal. Meskipun begitu tingkat kenyamanan pemakaiannya tidak jauh berbeda. Keduanya bisa digunakan sebagai bahan pakaian sesuai untuk Negara tropis seperti Indonesia.

Perbedaan paling mencolok antara bahan toyobo dan katun ima adalah dari segi harganya. Toyobo jauh lebih mahal dibanding katun ima. Toyobo banyak digunakan untuk membuat pakaian formal seperti kemeja kantor, baju koko sampai gamis syar’i. Katun ima lebih banyak untuk pakaian sehari-hari dan set gamis.

Alasan Harga Kain Toyobo Meningkat Drastis

Alasan paling mendasar terhadap peningkatan harga kain adalah permintaan pasar. Ketika permintaan pasar meningkat terutama pada musim tertentu harga kain juga akan mengikuti. Contohnya 1 atau 2 bulan menjelang lebaran idul fitri umumnya harga kain menjadi lebih mahal. Sebab banyaknya permintaan untuk persiapan lebaran tersebut.

Permintaan meningkat juga terjadi pada musim haji. Umumnya kain ini digunakan sebagai seragam keluarga dan komunitas pengajian. Pembuatan baju koko dan gamis banyak menggunakan bahan berkualitas seperti toyobo. Bahan ini juga digunakan sebagai cinderamata atau oleh-oleh haji.

Semakin banyaknya produsen pakaian muslim menggunakan toyobo sebagai bahan dasar juga berpengaruh terhadap peningkatan harga. Setiap produsen dan online shop berlomba memberikan kualitas pakaian yang terbaik baik konsumen. Pemahaman konsumen terhadap kualitas dan karakteristik bahan ikut andil dalam hal ini. 

Perubahan tren fashion juga berpengaruh terhadap peningkatan harga suatu bahan termasuk juga toyobo. Jika sebelumnya pasaran gamis dan fashion muslim diramaikan dengan kaftan maka saat ini adalah masanya toyobo. Kain Toyobo bukan hanya digunakan untuk gamis tetapi juga koko atau set couple gamis dan koko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *