Warning: include_once(/home/sibuddyc/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-phase1.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/sibuddyc/public_html/wp-content/advanced-cache.php on line 22

Warning: include_once(): Failed opening '/home/sibuddyc/public_html/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-phase1.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/sibuddyc/public_html/wp-content/advanced-cache.php on line 22

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/sibuddyc/public_html/wp-content/advanced-cache.php:22) in /home/sibuddyc/public_html/wp-includes/feed-rss2.php on line 8
kain songket – Kain Spandex Lycra Bandung Sahabatex https://sibuddy.com Supllier Jual Kain Spandex Lycra Jersey Drifit dan Bahan Kaos Fri, 04 Sep 2020 03:06:04 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 179981349 6 Pilihan Motif Kain Songket yang Terkenal di Asia https://sibuddy.com/blog/2020/10/14/6-pilihan-motif-kain-songket-yang-terkenal-di-asia/ https://sibuddy.com/blog/2020/10/14/6-pilihan-motif-kain-songket-yang-terkenal-di-asia/#respond Wed, 14 Oct 2020 08:00:00 +0000 https://sibuddy.com/?p=403 Motif kain songket sangat khas dan eksklusif menggambarkan karakteristik kebudayaan. Bukan hanya di Indonesia kain ini bisa ditemui di Negara-negara Asia Tenggara. Malaysia, Singapura, Brunei dan Thailand memiliki songket dan umum digunakan pada acara-acara tertentu. Songket sangat khas dengan budaya Melayu.

Songket merupakan kain mewah yang dalam pembuatannya digunakan benang berkualitas dan eksklusif. Benang katun dan sutera digunakan sebagai pola dasar pada kain sedangkan untuk membuat motif digunakan benang emas dan perak. Karakteristik kain ini berkilau karena efek dari benang pembuat motif tersebut.

#1 Songket Lepus

Songket Lepus adalah salah satu motif yang terkenal dan banyak diminati konsumen. Lepus maksudnya adalah menutupi, dalam hal ini menggambarkan benang warna emas yang menutupi hampir seluruh kain. Tetapi tidak sekedar menutupi warna emas tersebut membentuk pola khusus seperti bintang, berantai, ulir dan sebagainya.

#2 Songket Tawur

Kain songket juga dibuat dengan motif menyebar atau tawur disebut dengan songket tawur. Motif yang tampak pada permukaan kain tidak menutup seluruh permukaan tetapi menyebar dalam bentuk kelompok kecil. Warna pola benang dasar masih tampak dengan jelas pada motif tawur ini.

Benang yang digunakan untuk membentuk motif tidak disisipkan dari pinggir ke pinggir melainkan menyebar. Motif yang banyak dijumpai adalah tawur lintang, tampak manggis, nampan perak dan masih banyak lagi motif menyebar lainnya. Dari penampakannya lebih ramai namun tetap menjaga nilai eksklusif.

Baca Juga: 5+ Pilihan Kain Spandex Jersey Terbaik, Pilih Mana?

#3 Songket Tretes

Songket tretes memiliki ciri khas kain dibiarkan polos pada bagian tengahnya. Motif hanya dibuat pada dua sisi tepian kain atau pada kedua pangkal. Motif ini memiliki banyak bagian polos yang memudahkan dalam perpaduan dengan baju atasan misalnya penggunaan kebaya berbagai warna. 

#4 Songket Bungo Pacik

Ciri khas dari songket motif bungo pacik adalah penggunaan benang putih pada sebagian besar motif. Membuat tampilan sedikit netral karena warna mencolok seperti emas, perak dan sebagainya menjadi tidak terlalu jelas. Warna hiasan tersebut berfungsi sebagai selingan saja. 

#5 Songket Limar

Songket limar memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan kain songket lainnya. Pembuatannya menggunakan corak ikat pakan. Motif khas dari songket limar berasal dari penggunaan benang lungsi yang diwarnai pada bagian tertentu terlebih dahulu. Benang dicelupkan pada pewarna alami di bagian yang dikehendaki sebagai motif kemudian ditenun.

Songket limar umumnya digunakan sebagai sarung baik oleh para pria maupun wanita. Penggunaannya biasa dikombinasikan dengan songket lain yang sesuai bahkan digunakan juga sebagai pakaian modern dengan desain kontemporer. Jika sudah dibentuk menjadi pakaian songket ini disebut sewet. 

#6 Songket Kombinasi

Songket kombinasi dihasilkan dari perpaduan beberapa motif menghasilkan motif baru yang dinamis. Contohnya songket bungo cino yang memiliki unsur motif bungo pacik dan tawur. Songket bungo intan, dihasilkan dari kombinasi unsur bungo pacik dan tretes.

Songket kombinasi menambah variasi motif yang penggunaannya lebih beragam. Variasi motif songket tetap memiliki makna dan bernilai filosofis. Keberagaman motif tersebut bisa dimanfaatkan bukan hanya untuk acara khusus saja tetapi juga sebagai fashion umum meskipun masih terbatas pada suasana formal.

Masih banyak motif songket yang dikenal di pasaran dalam negeri. Songket umumnya dinamai berdasarkan motif dominan dalam satu lembar kain. Misalnya songket sorong, bungo manggis dan sebagainya. Kebanyakan motif berupa bunga karena identik dengan karakteristik wanita sebagai pembuatnya.

Pemanfaatan songket saat ini semakin meluas meskipun masih berhubungan dengan acara formal. Songket bisa dikombinasikan dengan brokat atau kebaya untuk acara pernikahan. Bahkan kain songket juga bisa digunakan untuk pakaian kerja wanita seperti bolero, blazer dan rok.

]]>
https://sibuddy.com/blog/2020/10/14/6-pilihan-motif-kain-songket-yang-terkenal-di-asia/feed/ 0 403
Seperti Inilah Tradisi Menggunakan Kain Songket dan Sejarahnya https://sibuddy.com/blog/2020/10/12/seperti-inilah-tradisi-menggunakan-kain-songket-dan-sejarahnya/ https://sibuddy.com/blog/2020/10/12/seperti-inilah-tradisi-menggunakan-kain-songket-dan-sejarahnya/#respond Mon, 12 Oct 2020 08:00:00 +0000 https://sibuddy.com/?p=387 Kain songket tak banyak digunakan oleh masyarakat secara umum. Berasal dari hasil kerajinan beberapa daerah tertentu di Nusantara seperti Terengganu. Kain sangat eksklusif disebabkan proses pembuatannya masih manual. Pengrajin secara khusus menjalin benang menjadi motif sesuai karakteristik yang akan diciptakan. 

Keterampilan membuat songket umumnya diajarkan turun temurun. Butuh ketelitian dan kesabaran dalam menyelesaikan satu lembar songket berkualitas. Warna benang yang digunakan berasal dari bahan alami. Lebih aman bagi pemakai dan lingkungan meskipun saat ini sudah semakin sulit ditemukan. Begitu eksklusif penggunaannya untuk acara khusus.

Sejarah Kain Songket

Kain songket tidak hanya ditemukan di Indonesia, beberapa Negara seperti India, kamboja dan Malaysia juga memilikinya. Namun banyak yang meyakini songket berasal dari kerajaan sriwijaya. Dibuktikan dengan ditemukannya songket diantara peninggalan bersejarah kerajaan sriwijaya. Merupakan barang mewah karena disatukan dengan batu rubi dan piring emas.

Versi lain mengatakan bahwa songket berasal dari utara yaitu kamboja-siam. Perkembangannya meluas hingga ke Pattani dan sampai di Kelantan serta Terengganu. Pada abad ke-16 songket berkembang ke kota Bharu dan Terengganu. Pengrajin Terengganu mempercayai songket diperkenalkan ke Negara Malaysia melalui Palembang dan Jambi oleh India.

Meskipun ditemukan pada peninggalan abad ke-7 dan 8 tetapi pada saat itu tidak digunakan benang emas seperti songket yang dikenal sekarang. Diperkirakan penggunaan benang emas maupun perak berkembang setelah abad 8. Hingga saat ini secara tradisional songket dibuat menggunakan benang berwarna untuk menciptakan motif mewah.

Songket diyakini sebagai kain mewah yang hanya digunakan oleh kalangan tertentu serta acara khusus. Keunikan dan kemewahan serta filosofi didalamnya menjadi alasan kain ini banyak digunakan dalam acara adat. Pesta pernikahan, penyambutan tamu dari luar daerah, acara adat keagamaan dan berbagai perayaan khusus wajib menggunakannya.

Songket juga digunakan dalam berbagai festival. Tujuannya adalah mengenalkan kekayaan budaya asli Indonesia. Bukan hanya motif yang menawan tetapi juga filosofi dan cara pembuatannya. Sehingga generasi muda lebih mencintai dan peduli terhadap warisan budaya tersebut. Harapannya regenerasi pengrajin songket dapat terus berjalan sehingga tidak punah.

Tidak jauh berbeda dengan batik sebagai warisan asli budaya Indonesia, songket juga bisa digunakan secara umum dan modern. Banyak desainer kenamaan tanah air yang mulai menggunakan songket dikombinasikan dengan bahan lain. Produk fashion yang dibuat dari songket semakin beragam. Penggunaannya tidak lagi kaku dan terbatas.

Bukan hanya untuk acara adat yang sacral tetapi saat ini lebih luwes karena unsur kontemporer. Anak muda mulai banyak menggunakan bahan songket untuk melengkapi penampilannya. Jika umumnya kebaya dikombinasikan dengan bawahan batik, saat ini rok kebaya dibuat menggunakan bahan songket. 

Tak kalah dengan kain khas daerah lain yang digunakan untuk berbagai jenis pakaian, songket juga dikreasikan menjadi pakaian jadi. Selain rok, songket bisa dibuat menjadi bolero, tunik, baju koko, kemeja dan masin banyak lagi. Bahkan produsen kaos memasukkan unsur songket dalam produksinya. 

Kaos dengan kombinasi songket memiliki ciri khas etnik yang unik. Kehadiran motif dan bahan songket sebagai kombinasi kaos ikut meramaikan pasaran outfit anak muda. Digunakan secara luas bahkan bisa ditemukan melalui online shop dan marketplace. 

Songket memiliki karakteristik sebagai kain tradisional sarat filosofi. Namun penggunaannya saat ini meluas ke berbagai daerah di penjuru tanah air. 

]]>
https://sibuddy.com/blog/2020/10/12/seperti-inilah-tradisi-menggunakan-kain-songket-dan-sejarahnya/feed/ 0 387
Mengenal Teknik Pembuatan, Warna, dan Simbol dari Kain Songket https://sibuddy.com/blog/2020/10/11/mengenal-teknik-pembuatan-warna-dan-simbol-dari-kain-songket/ https://sibuddy.com/blog/2020/10/11/mengenal-teknik-pembuatan-warna-dan-simbol-dari-kain-songket/#respond Sun, 11 Oct 2020 08:00:00 +0000 https://sibuddy.com/?p=381 Kain songket merupakan salah satu jenis kain yang eksklusif. Tidak semua orang memilikinya dan umumnya hanya kalangan tertentu saja. Selain bahannya tidak ditemukan secara umum di pasaran harganya juga lebih mahal dibanding katun, toyobo, spandek dan sejenisnya. Pemanfaatannya juga tidak untuk pakaian sehari-hari.

Songket merupakan bahan yang dihasilkan dari proses menjalin benang-benang menjadi jalinan khas. Proses pembuatannya secara manual menggunakan tangan sehingga setiap benangnya dijalin dengan teliti. Hal inilah yang menyebabkan harganya mahal selain juga dari bahan emas yang digunakan. Penggunaannya hanya terbatas pada acara formal tertentu. 

Teknik Pembuatan Kain Songket

Pembuatan songket dilakukan dengan tangan pengrajin menggunakan alat khusus dan bukan mesin. Songket dianyam dalam dua tahapan yang pertama adalah pola dasar dengan warna benang polos. Hasil anyamannya cukup sederhana kemudian dilanjutkan tahap kedua yaitu menyisipkan benang dekoratif.

Benang dekoratif yang digunakan adalah benang emas atau perak. Membentuk pola tertentu yang menjadikan songket lebih menarik. Warna emas dan perak memberikan efek mengkilap yang mewah. Dibutuhkan kesabaran dan ketelitian tinggi dalam menjalin benang-benang songket tersebut. Umumnya dilakukan oleh wanita disela kesibukan sehari-hari.

Secara umum peralatan songket sangat sederhana yaitu alat tenun yang terbuat dari kayu, kayu atau bambu untuk menarik benang, pembuat motif dan alat memasukkan atau menyisipkan benang. Benang yang digunakan adalah katun dikombinasikan dengan sutra dan benang berwarna dari bahan lain.

Warna Pembuatan Kain Songket

Warna songket kebanyakan adalah warna alami yang tidak mencolok. Tetapi justru karakteristik unik ini menyebabkan songket begitu diminati. Tidak banyak ditemukan pada kain lain karena kebanyakan pewarnaan berasal dari bahan kimia. Bahan alami digunakan karena dikerjakan manual yang semuanya masih tergantung dengan alam.

Warna ungu dan merah anggur dihasilkan dari buah kesumba, kuning berasal dari kunyit, hijau dari daun suji dan sebagainya. Dibanding bahan lain yang bermotif, songket memiliki karakter tradisional dan alam. Warnanya tidak mencolok namun tegas menjadi ciri khas sebagai kain tradisional.

Tetapi saat ini sudah banyak pengrajin yang beralih menggunakan pewarna tekstil. Sebab bahan alami yang biasa digunakan sebagai pewarna alami sudah semakin jarang dibudidayakan. Meskipun begitu tidak mengurangi keindahan dan ciri khas dari songket. Paling menonjol dari songket adalah simbol-simbol yang digunakan sebagai motif. 

Arti Simbol Kain Songket

Layaknya bahan batik yang masing-masing memiliki makna pada motifnya, songket juga demikian. Songket sudah dibuat sejak jaman dahulu tak heran jika motifnya merupakan simbol-simbol yang memiliki arti khusus. Bukan tanpa alasan, masing-masing simbol memiliki makna yang masih dipercaya hingga saat ini.

Motif bunga mawar, bermakna sebagai penolak bala. Filosofi mawar yang cantik, wangi dan berani dikaitkan dengan kemampuannya menolak mara bahaya. Motif songket ini digunakan dalam acara adat cukur rambut pada bayi. Dipakai sebagai selimut maupun kain gendong bayi. 

Motif bunga tanjung memiliki makna keramahtamahan tuan rumah. Biasa digunakan untuk menyambut tamu. Baik acara daerah maupun acara formal pribadi. Motif bunga melati sebagai simbol sopan santun, suci dan anggun. Jaman dahulu motif ini digunakan oleh tuan puteri yang belum menikah.

Motif pucuk rebung memiliki makna harapan di masa depan. Filosofi bambu yang unggul, tinggi, kokoh tidak mudah goyah oleh apapun. Kebanyakan songket memiliki motif pucuk rebung pada bagian kepala. Harapan yang disampaikan melalui kain songket ini adalah pemakainya selalu mendapat keberuntungan dan kebaikan sepanjang hidupnya. 

]]>
https://sibuddy.com/blog/2020/10/11/mengenal-teknik-pembuatan-warna-dan-simbol-dari-kain-songket/feed/ 0 381