Fashion anak muda sangat beragam dan seolah selalu bertambah variasinya setiap hari. Meskipun begitu belum banyak yang memakai bahan toyobo karena kurangnya variasi motif. Tren fashion anak muda umumnya lebih ceria dengan berbagai warna dan corak. Bagi yang ingin berkreasi bisa menyimak beberapa ide berikut.
#1 Cek Bahan Kainnya!
Sebelum menggunakan kain toyobo untuk berkreasi ada baiknya memastikan kualitasnya. Perlu diketahui karakteristiknya supaya tidak salah pilih antara kualitas ori dan KW. Perlu diingat bahwa katun pada dasarnya adem, halus dan menyerap keringat. Begitu juga dengan toyobo namun secara spesifik lebih ringan, tebal tidak menerawang.
Jika menemui bahan dengan karakteristik seperti ini bisa dipastikan toyobo. Selain dari karakteristik tersebut bisa juga diketahui dari harganya. Umumnya toyobo dijual Rp45.000/meter, jika menemukan harga dibawah standar bisa jadi bahan tersebut KW. Teliti sebelum membeli jangan hanya tergiur harga murah.
#2 Model Lonceng

Tren pakaian dengan lengan model lonceng masih sangat diminati meskipun merupakan model lama dunia fashion. Lebih adem karena memungkinkan sirkulasi udara lancar, tidak terlalu ketat. Model ini akan sangat menarik jika menggunakan bahan toyobo dengan sifatnya yang jatuh namun tidak goyor.
Lengan lonceng akan lebih kekinian dengan variasi ruffles yang simple. Selain itu bisa dipadupadankan dengan bawahan rok mini atau span. Warna yang bisa digunakan untuk lengan model lonceng sangat variatif. Untuk bawahan bisa menggunakan warna deep agar terkesan lebih langsing.
#3 Terusan Hitam Beraksen Layer
Kain toyobo memang banyak digunakan untuk dress maupun gamis. Maka tidak akan kesulitan membuatnya menjadi terusan beraksen layer. Lebih tampil kekinian dan dinamis mencerminkan jiwa anak muda masa kini. Sedangkan warna hitam bisa dicoba karena netral namun elegan.
Terusan berwarna hitam secara umum banyak disukai dan menjadi salah satu warna pakaian yang wajib dimiliki. Warna netral, bisa digunakan di setiap kesempatan. Namun terlihat anggun bagi pemakainya. Bisa digunakan oleh semua kalangan baik untuk acara formal maupun santai.
#4 Terusan Beda Motif Untuk Hangout
Bagi anak muda toyobo memang terkesan agak kaku karena lebih banyak tersedia dalam warna polos. Untuk mensiasatinya bisa dengan mengkombinasikan berbagai motif. Bahan toyobo memiliki kerapatan tinggi yang memudahkannya dikreasikan dengan bahan lain. Agar lebih terlihat segar bisa memadukan motif bunga atau batik.
Pilih warna yang kontras sehingga motif tetap jelas terlihat namun tidak mengesampingkan warna polos toyobo. Misalnya memadukan warna bahan toyobo putih dengan bahan shifon motif bunga warna-warni. Atau bahan dasar terusan hitam dengan motif batik warna coklat muda. Bahan polos sangat cocok dijadikan inner.
Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya
#5 Kombinasikan Gamis dengan Warna Deep
Ingin tampil kalem dan syar’I bisa dengan mengkombinasikan gamis berwarna deep. Misalnya navy, dark tosca, merah marun atau hitam. Selain lebih aman karena tidak mencolok warna polos tersebut lebih tegas. Simple dan bisa digunakan untuk acara semi-formal. Agar tampil kekinian bisa dipadukan dengan asesoris lain.
Ingin lebih playfull khususnya bagi anak muda bisa menggunakan toyobo sebagai overall. Lebih fleksibel karena bisa dipadukan dengan dalaman polos lainnya. Bisa juga menggunakan kaos atau blus bermotif lembut. Menggunakan kain toyobo bisa disesuaikan tren fashion dengan mix and match warna.
]]>Toyobo terkenal karena merupakan bahan yang langsung diimpor dari Jepang. Tidak diragukan lagi kualitasnya apalagi jika mengetahui harga per-meternya. Material toyobo banyak digunakan untuk membuat berbagai jenis pakaian wanita. Pebisnis online umumnya mencantumkan material toyobo pada deskripsi produknya. Supaya lebih mengenal, berikut adalah karakteristik toyobo.
Ciri-Ciri Kain Toyobo KW
Kain KW pada dasarnya mudah dikenali dari arakteristiknya yang tidak sesuai standar. Toyobo memiliki ciri khas halus, adem, tebal namun ringan dan awet. Produk tiruan dari kain ini pasti akan memiliki karakteristik bertolak belakang. Bisa jadi lebih kasar dan kurang nyaman digunakan.
Namun bagi orang yang masih belum familiar dengan toyobo bisa mengenali produk KW dari harganya. Ciri ini paling mencolok dan mudah ditebak seperti apa kualitas bahannya. Toyobo di pasaran dijual dengan harga Rp45.000/meter. Jadi jika mendapati harga toyobo dibawah bandrol tersebut perlu dicurigai keasliannya.
Ciri lainnya dari segi kualitas. Toyobo asli lebih kuat tidak mudah luntur dan tahan lama bahkan setelah mengalami proses cuci jemur berulang kali. Bahan yang mudah luntur atau berubah warna setelah pencucian bisa dipastikan KW. Jadi teliti sebelum membeli jangan hanya tergiur harga murah.
Fungsi Kain Katun Toyoba

Toyobo secara umum digunakan untuk pakaian baik wanita, pria dan anak-anak. Toyobo digunakan untuk baju koko, kemeja kantor baik pria maupun wanita, gamis dan baju anak. Fungsi toyobo sebagai pakaian ini didiukung oleh karakteristiknya yang nyaman. Sehingga bukan hanya orang dewasa tetapi juga untuk anak-anak.
Kain jenis katun berkualitas ini juga banyak difungsikan sebagai bahan pembuat gamis. Gamis dipilih berbahan katun karena bentuknya yang tertutup sehingga dibutuhkan bahan breathable. Toyobo cukup baik dalam menyerap keringat dan kelembaban sehingga nyaman digunakan sebagai pakaian di siang hari.
Selain gamis, toyobo juga digunakan untuk bahan seragam komunitas dan baju almamater. Bahan ini nyaman digunakan untuk aktifitas di luar ruangan bahkan pada saat cuaca panas karena sifatnya yang mudah menyerap keringat. Bahannya tebal dan awet memudahkan gerak tanpa takut sobek atau melar.
Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya
Kekurangan Kain Toyoba
Dibalik kualitasnya yang super dan tidak perlu diragukan lagi, toyobo memiliki kekurangan salah satunya adalah tidak terdapat kain bermotif. Toyobo tersedia dalam berbagai varian warna polos. Jadi bagi yang menyukai bahan atau pakaian bermotif tidak sesuai jika memilih toyobo meskipun kualitasnya bagus dan awet.
Harganya lumayan lebih mahal dibanding jenis bahan katun pada umumnya. Jika akan menggunakan toyobo untuk kebutuhan komersial maka harus diperhitungkan harga jualnya. Sehingga tepat dalam menentukan kebutuhan bahan. Usahakan tepat ukuran sehingga lebih efisien biaya produksi tetapi hasil penjualannya bisa maksimal.
Menggunakan toyobo untuk produksi pakaian jangan lupa menentukan pasarnya terlebih dahulu. Karena nilai jualnya akan lebih mahal dibanding pakaian berbahan katun lainnya sebaiknya bidik pasar dari kalangan menengah ke atas. Lebih sesuai dari segi kualitas, jenis pakaian serta daya beli.
Kekurangan lain adalah perlunya perawatan khusus. Tidak seperti bahan katun pada umumnya yang mudah dicuci jemur dan setrika, toyobo harus diperlakukan spesial. Usahakan untuk tidak terlalu banyak menggunakan bahan kimia ketika mencuci. Pada proses setrika kain toyobo juga membutuhkan suhu sedang supaya tidak cepat rusak.
]]>Jika membeli kain atau pakaian secara online akan sulit mengetahui bagaimana ciri bahan pembuat yang digunakan. Umumnya hanya diberikan deskripsi jenis kainnya saja tidak secara jelas menggambarkan karakteristiknya. Mengetahui ciri bahan pada pakaian yang akan dibeli bisa dijadikan pertimbangan menentukan kualitas.
Kain Toyobo Vs Ima Slub
Toyobo dan ima slub atau katun ima sebenarnya hampir sama. Secara umum merupakan bahan katun yang diimport langsung dari Jepang. Kualitas kain katun yang diproduksi negeri sakura ini tidak perlu diragukan lagi. Jauh berbeda dengan katun lokal atau katun yang diproduksi dalam negeri dengan lisensi.
Kain ima slub memiliki ciri khas jalinan benang yang jelas tampak melintang dan membujur. Ima slub pada dasarnya serupa dengan katun ima polos tetapi lebih tebal serat kainnya sehingga mudah dibedakan. Begitu juga dengan toyobo, secara kasat mata mudah membedakannya.
Dari segi kualitas ima slub berasa dibawah toyobo. Meskipun sama-sama memiliki kualitas import. Hal ini juga berpengaruh terhadap harga keduanya. Toyobo dibandrol lebih mahal sesuai kualitas yang terbilang super. Ima slub meskipun tak kalah dari kualitas tetapi terbilang ekonomis.
Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya
Kain Toyobo Vs Katun Ima
Katun ima memiliki serat lebih halus dibanding ima slub. Jika dibandingkan dengan toyobo katun ima lebih tipis. Tak heran jika katun ima lebih banyak digunakan sebagai kerudung atau pakaian hijab. Meskipun lebih banyak tersedia dalam warna polos tetapi justru diminati sebagai bahan gamis set kerudung.
Toyobo memiliki karakteristik serat lebih tebal dan jelas dibanding katun ima. Karena itulah kain ini jarang digunakan sebagai kerudung lebih banyak untuk pakaian formal. Meskipun begitu tingkat kenyamanan pemakaiannya tidak jauh berbeda. Keduanya bisa digunakan sebagai bahan pakaian sesuai untuk Negara tropis seperti Indonesia.
Perbedaan paling mencolok antara bahan toyobo dan katun ima adalah dari segi harganya. Toyobo jauh lebih mahal dibanding katun ima. Toyobo banyak digunakan untuk membuat pakaian formal seperti kemeja kantor, baju koko sampai gamis syar’i. Katun ima lebih banyak untuk pakaian sehari-hari dan set gamis.
Alasan Harga Kain Toyobo Meningkat Drastis

Alasan paling mendasar terhadap peningkatan harga kain adalah permintaan pasar. Ketika permintaan pasar meningkat terutama pada musim tertentu harga kain juga akan mengikuti. Contohnya 1 atau 2 bulan menjelang lebaran idul fitri umumnya harga kain menjadi lebih mahal. Sebab banyaknya permintaan untuk persiapan lebaran tersebut.
Permintaan meningkat juga terjadi pada musim haji. Umumnya kain ini digunakan sebagai seragam keluarga dan komunitas pengajian. Pembuatan baju koko dan gamis banyak menggunakan bahan berkualitas seperti toyobo. Bahan ini juga digunakan sebagai cinderamata atau oleh-oleh haji.
Semakin banyaknya produsen pakaian muslim menggunakan toyobo sebagai bahan dasar juga berpengaruh terhadap peningkatan harga. Setiap produsen dan online shop berlomba memberikan kualitas pakaian yang terbaik baik konsumen. Pemahaman konsumen terhadap kualitas dan karakteristik bahan ikut andil dalam hal ini.
Perubahan tren fashion juga berpengaruh terhadap peningkatan harga suatu bahan termasuk juga toyobo. Jika sebelumnya pasaran gamis dan fashion muslim diramaikan dengan kaftan maka saat ini adalah masanya toyobo. Kain Toyobo bukan hanya digunakan untuk gamis tetapi juga koko atau set couple gamis dan koko.
]]>Di Indonesia pemanfaatan kain seperti ini lebih banyak untuk membuat pakaian jadi. Meskipun lebih banyak dikenal kain katun tetapi kehadiran toyobo menjadi daya tarik tersendiri industri fashion tanah air. Kain ini sangat populer di kalangan online shop dan fashion hijab.
Kain Toyobo Vs Katun Biasa

Toyobo atau sering disebut toyobo ori sebenarnya merupakan salah satu jenis bahan katun namun berkualitas tinggi. Tak heran jika kain ini masuk dalam jenis kain mahal dan eksklusif. Jika dibandingkan dengan katun biasa sangat jauh. Mulai dari segi harga hingga karakteristik bahannya.
Toyobo lebih unggul secara karakteristik dibanding katun biasa. Adem, halus, tidak terlalu tebal, ringan dan tidak menerawang. Kain ini banyak digunakan untuk membuat kemeja formal, baju koko, baju anak, pakaian wanita syar’I dan kerudung. Sangat cocok digunakan untuk pakaian di daerah tropis seperti Indonesia.
Serat kain rapat, mulus dan rapi adalah keunggulan toyobo dibanding katun biasa. Kain ini sangat awet digunakan jangka panjang. Tidak mudah rusak karena proses cuci jemur berulang-ulang. Maka sering digunakan untuk pakaian formal pria selain rapi lebih lama juga terbilang awet.
Sama-sama dari bahan katun yang tidak membentuk lekuk tubuh jika digunakan sebagai pakaian muslim. Namun toyobo umumnya lebih mahal jika dibanding dengan pakaian dari bahan katun biasa. Bahan katun meskipun menyerap keringat tetapi tidak seadem toyobo.
Dari segi harga pakaian berbahan katun biasa lebih murah dibanding toyobo. Tetapi pakaian berbahan toyobo memiliki kualitas yang sepadan dengan harga. Toyobo lebih eksklusif dan elegan sehingga lebih banyak digunakan untuk pakaian formal seperti kemeja kantor, koko maupun gamis.
Dijual dengan harga Rp45.000/meter. Sehingga jika mendapati harga kain dibawah itu bisa dipastikan toyobo KW. Ada banyak jenis katun yang beredar di pasaran dan toyobo merupakan katun berkualitas tinggi. Dibawahnya ada katun jepang, katun ima dan sebagainya hingga katun biasa.
Baca Juga: Kenali 7 Jenis Kain Fleece Berikut Ini sebelum Menggunakannya
Kain Toyobo Fodu

Toyobo fodu adalah toyobo yang paling bagus dengan kualitas super. Tidak perlu diragukan lagi kualitas impor dari kain ini. Jika toyobo ori dibandrol dengan harga Rp45.000/meter, toyobo fodu bisa mencapai Rp70.000/meter. Karakteristiknya sangat unik dan eksklusif dan sering digunakan sebagai bahan jadi oleh perusahaan besar.
Toyobo fodu lebih halus dengan serat kain kecil yang sangat rapat. Sangat nyaman digunakan sebagai pakaian bahkan di daerah tropis yang cenderung lembab dan panas. Kain ini sangat breathable sehingga tidak menyebabkan gerah meskipun digunakan untuk pakaian gamis. Lebih sejuk karena sirkulasi udara tetap lancar.
Halus, ringan dan tidak menerawang cocok digunakan untuk set gamis. Gamis dari bahan toyobo fodu ini sangat elegan. Tak heran jika dibandrol dengan harga ratusan ribu karena sesuai dengan kualitas butik. Kerudung dari bahan ini juga sangat nyaman, menyerap keringat dan ringan. Variasi warna lengkap sehingga memberi keleluasaan calon konsumen dalam memilih. Mulai dari warna gelap hingga warna muda ceria. Karena termasuk kain eksklusif yang mahal tak heran jika banyak tiruannya. Maka penting mengetahui karakteristik kain toyobo sebelum memilih supaya tidak salah dengan yang KW.
]]>