Wolfis atau disebut juga dengan woolpeach ini sifatnya jatuh, lembut, halus, dan tidak akan membuat Anda kegerahan saat cuaca panas. Disamping itu, dari segi harga juga masih terjangkau. Serat kainnya hampir tidak bisa dilihat. Sehingga bagi pemula, mungkin Anda akan kesulitan untuk mengenalnya pertama kali saat melihatnya.
Kain Wolfis Pilihan No.1 untuk Busana Muslim
Siapa sangka bila kebanyakan orang ternyata lebih mengenal bahan pembuatan wolfis dulu sebelum mengetahui jenis kain yang lainnya. Itu karena harganya yang murah sehingga hal ini membuatnya dipilih sebagai bahan pakaian busana muslim nomor 1 saat ini.
Jadi selain murah, kain ini juga ringan namun tidak transparan. Padahal bila dilihat sepintas, bahan pakaian ini termasuk golongan kain yang tipis. Namun meskipun begitu, wolfis sering digunakan oleh berbagai macam konveksi untuk pembuatan gamis syar’i dan hijab.
Karena bahan ini memiliki karakteristik yang lebih bagus daripada bahan pakaian pada umumnya. Selain itu dari segi harga juga sangat ekonomis. Itulah sebabnya banyak yang memilihnya karena sudah pasti memberikan keuntungan tersendiri bila dijadikan sebagai bahan pembuat pakaian untuk bisnis.
Kelebihan Kain Wolfis

Apa yang dimiliki oleh wolfis merupakan bentuk dari kelebihannya. Nah, berbicara tentang kelebihannya, wolfis memiliki banyak kelebihan yang menarik. Di bawah ini adalah beberapa kelebihan dari wolfis yang jarang disadari oleh orang-orang, antara lain:
Nah itu tadi adalah kelebihan dari kain wolfis yang bisa dijadikan sebagai bahan referensi ketika Anda bingung memilih jenis kain yang banyak beredar. Dengan memahami kelebihan dan karakteristiknya, hal ini akan membantu Anda untuk menemukan pilihan kain yang tepat sesuai kebutuhan. Sehingga hasil pembuatan bajunya bisa sesuai harapan Anda.
]]>Sehingga bahan pakaian ini mudah ditemukan dimana-mana. Itulah sebabnya banyak orang memilihnya sebagai bahan pembuatan pakaian karena selain ringan, mudah ditemukan, dan harganya juga murah. Jadi pas untuk kantong siapa saja. Penasaran seperti apa karakteristiknya?
Karakteristik Kain Wolfis

Di bawah ini adalah 7 ciri khas dari wolfis yang patut diperhatikan bila Anda ingin membelinya, antara lain:
Cara Membedakan Wolfis Premium Vs Murah

Bahan wolfis ini ternyata memiliki tipe yang berbeda-beda bila dilihat dari kualitasnya. Ada yang grade premium, ada juga yang murahan. Selain memiliki 2 perbedaan khusus bila dilihat dari grade-nya, ternyata variannya ada banyak. Yaitu monalisa, jasmine, dll. Semuanya termasuk bahan wolfis.
Itulah sebabnya bila Anda hanya membandingkan dari segi harga saat berkunjung ke satu toko ke toko lainnya, maka itu sangat membuang waktu saja. Terlebih bila Anda belum tahu wujud dan bahan kainnya langsung. Namun umumnya perbedaan garis besar wolfis yang premium dan murahan itu sangat mencolok.
Bahan premium wolfis itu mudah jatuh, halus, dan tidak transparan. Sedangkan yang murahan itu teksturnya halus, jatuh, namun memiliki serat yang cukup longgar, dan terlihat transparan. Jadi dilihat dari manapun, perbedaannya sangat terlihat sekali bila dibandingkan secara langsung. Maka dari itu perhatikan baik-baik sebelum memilihnya supaya mendapatkan kain wolfis yang premium.
]]>Meskipun begitu, jenis kain ini tidak tembus pandang. Tidak hanya itu saja, warna printingnya juga terlihat lebih hidup bila menggunakan wolfis dibandingkan menggunakan kain katun, sifon, dan jenis kain pada umumnya. Sehingga tak heran bila bahan pakaian ini sering digunakan sebagai pembuatan busana muslim.
Kain Wolfis Populer Bagi Kaum Muslim
Berbicara tentang pilihan warnanya, wolfis memiliki banyak pilihan. Sehingga Anda bisa menyesuaikan warnanya sesuai selera. Umumnya bagi orang Timur Tengah, mereka sangat menyukai warna hitam untuk bahan dasar pembuatan abaya. Selanjutnya, bahan tersebut diekspor ke negara di kawasan Timur Tengah (umumnya berwarna hitam).
Ketika sudah sampai di kawasan timur tengah, biasanya bahan pakaian ini direndam lagi memakai pewarna berwarna hitam pekat. Sehingga terbentuklah jenis kain jetblack. Warna hitam dari wolfis ini kerap digunakan oleh wanita Arab untuk busana muslim. Itu karena disana warna hitam disebut sebagai warnanya wanita.
Sedangkan pria menggunakan warna putih sebagai kebalikannya. Berkaitan dengan penggunaan busana muslim, wolfis ini biasanya dibuat untuk satu set gamis syar’i yang lengkap dengan jilbab panjangnya dengan cadarnya. Sementara untuk pria, wolfis umumnya digunakan untuk pembuatan baju koko.
Melihat hal tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa umumnya yang memakai bahan kain ini adalah para muslimah. Mengingat tekstur kainnya tidak transparan namun juga tidak begitu tebal. Sehingga hal ini membuatnya cocok sekali digunakan untuk wanita berhijab. Karena saat dipakai terasa nyaman, tidak sumpek ketika dipakai melakukan aktivitas.
Tidak sampai disitu saja, bahan pakaian ini juga sering dijadikan sebagai bahan pembuatan celana dan rok. Itu karena saat ini banyak wanita melakukan kegiatan di lapangan, sehingga hal ini membuat bahan pakaian ini tetap indah dan syar’i digunakan oleh wanita yang aktif.
Perbedaan Bahan Wolfis Terbaik Vs Murah

Saat ini ada banyak kualitas wolfis yang dijual di pasaran. Maka dari itu Anda harus bisa membedakan antara bahan yang terbaik dan murah. karena nyatanya ada banyak pilihan kualitas wolfis yang ditawarkan oleh pabrik. Sehingga hal ini membuat penggunanya harus lebih pandai melihat kualitasnya.
Tidak hanya itu saja, umumnya setiap pabrik juga memproduksi wolfis dengan berbagai macam warna yang kontrasnya berbeda. Meskipun pilihan warna yang ditawarkan ada banyak, namun biasanya pengguna akan kesulitan untuk menemukan warna yang sama seperti saat pertama kali membelinya. Hal ini sering terjadi pada kebanyakan orang.
Kecuali bila Anda memilih warna batik seperti putih dan hitam atau beberapa warna dasar yang lain. Mungkin warna tersebut masih bisa ditemukan di beberapa penjual kain. Maka dari itu sebaiknya carilah bahan wolfis yang premium dengan melihat secara keseluruhan baik dari tekstur warnanya sampai tingkat jatuhnya kain.
Sehingga Anda bisa menemukan jenis kain wolfis yang berkualitas. Karena meskipun harganya murah, bukan berarti bila Anda harus berdiam diri saja dan menggunakan bahan yang seadanya saja. Dengan banyaknya pilihan, hal ini memberikan kesempatan untuk Anda supaya dapat menemukan bahan pakaian yang terbaik sesuai kebutuhan.
]]>Lebih menariknya lagi adalah dari segi harga sudah pasti sangat terjangkau. Dengan segala kelebihannya itu membuat kain ini cukup populer. Namun meskipun begitu ternyata dibalik keindahan dan kelebihannya, wolfis masih memiliki kelemahan yang perlu dipahami bagi penggunanya.
Dengan memahami beberapa kelemahannya sejak dini, tentunya ini akan membantu Anda untuk menilai apakah wolfis merupakan kain yang memang Anda butuhkan saat ini. Sehingga Anda tahu apakah kain ini cocok untuk memenuhi kebutuhan Anda dalam pembuatan baju.
Kekurangan Kain Wolfis

Selain memiliki banyak kelebihan, ternyata wolfis juga menyimpan beberapa kelemahan lainnya yang perlu dipahami oleh pengguna. Maka dari itu bila Anda tertarik untuk menggunakan bahan kain ini, sebaiknya perhatikan dulu beberapa poin penting di bawah ini seputar kelemahan dari wolfis, antara lain:
Catatan Penting!
Satu hal yang perlu diingat dari bahan ini adalah kainnya sedikit tipis. Meskipun bila dibandingkan dengan ceruti, sifon, katun ima, dan katun supernova, wolfis itu lebih tebal dari beberapa kain tersebut. Namun ternyata bila dijadikan sebagai pembuatan jilbab dan gamis syar’i, ternyata wolfis kurang ideal.
Itu karena sifat kainnya sangat tipis dan jatuh. Sehingga hal ini membuat wolfis bisa membentuk lekuk tubuh seorang wanita yang menggunakan gamis syar’i pada gerakan tertentu. Bahkan meskipun sudah memakai ukuran yang lebih besar, kain ini masih tetap membentuk lekuk tubuh.
Khususnya bila mereka membungkuk dan duduk. Padahal hampir sebagian besar rumah produksi dan gamis syar’i lebih sering menggunakan wolfis sebagai bahan pembuatan pakaian. Maka dari itu sebaiknya perhatikan dulu tujuan awalnya, Anda ingin membuat apa dulu sebelum memilih kain wolfis.
]]>Wollycrepe atau wolfis cukup identik dan banyak dikenal pecinta fashion. Tetapi bagi orang awam memandang kedua kain ini memiliki fungsi sama untuk digunakan sebagai pakaian. Banyak dijual melalui online shop berbagai jenis pakaian berbahan wollycrepe dan wolfis. Agar tidak salah pilih perlu diketahui masing-masing perbedaannya.
Perbedaan Kain Wollycrepe dan Wolfis
Perbedaan kain wollycrepe dan wolfis tampak pada massing-masing karakteristiknya. Mengetahui perbedaan keduanya bisa menjadi pengetahuan dasar dalam memilih bahan pakaian. Menjadi salah satu pertimbangan ketika membeli pakaian secara online. Dengan mudah calon konsumen akan mengetahui masing-masing kualitas, kenyamanan dan kesesuaian harga.

Perbedaan yang pertama kali dapat mudah dikenali adalah dari serat kain. Wollycrepe memiliki serat kain agak besar dan tampak jelas. Serat kain pada wollycrepe memiliki motif saling silang. Sedangkan wolfis lebih halus. Serat kainnya tidak tampak jelas seperti halnya wollycrepe.
Tekstur kain jenis wollycrepe agak kasar dan jika diraba akan terasa seperti pasir. Itulah sebabnya kain jenis ini lebih kesat dan cocok digunakan untuk kerudung karena tidak licin. Bahan wolfis sangat halus ketika diraba dan agak licin. Bahan ini jarang digunakan sebagai kerudung.
Wollycrepe lebih tebal dan berat jika dibanding wolfis. Wollycrepe jika digunakan sebagai dress memiliki karakteristik jatuh dan agak mengembang. Bahan wolfis lebih tipis dan ringan tetapi tidak menerawang jika digunakan sebagai dress. Bahan wolfis lebih membentuk lekuk tubuh dibanding wollycrepe.
Dari segi harga wollycrepe sedikit lebih mahal jika dibanding wolfis. Wollycrepe biasa dijual Rp35.000/meter sedangkan wolfis Rp26.000/meter. Jika dalam bentuk pakaian jadi atau kerudung bahan wollycrepe akan lebih mahal meskipun secara umum kualitasnya tidak jauh berbeda.
Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya
Ketika membeli pakaian atau bahan wollycrepe maupun wolfis yang harus menjadi catatan adalah bahwa keduanya tidak menyerap keringat. Lebih cocok digunakan untuk pakaian resmi atau untuk malam hari. Sebab akan memberikan efek panas jika digunakan dalam waktu lama.
Kelebihan Wollycrepe Dibandingkan Wolfis

Wollycrepe lebih nyaman digunakan sebagai kerudung karena tidak licin. Sehingga digunakan sehari-hari lebih fleksibel tidak mengganggu keleluasaan gerak. Bisa untuk kerudung sehari-hari maupun acara resmi. Begitu juga ketika digunakan sebagai dress atau gamis. Tidak menampakkan lekuk tubuh pemakainya sehingga tetap percaya diri.
Wollycrepe banyak digunakan sebagai pakaian muslim dan kerudung dibanding bahan wolfis. Meskipun sama-sama tidak menerawang ketika digunakan tetapi ketebalan wollycrepe lebih baik dibanding wolfis. Sehingga tidak ngeplak ketika digunakan baik untuk dress, pakaian muslim maupun kerudung. Wollycrepe juga bisa diaplikasikan dengan bahan lain seperti katun.
Tersedia dalam berbagai warna polos mulai dari yang tegas sampai warna pastel. Menjadi favorit para produsen baju muslim terutama online shop karena peminatnya banyak. Meskipun harga bahan dasarnya lebih mahal tetapi lebih diminati. Salah satunya karena tekstur seperti pasirnya yang khas dan unik.
Meskipun tidak menyerap keringat tetapi karena jatuhnya bahan agak mengembang sehingga sirkulasi udara tetap baik. Tidak menyebabkan gerah berlebih meskipun dipakai ketika siang hari. Dan tidak menahan suhu dingin ketika malam hari. Kain wollycrepe juga lebih tebal sehingga lebih elegan digunakan sebagai pakaian khususnya dress.
]]>