Posted on Leave a comment

Tips Membeli Kain Beludru dan Cara Mencucinya dengan Benar

Memiliki nilai eksklusif kain beludru membutuhkan perawatan yang benar supaya lebih awet. Bagi pemula yang belum berpengalaman dalam membeli berbagai jenis kain hendaknya memperhatikan karakteristiknya terlebih dahulu. Sehingga pada saat menggunakannya lebih pas, sesuai dengan tujuannya. Apakah akan digunakan sebagai pakaian resmi atau non resmi.

Beludru sudah terkenal sejak jaman dahulu sebagai bahan pembuat kebaya Jawa. Sifatnya halus ketika diraba dan menimbulkan jejak pada permukaanya. Cukup unik dan tetap nyaman digunakan bahkan di siang hari karena mampu menyerap keringat. Tertarik membelinya? Perhatikan dulu tips berikut ini!

Tips Membeli Kain Beludru

Tips pertama sebelum membeli beludru adalah tentukan dulu tujuannya. Apakah akan dibuat menjadi dress, pakaian biasa, kebaya, rok dan sebagainya. Sebab akan berpengaruh pada kebutuhan panjang pendeknya bahan. Jika sudah menentukan tujuannya ukur badan terlebih dahulu apakah M, L, XL dan seterusnya.

Setelah mengukur badan bisa menentukan kebutuhan banyaknya kain yang akan dibeli. Jika tidak yakin bisa meminta pertimbangan dari penjual kain. Biasanya sudah hafal dengan kebutuhan bahan bagi masing-masing ukuran tubuh. Tidak ada salahnya mengikuti saran penjual karena sudah berpengalaman mengukur kebutuhan para konsumennya. 

Kemudian sesuaikan dengan budget. Beludru terkenal cukup mahal untuk tingkat kualitas tertentu. Beludru tebal lebih mahal dibanding beludru tipis. Jika ingin lebih mewah dan percaya diri bisa memaksimalkan budget untuk membeli beludru tebal. Selain mewah meskipun tanpa tambahan aksen dan asesoris juga lebih mudah dijahit.

Kenali karakteristik bahan sebelum membeli. Meskipun secara langsung umumnya konsumen masih kebingungan menentukan jenis kain yang dibutuhkan. Apalagi beludru mirip dengan velvet dari segi tampilannya yaitu sama-sama memiliki efek mengkilap. Jangan sampai salah pilih karena akan berpengaruh pada hasil akhir pembuatan pakaian.

Cara Mencuci Kain Beludru

Beludru merupakan kain eksklusif dan mahal jadi wajar jika perawatannya membutuhkan ekstra kehati-hatian. Dalam mencuci beludru hindari menggunakan mesin cuci apalagi mencampurnya dengan pakaian lain. Sebab sangat besar kemungkinan terdangkut di mesin atau dengan serat pakaian jenis kain lain. Sebaiknya cuci pakai tangan secara manual.

Jangan terlalu merendam pakaian berbahan beludru menggunakan detergen. Bahan beludru tergolong bahan yang tahan noda. Gunakan sedikit saja deterjen dan rendam sebentar lalu kucek. Gunakan air dingin agar serat pakaian tidak cepat rusak. Hindari menyikat secara acak. Jika memang dibutuhkan gunakan sikat dengan satu arah.

Paling bagus mencuci menggunakan dry clean. Tidak perlu deterjen banyak dan minim resiko serat kain rusak karena proses pencucian manual menggunakan tangan. Karena biaya menggunakan jasa dry clean tidak murah maka pertimbangkan menggunakannya hanya untuk jenis pakaian yang susah dicuci menggunakan tangan misalnya dress berpayet.

Meskipun terbilang praktis dan cepat mengeringkan hindari menggunakan mesin spinner. Bulu pada bahan beludru lebih mudah rusak jika dikeringkan dengan mesin. Karena rawan tertarik dan tersangkut pada dinding mesin. Keringkan dengan cara didinginkan saja tidak perlu di bawah sinar matahari langsung.

Beludru cukup sensitif terhadap panas, perhatikan petunjuk ketika akan menyetrika. Gunakan suhu sedang hingga rendah, suhu tinggi akan lebih cepat merusak serat serta tekstur kain. Bulu pada bahan beludru juga rentan terbakar. Setrika dengan cara menggosok searah tidak secara acak dua arah.

Lebih aman lagi menggunakan setrika uap karena tidak perlu menempelkan dan menekan pada permukaan kain. Simpan pakaian berbahan beludru dengan cara digantung jangan dilipat. Sebab kain beludru lebih mudah kusut dan sulit kembali rapi jika dilipat dan ditumpuk dengan pakaian lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *