Posted on Leave a comment

Cara Merawat Kain Monalisa dan Mengenal Karakteristiknya Lebih jauh

Kain monalisa adalah salah satu bahan yang banyak digunakan sebagai pembuata pakaian. Seperti namanya, bahan ini sangat cocok untuk pakaian wanita misalnya blouse, dress, rok, gamis, hijab dan sebagainya. Kain ini banyak dicari para pecinta fashion sebagai pelengkap koleksi busana yang dimiliki.

Monalisa memiliki karakteristik bahan yang sangat halus dan lembut. Sangat nyaman digunakan untuk membuat pakaian. Bahan seperti ini menjadi trend busana muslim, selain nyaman tampilannya tampak elegan. Bahkan monalisa menjadi salah satu andalan bagi para desainer fashion hijab.

Cara Merawat Kain Monalisa

Monalisa memiliki serat benang yang sangat rapat, sehingga kokoh tidak mudah rusak. Cara perawatannya tidak sulit mulai dari proses pencucian hingga penyimpanan. Proses pencucian bisa menggunakan tangan dengan cara dikucek perlahan. Utamakan bagian-bagian yang mudah kotor seperti ujung gamis, pergelangan tangan dan kerah.

Sebaiknya menghindari menyikah bahan monalisa, tetapi jika diperlukan gunakan sikat dengan lembut saja agar serat kainnya tidak mudah rusak dan berserabut. Pengeringan bisa menggunakan spinner dilanjutkan menjemur dengan cara dianginkan. Bahan ini cukup mudah kering sehingga tidak perlu dijemur di bawah sinar matahari langsung.

Bahan monalisa tidak cukup tahan terhadap panas sehingga perlu diperhatikan pada saat menyetrika. Gunakan suhu sedang sampai rendah karena pada dasarnya bahan ini sudah halus tidak mudah kusut. Jangan menyetrika terlalu panas supaya kain tidak mengkerut. Kemudian simpan seperti biasa bisa dilipat maupun digantung.

Karakteristik Kain Monalisa

Monalisa merupakan bahan yang dibuat dari serat benang sangat rapat. Kain ini tidak transparan dan menerawang, agak tebal namun adem jika digunakan. Membuat pakaian menggunakan bahan monalisa tidak perlu lagi menambahkan furing di dalamnya. Tidak perlu khawatir merasakan panas atau kelembaban yang tertahan di kulit.

Bahan monalisa termasuk ringan sehingga sangat fleksibel digunakan untuk berbagai fashion wanita. Tak heran bahan ini dilirik para desainer untuk membuat dress yang tampilannya flowy. Sangat anggun bagi pemilik postur tubuh langsing maupun berisi. Dijadikan sebagai rok maupun dress panjang tampilannya elegan.

Digunakan sebagai gamis sangat nyaman karena karakter bahannya adem. Bahan seperti ini adalah dambaan para pecinta fashion hijab. Umumnya yang menjadi kendala pemakaian hijab dan gamis adalah bahan pakaian kurang friendly dengan kondisi cuaca. Kehadiran monalisa memberikan solusi yang tepat.

Warnanya awet tidak mudah luntur. Meskipun dilakukan pencucian penjemuran dan setrika berulang kali warna bahan tidak akan pudar. Begitu juga dengan motif pada bahan tersebut tidak akan cepat berganti warna karena faktor perawatan dan pemakaian.

Penggunaan Kain Monalisa

Memiliki ketebalan yang pas, monalisa sangat fleksibel dibuat untuk berbagai macam model pakaian. Mulai dari atasan formal dengan berbagai aksen, rok, kulot, gamis dan hijab monalisa bisa menyesuaikan bentuk yang diinginkan. Karena faktor ketebalan kain ini pula monalisa tidak lagi memerlukan furing. 

Cocok untuk pakaian dan tidak menerawang, monalisa juga bisa dijadikan sebagai kerudung yang trendy. Bahannya halus, ramah di kulit muka bahkan bagi pemilik kulit sensitif. Tampilannya bisa tegak di dahi ketika digunakan dan mudah dibentuk. Namun dalam menggunakannya perlu inner atau dalaman hijab supaya tidak licin.

Motif yang beragam dengan kekayaan bentuk dan warna menjadikan monalisa cocok digunakan sebagai scarf. Serupa dengan hijab persegi, scarf dari monalisa memiliki tampilan mewah. Mudah dilipat dan diikat dengan rapi. Keragaman motif kain monalisa cocok dipadupadankan dengan berbagai jenis bahan pakaian lainnya

Posted on Leave a comment

Kain Monalisa Bisa untuk Apa Saja, Ini Contohnya!

Kain monalisa menjadi salah satu kain favorit saat ini yang manfaatnya sangat luas. Kain ini terkenal sangat nyaman dan fleksibel. Bisa digunakan untuk segala suasana baik formal maupun santai. Semua kalangan usia bisa memanfaatkannya untuk pakaian sehari-hari maupun acara khusus. 

Meskipun tidak senyaman katun tetapi bahan monalisa juga memiliki sifat adem. Pertimbangan sebelum membeli kain biasanya dilihat dari sifat bahan seperti ini. Karena tinggal di daerah tropis yang intensitas cahaya mataharinya sangat tinggi mengenakan pakaian harus disesuaikan. Monalisa merupakan bahan yang representatif untuk daerah tropis.

Kegunaan Kain Monalisa

Kain monalisa diperuntukkan bagi kebutuhan fashion secara umum. Pemanfaatannya lebih banyak untuk busana yang dikenakan secara fleksibel. Bisa untuk sehari-hari maupun acara spesial. Karena sifatnya nyaman dan adem serta halus bahan ini bisa digunakan oleh semua kalangan usia. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.

#1 Gamis

Tebal namun ringan, adalah kelebihan bahan monalisa untuk dibuat menjadi gamis. Menggunakan bahan ini tidak perlu lagi menambahkan furing di dalamnya. Tidak akan menerawang dan menampakkan bentuk lekuk tubuh bagi pemakai. Sesuai dengan aturan berbusana syar’I namun tetap kekinian.

Bahannya ringan memberi keleluasaan saat bergerak dan memudahkan mobilitas. Digunakan sebagai gamis, tidak akan membuat kegerahan dan membatasi langkah. Cocok untuk wanita aktif dengan banyaknya aktivitas fisik. Bisa untuk gamis harian maupun acara formal ke kantor atau menghadiri pesta.

#2 Jilbab Monalisa

Salah satu fashion item wajib bagi para hijaber masa kini, bahan monalisa bisa dijadikan berbagai bentuk hijab. Bisa untuk hijab segi empat yang lebih luas pemanfaatannya. Untuk penggunaan sehari-hari, ke kantor maupun acara resmi lainnya. Jilbab monalisa sangat cantik dan elegan dengan motif beragam.

Bahan monalisa juga sering dijadikan pashmina. Penggunaannya bisa lebih beragam dengan kreasi. Pada dasarnya monalisa sudah elegan dan cantik dengan tampilan motifnya. Namun tetap dinamis dengan penambahan aplikasi bross, headband, crown dan sebagainya. Cocok juga digunakan untuk hijab syar’I yang ukurannya lebar.

Saat ini bahan monalisa dipakai untuk membuat jilbab bergo. Yaitu jilbab langsungan dengan tali belakang. Ada yang menggunakan pet maupun polos. Tampilannya tetap trendy dan jatuh, cocok untuk busana casual maupun pakaian santai di rumah. Terutama bagi para ibu rumah tangga yang ingin tampil modis.

#3 Baju Atasan

Halus dan adem, cocok dijadikan sebagai alternatif pembuat baju atasan. Baju kantor wanita atau blouse akan tampak sangat trendy dan mewah dengan bahan ini. Motifnya bergam bisa dipilih motif kalem atau ramai. Dipadupadankan dengan rok span sangat modis. Pastinya akan menambah rasa percaya diri.

#4 Mukena

Mukena adalah pakaian khusus untuk beribadah bagi wanita muslim. Bentuknya sangat lebar menutup seluruh permukaan tubuh dan hanya menampilkan wajah saja. Bahan monalisa bisa digunakan untuk membuat mukena karena meskipun lebar tidak menyebabkan gerah. Tetap fokus selama beribadah karena nyaman.

#5 Baju Koko

Kebanyakan dibuat untuk fashion wanita tetapi monalisa bisa juga digunakan oleh kaum pria. Monalisa bisa dibuat menjadi baju koko yang nyaman. Lengan panjang atau pendek baju koko monalisa tetap tampak elegan dan syar’i. Mulai anak-anak sampai pria dewasa bisa menggunakan bahan monalisa sebagai baju koko.

Jika pada fashion wanita umumnya digunakan bahan monalisa bermotif, untuk baju koko digunakan warna polos. Putih, krem, abu-abu dan hitam adalah contoh warna favorit baju koko. Dalam pembuatannya baju koko bisa kombinasikan antara kain monalisa dengan katun motif batik.

Posted on Leave a comment

Inilah 6 Kelebihan Kain Monalisa dan Sedikit Kekurangannya

Kain monalisa terbuat dari katun microfiber menggunakan teknologi high definition printing. Motif yang ada pada kain ini sangat jelas dan tajam serta awet tidak mudah luntur. Proses pembuahan kain ini sangat modern sehingga kualitas yang dihasilkan terjamin. Hasilnya, kain dengan kerapatan benang yang sangat tinggi.

Monalisa sangat populer dikalangan pecinta fashion hijab. Bahan ini sedang tren sebagai material utama membuat gamis, dess, rok panjang, jilbab segi empat, pashmina dan jilbab syar’i. Mukena yang menjadi pakaian khusus untuk beribadah wanita muslim juga bisa dibuat dengan bahan monalisa tampilannya mewah dan nyaman.

Kelebihan Kain Monalisa

Sejak kemunculannya di dunia fashion bahan monalisa menjadi buruan para produsen pakaian hijab. Konsumen semakin tertarik dengan bahan ini karena memiliki ciri khas. Selain itu harga yang ditawarkan untuk pakaian berbahan monalisa cukup terjangkau. Adapun pakaian dengan harga mahal namun kualitasnya premium.

Selain dari sisi harga kelebihan lainnya dari monalisa adalah sifat bahannya yang nyaman dipakai. Karena terbuat dari serat kapas yang terkenal breathable, monalisa cocok digunakan untuk membuat pakaian hijab. Hijab adalah pakaian tertutup dengan memanfaatkan bahan monalisa pemakainya tidak akan merasa gerah dan panas.

Memiliki ketebalan sedang, tidak terlalu tipis. Untuk dibuat menjadi gamis atau rok tidak perlu lagi menambahkan furing di dalamnya. Bahan ini tidak akan menerawang karena kerapatan benangnya tinggi dan tebal. Lebih sesuai untuk dijadikan sebagai pakaian syar’I karena sudah memenuhi persyaratannya.

Kerapatan serat kain menjadikannya kuat dan tidak mudah rusak. Bahan ini cukup fleksibel digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Meskipun tidak melar tetapi karena kuat jadi tidak mudah sobek. Untuk pemakaian jangka panjang bahan ini cukup tahan lama, tidak akan cepat rapuh.

Bahannya tidak mudah luntur karena proses pencucian berulang kali. Pembuatannya menggunakan teknologi tinggi termasuk dalam pewarnaan. Sehingga tidak akan luntur meskipun digunakan air panas ketika mencuci. Pakaian berbahan monalisa tidak akan cepat usang meski dipakai dalam waktu bertahun-tahun.

Motifnya tegas dan tidak mudah pudar. Monalisa selain memiliki keragaman warna yang banyak juga dilengkapi dengan kain bermotif. Banyak sekali pola motif bahan monalisa yang beredar di pasaran. Motif ini awet dan tegas seperti warna dasar monalisa, tidak akan luntur maupun usang meskipun dipakai lama.

Terbuat dari katun microfiber monalisa memberi efek adem pada saat dipakai. Cocok digunakan untuk daerah tropis seperti Indonesia dimana pada siang hari intensitas cahaya matahari tinggi dan cenderung panas. Pemakaian pakaian berbahan monalisa tidak menyebabkan gerah berlebih. Solusi bagi yang memiliki aktivitas padat di siang hari.

Kekurangan Kain Monalisa

Dibalik kelebihannya setiap kain memiliki sisi yang kurang seperti halnya monalisa. Kain ini memiliki aturan perawatan khusus. Salah satunya disarankan menghindari pemakaian bleaching dan bahan kimia lainnya secara berlebihan. Penggunaan detergen yang berlebihan akan tertinggal pada kain dan menyebabkannya berbau jika tidak dibilas bersih.

Sangat disarankan mencuci menggunakan tangan dengan cara dikucek ringan. Tidak menggunakan air panas karena lebih cepat merusak serat kain. Bahan monalisa lebih tahan noda sehingga ketika terkena kotoran mudah dibersihkan. Hindari mencuci dengan mesin karena dapat mengakibatkan tersangkut dengan pakaian lain.

Monalisa termasuk bahan tidak tahan panas sehingga pada saat menyetrika gunakan suhu rendah hingga sedang. Suhu terlalu panas dapat menyebabkan kain mengkerut meskipun lebih cepat rapi. Pakaian dari kain monalisa tidak mudah kusut sehingga penyimpanan bisa dilakukan dengan melipat atau menggunakan hanger.