Posted on Leave a comment

4 Cara Perawatan Kain Wollycrepe yang Benar, Dijamin Awet!

kain wollycrepe

Kain wollycrepe termasuk bahan yang teksturnya seperti kulit jeruk. Pilihannya ada banyak. Sehingga hal ini membuat semua orang menyukainya. Lebih menariknya lagi adalah ternyata bahan ini sangat lembut teksturnya dan lebih halus daripada kain crepe pada umumnya. Selain itu, karakteristiknya juga lembut, halus, dan sangat jatuh.

Sehingga saat dipakai tidak akan membuat penggunanya merasa gerah. Kain ini cocok sekali untuk pembuatan jilbab segi empat dan gamis. Karena gramasi bahannya tidak begitu padat dan tebal sehingga cocok juga digunakan untuk pembuatan jilbab 2 layer.

Kelebihan Wollycrepe

Ada banyak kelebihan yang ditawarkan oleh kain ini. Namun umumnya salah satu kelebihan paling terlihat dari wollycrepe adalah sifatnya jatuh dan tidak kaku. Sehingga bahan ini cocok sekali untuk pembuatan jilbab dan gamis syar’i. Selain itu, serat kainnya juga rapat dan tidak menerawang.

Tidak hanya itu saja, kain ini juga cukup adem dan halus. Sehingga bahannya tidak mudah kusut, namun kurang bisa menyerap keringat dengan baik. Dilihat dari segi warna, ada banyak pilihan warna yang ditawarkan oleh kain ini. Namun bila tidak dirawat dengan benar, kain ini bisa cepat rusak.

Cara Merawat Kain Wollycrepe

Keanekaragaman model baju sekarang ini semakin banyak jenisnya. Hal ini dikarenakan dunia fashion mulai berkembang pesat. Bagi mereka yang sudah lama menggeluti dunia fashion tentunya sudah hafal dengan bahannya. Lalu bagaimana untuk mereka yang awam terhadap jenis kain tertentu?

Bila sebelumnya Anda menyukai busana muslim dan hijab, tentunya Anda tidak asing dengan bahan wollycrepe. Maka dari itu bila Anda merupakan salah satu orang yang sering menggunakan bahan ini, sebaiknya simak penjelasan di bawah ini supaya bisa merawatnya dengan benar, antara lain:

#1 Pilih Detergen yang Tepat

Dalam memilih detergen untuk perawatan wollycrepe ini tidak boleh sembarangan begitu saja. Namun meskipun begitu Anda masih bisa mencucinya memakai detergen biasa. Sementara untuk yang warnanya putih bisa ditambahkan dengan cairan pemutih pakaian secukupnya. Namun sebelum itu lihat labelnya dulu.

Karena setiap baju yang terbuat dari kain wollycrepe pasti ada labelnya. Bila disitu tertulis boleh ditambahkan, maka Anda bisa menggunakannya. Bila tidak, jangan pernah memakai cairan pemutih karena bisa membuat tektus kainnya menjadi kasar saat dipakai.

#2 Cuci secara Manual, Jangan Gunakan Mesin Cuci

Karena teksturnya sangat lembut, sebaiknya jangan dicuci menggunakan mesin cuci. Karena hal tersebut dapat membuat tekstur aslinya menjadi hilang. Disamping itu, sebaiknya jangan direndam terlalu lama. Karena bila terlalu lama merendamnya akan membuat teksturnya menjadi rusak.

Maka dari itu kucek dengan lembut. Jangan memakai sikat atau penggilasan. Karena hal itu dapat merusak pakaian. Bila terdapat noda, Anda bisa membersihkannya menggunakan air hangat dulu. Selain itu, Anda juga dapat membersihkannya memakai spons basah dan mencucinya seperti biasa.

#3 Cara Mengeringkan Pakaian

Sebelum menjemurnya, sebaiknya airnya jangan diperas. Selain itu jangan mengeringkannya tepat di bawah sinar matahari langsung. Karena itu akan merusaknya. Jadi jemur dalam rumah saja dan gunakan kipas angina.

#4 Taruh Anti Serangga saat Penyimpanan

Jangan lupa menaruh kamper atau cedar balls saat menyimpannya. Sehingga pakaian Anda yang terbuat dari kain wollycrepe bisa terbebas dari serangga. Karena tidak dapat dipungkiri bila umumnya pakaian bisa cepat rusak saat ada serangga dimana-mana. Jadi lakukan pencegahan sejak dini supaya tidak rusak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *